Clickinfo.co.id – Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd. resmi terpilih sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) masa jabatan 2026–2030.
Ia meraih suara mayoritas dalam proses pemungutan suara yang digelar di Ruang Sidang Dekanat, Selasa, 28 April 2026.
Agenda puncak demokrasi kampus ini disaksikan langsung oleh Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani. Hadir pula seluruh anggota Senat FKIP Unila yang memberikan hak suaranya untuk menentukan nakhoda baru fakultas pencetak tenaga pendidik tersebut.
Sebelum pemungutan suara dimulai, suasana ruang sidang sempat hangat dengan adu gagasan. Tiga kandidat terbaik, yakni Dr. Albet Maydiantoro, Prof. Dr. Sugeng Sutiarso, dan Dr. Rangga Firdaus, memaparkan visi besar mereka untuk masa depan fakultas.
Ketua Panitia Pemilihan, Hermi Yanzi, memimpin jalannya penyampaian program kerja. Para kandidat menyoroti isu-isu strategis, mulai dari penguatan akreditasi internasional, kesejahteraan staf, hingga adaptasi kurikulum digital agar relevan dengan kebutuhan zaman.
Rektor Unila, Prof. Lusmeilia Afriani, mengapresiasi iklim demokrasi yang sehat di FKIP. Menurutnya, jabatan dekan membawa tanggung jawab besar untuk membawa institusi lebih progresif dan mampu bersaing di level global.
Setelah penghitungan suara rampung, Dr. Albet Maydiantoro dinyatakan unggul atas dua pesaingnya. Kemenangan ini dipandang sebagai mandat kuat dari civitas akademika untuk mengakselerasi Indikator Kinerja Utama (IKU) fakultas.
Dalam pernyataan perdananya, Albet menyampaikan komitmen untuk merangkul semua pihak, termasuk para kandidat lainnya. Ia menegaskan bahwa tugas membangun fakultas merupakan kerja kolektif.
“Ini tanggung jawab bersama untuk menjadikan FKIP Unila sebagai rumah inovasi pendidikan. Fokus kita ke depan adalah memperkuat kolaborasi internasional agar lulusan kita siap menjadi agen perubahan,” ujar Albet optimis.
Dengan hasil ini, FKIP Unila bersiap memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Albet Maydiantoro untuk mencapai visi sebagai fakultas yang unggul dan berdaya saing global.
















