Clickinfo.co.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau operasional fasilitas mesin pengering gabah (bed dryer) pada unit penggilingan padi (Rice Milling Unit) di Pekon Srimulyo, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Rabu, 8 Juli 2026. Keberadaan perangkat pengering mekanis mempercepat proses penanganan pascapanen sekaligus mengamankan mutu bulir beras milik petani setempat.
Perwakilan Kelompok Tani Pekon Srimulyo memaparkan bahwa mesin pengering berkapasitas 20 ton sanggup memangkas durasi penjemuran dari semula 20 hari saat musim hujan menjadi hanya sekitar 12 jam. Percepatan pengolahan membebaskan para petani dari ketergantungan cuaca panas serta mencegah risiko gabah membusuk di hamparan terpal jemur.
“Ketersediaan fasilitas dryer menjamin stabilitas harga jual gabah di tingkat petani dan meminimalkan risiko susut akibat cuaca buruk,” tutur Mirza di hadapan kelompok tani. Pemerintah daerah konsisten mendatangkan sarana modern agar komoditas pangan Lampung memiliki daya tawar kuat di tingkat pasar.
Bersamaan dengan pengecekan sarana penggilingan padi, pemprov memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani komoditas padi dan kopi di Lampung Barat. Penguatan perkebunan rakyat turut digencarkan lewat bantuan peremajaan serta perluasan kebun kakao seluas 2.000 hektare, peremajaan kopi 700 hektare, dan rehabilitasi tanaman lada seluas 300 hektare.















