Clickinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat mempertegas komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.
Langkah strategis ini diawali dengan penyusunan Dokumen Kajian Pengembangan Kompleks Perkantoran Terpadu Berbasis Ramah Lingkungan di Gedung Lamban Juang, Pekon Rawas, Selasa, 21 Juli 2026.
Agenda ekspose kajian perencanaan ini dibuka langsung oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, serta dihadiri jajaran Kepala OPD, Kepala Bapperida Drs. Gunawan, M.Si., Kepala Diskominfotiksan Belly Oscar, S.H., M.H., serta tim konsultan ahli.
Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa peningkatan volume pelayanan publik menuntut adanya pusat pemerintahan yang modern, representatif, efisien, dan selaras dengan prinsip tata ruang berwawasan lingkungan.
“Melalui kajian ini, kita ingin menghadirkan kawasan perkantoran terpadu yang tidak hanya menjadi pusat pelayanan publik, tetapi juga mencerminkan wajah baru ibukota yang hijau, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujar Dedi Irawan.
Dokumen kajian yang disusun bersama PT Bumi Karya Konsultan ini difungsikan sebagai landasan teknis dan ilmiah. Perencanaannya mencakup berbagai elemen krusial, mulai dari efisiensi energi, tata kelola lahan, konservasi alam, aksesibilitas publik, hingga mitigasi risiko bencana alam.
Dedi meminta seluruh instansi perangkat daerah bersinergi memberikan data akurat agar dokumen yang dihasilkan realistis dan sesuai dengan kemampuan kapasitas fiskal daerah.
Ia berharap kompleks perkantoran terpadu ini kelak dapat memangkas birokrasi yang berbelit, meningkatkan kenyamanan aparatur saat bekerja, serta mempermudah akses masyarakat Pesisir Barat dalam mendapatkan layanan pemerintah.











