Clickinfo.co.id – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambangi kediaman calon peserta didik Sekolah Rakyat Menengah Atas di Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Kamis, 9 Juli 2026. Kunjungan lapangan dilakukan guna memastikan kesiapan mental calon siswa beserta keluarga menjelang bergulirnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pertengahan Juli.
Silaturahmi menyasar kediaman Febbiyanti (15), putri pasangan Sudi Can dan almarhumah Asmanah. Remaja yang memiliki cita-cita menjadi seorang guru bersiap menempuh pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung yang berpusat di kawasan Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.
Di sela kunjungan, Jihan turut memberi suntikan motivasi kepada kakak Febbiyanti bernama Asdi yang mengabdi sebagai relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Asdi didorong tekun menabung agar mampu merampungkan studi perguruan tinggi yang sempat tertunda demi mendongkrak taraf perekonomian keluarga.
Jihan menerangkan bahwa skema pendidikan berasrama (boarding school) di Sekolah Rakyat dirancang komprehensif tanpa membebani biaya wali murid. Pemerintah daerah menanggung penuh seluruh kebutuhan hidup harian siswa, mulai dari hunian asrama layak, jatah konsumsi bergizi tiga kali sehari, fasilitas pembinaan spiritual, hingga perlengkapan olahraga.
“Di Sekolah Rakyat, anak-anak memperoleh pendampingan penuh selama 24 jam oleh wali asuh. Pembinaan tidak terbatas pada penguasaan materi akademik, melainkan penanaman kedisiplinan, kemandirian, dan karakter tangguh agar mereka tumbuh menjadi generasi unggul,” tutur Jihan.
Jihan menilai kehadiran fasilitas sekolah berasrama menjadi pintu masuk intervensi perlindungan sosial yang lebih menyeluruh. Integrasi program pendidikan bersama Program Makan Bergizi Gratis serta penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) diarahkan secara terpadu guna memutus jerat kemiskinan ekstrem antargenerasi.
Berdasarkan jadwal Dinas Pendidikan, sebanyak 413 peserta didik jenjang SD, SMP, hingga SMA asal 15 kabupaten/kota se-Lampung mulai masuk asrama pada 13 Juli 2026. Seluruh pelajar bakal menjalani pemeriksaan kesehatan awal, pengenalan lingkungan sekolah (open house), serta doa bersama sebelum resmi memulai agenda pembelajaran tahun ajaran baru pada 14 Juli 2026.
Rombongan siswa mencakup 270 pendaftar baru, 71 murid limpahan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, serta 72 pelajar pindahan dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung.















