Clickinfo.co.id – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menerima audiensi dari Asosiasi Profesi Produktivitas Indonesia (APPRODI) untuk membahas upaya penguatan produktivitas dunia usaha melalui pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), pelatihan, serta sertifikasi produktivitas. Pertemuan ini berlangsung di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Umum APPRODI, Ir. Sanggam Purba, M.M., bersama jajaran pengurus. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Direktur Eksekutif APINDO, Rudolf Saut, yang didampingi oleh Anggota Komite Pelatihan dan Pengembangan SDM Bidang Ketenagakerjaan APINDO, Anton Sapto Rahardjo.
Dalam pertemuan tersebut, APPRODI memaparkan berbagai inisiatif pengembangan produktivitas yang berfokus pada peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan upaya menciptakan nilai tambah bagi dunia usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Salah satu program yang diperkenalkan adalah Green Productivity, yakni sebuah pendekatan yang mengintegrasikan aspek produktivitas, efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan dalam aktivitas perusahaan. Selain itu, turut dibahas peluang sinergi dalam penyelenggaraan program sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta sertifikasi produktivitas bagi perusahaan maupun sertifikasi kompetensi bagi SDM.
Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa peningkatan produktivitas merupakan salah satu faktor strategis dalam memperkuat daya saing dunia usaha. Pengembangan kompetensi SDM yang didukung oleh program pelatihan dan sertifikasi yang relevan diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing.
Audiensi ini menghasilkan kesamaan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendorong budaya produktivitas di lingkungan dunia usaha. Ke depannya, APINDO dan APPRODI akan menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi perusahaan, tenaga kerja, serta penguatan daya saing ekonomi nasional.














