• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Juni 4, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Salah Sistem, Evaluasi Total Rekrutmen Pejabat Negara 

IrzonEditorIrzon
17/04/2026
in Opini
A A
Salah Sistem, Evaluasi Total Rekrutmen Pejabat Negara 

Salah Sistem, Evaluasi Total Rekrutmen Pejabat Negara 

Clickinfo.co.id – Di tengah upaya negara memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, rakyat kembali dihadapkan pada kenyataan yang menyesakkan. Penahanan Ketua Ombudsman Republik Indonesia periode 2026–2031, Hery Susanto, hanya enam hari setelah pelantikan, menjadi tamparan keras bagi sistem rekrutmen pejabat negara.

Peristiwa tersebut bukan kasus hukum biasa. Ini adalah kejadian memalukan yang memperlihatkan bahwa mekanisme seleksi pejabat publik kita masih menyimpan celah serius.

Ketika seseorang yang baru saja disumpah di hadapan Presiden Prabowo Subianto harus berhadapan dengan proses pidana korupsi, maka yang patut dipertanyakan bukan hanya individu yang bersangkutan, tetapi juga sistem yang meloloskannya.

ArtikelTerkait

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Menguat

Diplomasi Bukan Titipan

Dalam teori tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), integritas merupakan fondasi utama yang tidak bisa ditawar.

Transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas hanya dapat berdiri kokoh jika ditopang oleh integritas personal para pejabatnya.

Namun, realitas menunjukkan bahwa integritas kerap kali menjadi aspek yang paling sulit diukur dalam proses seleksi.

Pendidikan tinggi, pengalaman panjang, dan jabatan strategis di masa lalu sering kali dijadikan parameter utama, sementara rekam jejak etik dan moral cenderung diposisikan sebagai pelengkap.

Padahal, dalam banyak kasus korupsi di Indonesia, persoalannya bukan pada kurangnya kompetensi, melainkan pada rapuhnya integritas.

Dugaan penerimaan suap dalam kasus tata kelola tambang nikel yang menjerat Hery Susanto mempertegas bahwa kecakapan tanpa integritas justru berpotensi melahirkan penyimpangan yang lebih sistematis.

Penting untuk dipahami bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri. Ini merupakan bagian dari pola berulang yang telah lama terjadi dalam sistem birokrasi dan politik kita.

Dari waktu ke waktu, masyarakat disuguhi ironi serupa yakni pejabat yang terpilih melalui proses formal yang ketat, namun kemudian tersandung kasus hukum.

Hal ini menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam proses rekrutmen. Mekanisme seleksi yang ada belum sepenuhnya mampu melakukan due diligence secara menyeluruh, terutama dalam menggali potensi risiko hukum dan etik dari calon pejabat.

Dalam konteks ini, proses seleksi tidak boleh berhenti pada verifikasi administratif dan uji kelayakan formal.

Diperlukan pendekatan yang lebih mendalam, seperti penelusuran rekam jejak berbasis data, keterlibatan lembaga independen, hingga partisipasi publik dalam memberikan masukan terhadap calon pejabat.

Sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, Ombudsman RI memiliki posisi strategis dalam menjaga kualitas pelayanan negara kepada masyarakat.

Lembaga ini diharapkan menjadi benteng terakhir dalam memastikan tidak terjadinya maladministrasi.

Namun, ketika pucuk pimpinan lembaga tersebut justru tersandung kasus korupsi, maka dampaknya tidak hanya bersifat institusional, tetapi juga psikologis.

Kepercayaan publik yang telah dibangun dengan susah payah berpotensi runtuh dalam sekejap.

Krisis kepercayaan ini berbahaya. Dalam jangka panjang, ia dapat melahirkan sikap apatis masyarakat terhadap institusi negara.

Ketika publik tidak lagi percaya pada lembaga pengawas, maka fungsi kontrol sosial terhadap pemerintah pun akan melemah.

Di balik ironi ini, sesungguhnya terdapat peluang besar untuk melakukan pembenahan. Kasus ini harus dijadikan momentum untuk mengevaluasi secara menyeluruh sistem rekrutmen pejabat negara.

Pertama, perlu adanya penguatan mekanisme background check yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif. Riwayat keterlibatan dalam kasus hukum, relasi dengan pihak-pihak berkepentingan, serta potensi konflik kepentingan harus ditelusuri secara serius.

Kedua, transparansi dalam proses seleksi harus ditingkatkan. Publik perlu diberi ruang untuk mengetahui dan menilai kandidat yang akan menduduki jabatan strategis. Partisipasi publik bukan ancaman, melainkan instrumen kontrol yang efektif.

Ketiga, penegakan standar etik harus menjadi prioritas. Lembaga-lembaga negara perlu memiliki sistem penilaian integritas yang terukur dan berkelanjutan, bukan hanya pada saat seleksi, tetapi juga selama masa jabatan.

Ingatlah, jabatan publik bukan cuma posisi kekuasaan, melainkan amanah yang melekat pada kehormatan negara.

Setiap kegagalan dalam menjaga integritas pejabat negara akan berdampak langsung pada citra dan wibawa bangsa.

Kasus yang menjerat Ketua Ombudsman RI ini membuka mata kita bahwa membangun sistem yang bersih bukanlah pekerjaan sesaat, melainkan proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan keberanian untuk berbenah.

Negara tidak boleh lelah melakukan evaluasi. Sebab, di balik setiap celah yang dibiarkan terbuka, selalu ada potensi penyimpangan yang menunggu untuk terjadi.

Dan rakyat, sebagai pemilik kedaulatan, berhak menuntut satu hal yang sederhana namun mendasar bahwa mereka yang diberi amanah untuk mengawasi, justru harus menjadi yang paling bersih dari segala noda.

 

Bandar Lampung, 17 April 2026

Oleh: Junaidi Ismail, SH | Ketua Umum Poros Wartawan Lampung

Tags: Hery Susanto DitahanJunaidi IsmailKetua Ombudsman RIKorupsi NikelRekrutmen Pejabat Negara
Previous Post

Produksi Rajungan Lampung Capai 600 Ribu Ton, Wagub Jihan Apresiasi Dukungan EDF

Next Post

Akademisi Unila Soroti Kasus Amsal Sitepu, Sebut Ada Kejanggalan Konstruksi Hukum

Related Posts

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Menguat

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Menguat

03/06/2026
Diplomasi Bukan Titipan

Diplomasi Bukan Titipan

02/06/2026
Selamat Jalan, Jenderal Ryamizard Ryacudu

Selamat Jalan, Jenderal Ryamizard Ryacudu

01/06/2026
Krisis Integritas Penegak Hukum dan Masa Depan Keadilan

Krisis Integritas Penegak Hukum dan Masa Depan Keadilan

31/05/2026
TNI Berantas Begal, Solusi Darurat atau Permanen?

TNI Berantas Begal, Solusi Darurat atau Permanen?

30/05/2026
Abu Janda, Kebebasan Bicara dan Batas Etika Kebangsaan

Abu Janda, Kebebasan Bicara dan Batas Etika Kebangsaan

29/05/2026
Next Post
Akademisi Unila Soroti Kasus Amsal Sitepu, Sebut Ada Kejanggalan Konstruksi Hukum

Akademisi Unila Soroti Kasus Amsal Sitepu, Sebut Ada Kejanggalan Konstruksi Hukum

Keluarga Saleh Tawarkan Perdamaian Pasca Sita Eksekusi, Tim Hukum Nuryadin: Kami Pelajari

Keluarga Saleh Tawarkan Perdamaian Pasca Sita Eksekusi, Tim Hukum Nuryadin: Kami Pelajari

UIN Raden Intan Lampung Kini Miliki 55 Guru Besar

UIN Raden Intan Lampung Kini Miliki 55 Guru Besar

UIN RIL Tetapkan 20 Finalis Duta Kampus 2026, Siap Menuju Grand Final

UIN RIL Tetapkan 20 Finalis Duta Kampus 2026, Siap Menuju Grand Final

Sekda Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Inovator di Era Digital

Sekda Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Inovator di Era Digital

BRI dan Kejaksaan se-Sumsel Jalin Kerja Sama Strategis Melalui Penandatanganan MoU
Sumatera Selatan

BRI dan Kejaksaan se-Sumsel Jalin Kerja Sama Strategis Melalui Penandatanganan MoU

EditorAidiland1 others
03/06/2026

Clickinfo.co.id – Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 4 Palembang dan Branch Office...

Read more
Pesisir Barat Kembali Raih WTP, Bupati Dedi Irawan Minta OPD Tindak Lanjuti Temuan BPK

Pesisir Barat Kembali Raih WTP, Bupati Dedi Irawan Minta OPD Tindak Lanjuti Temuan BPK

03/06/2026
Pemkab Tanggamus Cairkan Gaji ke-13, Sasar Ribuan ASN dan PPPK

Pemkab Tanggamus Cairkan Gaji ke-13, Sasar Ribuan ASN dan PPPK

03/06/2026
ITERA Dorong Pengembangan Pala sebagai Produk Unggulan Desa Way Kalam

ITERA Dorong Pengembangan Pala sebagai Produk Unggulan Desa Way Kalam

03/06/2026
Rupiah Melemah, Beban Rakyat Menguat

Rupiah Melemah, Beban Rakyat Menguat

03/06/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.