Clickinfo.co.id — Program podcast dan siaran langsung D’Jongik (Mejong Sua Ngicik) yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus kembali hadir pada episode kedua dengan mengangkat tema “Perbaiki Jalan Tanggamus”.
Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui media sosial tersebut menghadirkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanggamus, Belli Pahlupi, sebagai narasumber.
Acara dipandu langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanggamus, Suhartono, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan serta aspirasi terkait pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanggamus.
Dalam dialog tersebut, Hendra Wijaya Mega menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Tanggamus karena memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
“Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Namun dalam pelaksanaannya tetap harus mengikuti seluruh tahapan perencanaan dan regulasi yang berlaku agar pembangunan berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pembiayaan pembangunan daerah bersumber dari berbagai skema, mulai dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga sumber pendanaan lain yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra turut mengungkapkan adanya peluang kerja sama internasional yang sedang dijajaki Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama STADT Korea dalam bidang penanganan kebencanaan melalui penyusunan kajian master plan.
Menurutnya, pada November 2026 akan dilaksanakan agenda lanjutan bersama pihak STADT Korea selama lima hari. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan memaparkan dokumen dan usulan yang telah dipersiapkan untuk diajukan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) guna memperoleh bantuan hibah dari Pemerintah Korea Selatan melalui Kedutaan Besar Korea di Jakarta.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tanggamus, Belli Pahlupi, menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan kabupaten telah masuk dalam perencanaan penanganan tahun 2026.
Ia memperkirakan pekerjaan fisik akan mulai dilaksanakan setelah seluruh tahapan administrasi, perencanaan, dan pengadaan selesai dilakukan.
“Insya Allah pekerjaan fisik jalan mulai berjalan pada Juli sampai Agustus. Yang pasti Agustus sudah mulai terlihat pelaksanaannya. Ada pekerjaan peningkatan jalan dan ada juga kegiatan pemeliharaan atau tambal sulam sesuai kondisi ruas jalan yang ditangani,” jelasnya.
Dalam dialog tersebut juga dibahas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan, salah satunya masih adanya kendaraan bermuatan berlebih yang melintas di ruas jalan kabupaten dan berpotensi mempercepat kerusakan jalan.
Melalui program D’Jongik, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan kritik, saran, dan pertanyaan secara langsung kepada para pejabat daerah serta pemangku kebijakan.
Kepala Dinas Kominfo Tanggamus, Suhartono, mengatakan bahwa D’Jongik akan menjadi media komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat sekaligus sarana penyebarluasan informasi pembangunan secara terbuka dan transparan.
Program podcast dan siaran langsung D’Jongik dijadwalkan hadir setiap hari Jumat dengan menghadirkan berbagai narasumber dari perangkat daerah, instansi vertikal, maupun pemangku kepentingan lainnya yang berkaitan dengan isu pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Tanggamus.
Dengan konsep santai namun informatif, D’Jongik diharapkan mampu menjadi ruang diskusi yang mendekatkan pemerintah dengan masyarakat serta memperkuat transparansi pembangunan di Kabupaten Tanggamus.















