Clickinfo.co.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) kembali mencetak doktor baru.
Gelar tersebut resmi disandang Maya Yusnita setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka di Auditorium Gedung G Pascasarjana FEB Unila, Selasa, 5 Mei 2026.
Dalam sidang promosi tersebut, Maya memaparkan penelitian mendalam berjudul “Determinasi Entrepreneurial Orientation, Dynamic Capability, Entrepreneurial Motivation, dan Inovasi terhadap Kinerja Industri Kecil di Indonesia”.
Sidang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., yang mewakili tim penguji. Turut hadir jajaran penguji ternama, di antaranya Dekan FEB Prof. Dr. Nairobi, Promotor Prof. Dr. Satria Bangsawan, serta penguji eksternal dari Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Yasri.
Maya menjelaskan bahwa penelitiannya dilatarbelakangi oleh tantangan berat yang dihadapi industri kecil di Indonesia. Menurutnya, inovasi saja tidak cukup untuk bertahan di tengah dinamika bisnis yang terus berubah.
“Peningkatan kinerja industri kecil sangat ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan orientasi kewirausahaan serta memanfaatkan kapabilitas dinamis,” papar Maya di hadapan tim penguji.
Hasil temuan Maya menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan dan kapabilitas dinamis berpengaruh signifikan terhadap inovasi serta kinerja usaha. Menariknya, motivasi kewirausahaan terbukti memperkuat pengaruh kapabilitas dinamis terhadap kinerja, namun justru memperlemah pengaruh orientasi kewirausahaan.
Melalui penelitian ini, Maya memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah untuk memperkuat kebijakan yang mendukung industri kecil. Fokus utama yang disarankan adalah peningkatan inovasi, dorongan motivasi, serta penguatan kapabilitas usaha bagi para pelaku UMKM.
Dr. Habibullah Jimad menyampaikan apresiasi atas kontribusi ilmiah tersebut. Ia berharap hasil penelitian ini tidak hanya berhenti di perpustakaan, tetapi mampu diaplikasikan untuk pembangunan ekonomi nasional.
“Kami berharap doktor baru ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan dan membantu industri kecil kita terus tumbuh berkontribusi pada ekonomi nasional,” pungkas Dr. Habibullah.
















