• Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Jalan Tangguh Iran

IrzonEditorIrzon
05/07/2026
in Opini
A A
Jalan Tangguh Iran

Jalan Tangguh Iran

Clickinfo.co.id – Saudaraku, sejarah tidak pernah menghadiahi Iran jalan yang rata. Negeri itu terus berjalan di gugusan batu-batu rintangan yang dihadirkan zaman, meski masih beruntung mendapat tumpuan akar historis yang kuat: warisan agung peradaban Persia yang terus mengalir dalam urat nadinya.

Monarki runtuh, revolusi meledak, lalu lahirlah sebuah republik yang sejak awal dipaksa hidup dalam kepungan. Belum sempat luka mengering, perang delapan tahun datang menyala dari perbatasan. Kota-kota dihujani rudal. Anak-anak tumbuh dengan suara sirene sebagai lagu pengantar tidur. Dunia menyaksikan, tetapi tidak selalu memihak. Namun negeri itu tidak roboh.

Iran berkali-kali diguncang. Ancaman militer datang silih berganti. Ketegangan dengan kekuatan-kekuatan besar tak pernah benar-benar reda. Namun negeri itu tetap berdiri, bukan karena tidak pernah terluka, melainkan karena belajar hidup bersama luka yang berulang.

ArtikelTerkait

Sayembara Ijazah Gibran dan Cermin Pendidikan Kita

RUU Perampasan Aset, Ujian Nyata Keberanian Negara

Ketika perang usai, ujian tidak berhenti. Embargo datang berlapis-lapis, menghimpit perdagangan, teknologi, dan energi. Pintu-pintu ditutup satu demi satu. Yang diperkirakan banyak orang adalah keruntuhan. Yang terjadi justru sebaliknya: keterpaksaan berubah menjadi kemampuan untuk mencipta.

Di bawah tekanan yang terus-menerus itu, kemandirian dipaksa tumbuh. Di laboratorium, kampus, dan bengkel-bengkel industri, mereka belajar membuat apa yang tak lagi bisa dibeli: dari obat-obatan hingga satelit, dari teknologi nuklir sipil hingga drone udara nirawak, dari rekayasa material hingga kedokteran. Kekurangan menjadi guru yang keras, tetapi melahirkan jalan baru.

Di balik itu ada kepemimpinan yang ditempa krisis. Kesederhanaan dijaga sebagai laku, integritas sebagai fondasi, dan visi dibangun melampaui siklus politik yang pendek.

Yang dibangun bukan hanya figur, melainkan institusi. Bukan ketokohan, melainkan kesinambungan gagasan. Karena itu, ketika satu sosok berganti, arah tidak ikut runtuh.

Mereka memahami bahwa kekuatan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari guncangan yang berulang. Daya lenting menjadi watak: patah, tumbuh; hilang, berganti. Seorang ilmuwan gugur, lahir penerusnya. Seorang pemimpin lenyap, muncul figur baru yang sama-sama mumpuni. Satu fasilitas dihancurkan, dibangun kembali dengan pengetahuan yang lebih matang.

Resiliensi di sana bukan sekadar bertahan, tetapi mengubah kehilangan menjadi tenaga untuk melangkah lebih jauh. Sebab yang sulit dihancurkan bukan bangunan, melainkan tekad untuk bangkit.

Kedaulatan dipahami sebagai kemampuan mengambil keputusan tanpa bergantung pada izin pihak lain. Sebab bangsa yang menggantungkan napas ekonominya pada belas kasihan luar akan mudah kehilangan arah ketika dunia berubah wajah.

Karena itu, kemampuan dalam negeri terus ditanam. Tidak semuanya berhasil, tidak semua persoalan selesai. Inflasi, pengangguran, dan tekanan ekonomi tetap menjadi kenyataan yang dihadapi. Persoalan-persoalan sosial—termasuk masalah emansipasi perempuan—masih menjadi tantangan terjal. Namun di balik segala keterbatasan itu, ada tekad untuk tidak menyerahkan masa depan kepada tekanan eksternal.

Pelajaran bagi Indonesia

Berbeda dengan Iran, Indonesia tidak tumbuh dalam rongrongan dan kepungan yang sama, melainkan dalam ruang yang lebih lapang. Tetapi kelapangan itu membawa risiko lain: rasa aman yang berlebihan, ketergantungan yang halus, dan penundaan kemandirian.

Dari sini pelajaran menjadi jelas.

Kemandirian harus menjadi kerja panjang di bidang pangan, energi, teknologi, dan industri strategis.

Institusi harus lebih kuat dari individu, agar arah tidak goyah saat tokoh berganti.

Resiliensi harus menjadi budaya, bukan reaksi—kemampuan belajar dari perubahan, bukan sekadar bertahan darinya.

Dan kepemimpinan harus bersahaja sekaligus berintegritas dan berwawasan jauh, agar kepercayaan dan arah tetap terjaga.

Sebab pada akhirnya, ketangguhan tidak ditentukan oleh kerasnya dunia, melainkan oleh kesungguhan sebuah bangsa membangun dirinya sendiri sebelum terlambat.

 

Oleh: Yudi Latif

Tags: Geopolitik IranKemandirian TeknologiKetahanan Nasional IndonesiaYudi Latif
Previous Post

Hoaks Erupsi Gunung Anak Krakatau 

Next Post

Ketika Desa Direduksi Menjadi Stereotip

Related Posts

Sayembara Ijazah Gibran dan Cermin Pendidikan Kita

Sayembara Ijazah Gibran dan Cermin Pendidikan Kita

20/08/2026
RUU Perampasan Aset, Ujian Nyata Keberanian Negara

RUU Perampasan Aset, Ujian Nyata Keberanian Negara

19/08/2026
Ketika Presiden Sendiri Harus Mengadu, Angin Segar bagi Demokrasi dan Pencari Keadilan

Ketika Presiden Sendiri Harus Mengadu, Angin Segar bagi Demokrasi dan Pencari Keadilan

18/08/2026
Merawat Damai, Menjaga Aceh 

Merawat Damai, Menjaga Aceh 

17/08/2026
IKN Tak Disebut, Bukan Berarti Ditinggalkan

IKN Tak Disebut, Bukan Berarti Ditinggalkan

16/08/2026
Ayat Suci Bukan Alat Promosi Miras

Ayat Suci Bukan Alat Promosi Miras

15/08/2026
Next Post
Ketika Desa Direduksi Menjadi Stereotip

Ketika Desa Direduksi Menjadi Stereotip

Tak Hanya Cerdas, Bukti Suksesnya Pembinaan Karakter dan Mutu Pendidikan di SMPN 2 Bandar Lampung

Tak Hanya Cerdas, Bukti Suksesnya Pembinaan Karakter dan Mutu Pendidikan di SMPN 2 Bandar Lampung

Maksimalkan Golden Age, Dosen STAI Ibnu Rusyd Kotabumi Sebut Sinergi Orang Tua Kunci Sukses PAUD

Maksimalkan Golden Age, Dosen STAI Ibnu Rusyd Kotabumi Sebut Sinergi Orang Tua Kunci Sukses PAUD

Tekan Angka Putus Sekolah, Pemprov Lampung Buka Program SMA Jarak Jauh dan SMA Terbuka

Tekan Angka Putus Sekolah, Pemprov Lampung Buka Program SMA Jarak Jauh dan SMA Terbuka

Bukan Sekadar Incar IPK, Mahasiswa Baru UBL Diajak Kenali Potensi Lewat CDP 2026

Bukan Sekadar Incar IPK, Mahasiswa Baru UBL Diajak Kenali Potensi Lewat CDP 2026

Poros Wartawan Lampung Desak Transparansi Temuan BPK soal Pertanggungjawaban Belanja Museum
Berita

Poros Wartawan Lampung Desak Transparansi Temuan BPK soal Pertanggungjawaban Belanja Museum

EditorAidil
20/08/2026

Clickinfo.co.id — Poros Wartawan Lampung menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pertanggungjawaban belanja pada UPTD Museum Lampung dan UPTD...

Read more
Kajian Malam Jumat Masjid Al Iman, Ustadz Doni Sastrawan: Mukmin Itu Bagaikan Sebuah Bangunan

Kajian Malam Jumat Masjid Al Iman, Ustadz Doni Sastrawan: Mukmin Itu Bagaikan Sebuah Bangunan

20/08/2026
Perkuat Ketahanan Energi, Pemprov Lampung Ikuti Grand Entry Meeting BPK RI

Perkuat Ketahanan Energi, Pemprov Lampung Ikuti Grand Entry Meeting BPK RI

20/08/2026
Kajian Malam Jumat di Masjid Al Iman, Ustadz Doni Sastrawan: Setelah Perintah Bertaqwa, Allah Perintahkan Kita Bersatu

Kajian Malam Jumat di Masjid Al Iman, Ustadz Doni Sastrawan: Setelah Perintah Bertaqwa, Allah Perintahkan Kita Bersatu

20/08/2026
Pemkab Pesisir Barat Perkuat Tata Kelola dan Inovasi untuk Capai Target SDGs 2030

Pemkab Pesisir Barat Perkuat Tata Kelola dan Inovasi untuk Capai Target SDGs 2030

20/08/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.