• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

EMBEGE Tak Membuat Si Kecil Kenyang, Si Besar Justru Mengaum “Kelaparan”

AidilEditorAidil
24/06/2026
in Opini
A A
EMBEGE Tak Membuat Si Kecil Kenyang, Si Besar Justru Mengaum "Kelaparan"

Wahyudi, SE, Ketum Gepak Lampung. | Ist

Clickinfo.co.id – Program EMBEGE lahir dari sebuah niat yang mulia, memastikan tidak ada anak Indonesia yang belajar dengan perut kosong, tidak ada balita yang kekurangan gizi, dan tidak ada masa depan yang dipatahkan oleh kemiskinan di meja makan. Di atas kertas. EMBEGE adalah salah satu gagasan paling manusiawi yang pernah dimiliki negara.

Tetapi sejarah mengajarkan, tidak ada program yang terlalu suci untuk tidak diperebutkan.

Ketika kabar penangkapan para petinggi pengelola program mencuat dan distribusi makanan terganggu, sebuah ironi pun tersaji. Si kecil kembali menunggu makan dalam diam, tidak ribut, tapi tetap kenyang.

ArtikelTerkait

Bank Tanah Jangan Setengah Hati, Rakyat Menunggu Manfaatnya

Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

Sementara di tempat lain, orang-orang dewasa bertengkar. Orang-orang besar ribut, melempar piring-piring makan, saling menuduh, dan saling menyelamatkan diri.

Embege tak membuat si kecil kenyang. Tetapi tampaknya berhasil membangunkan kerakusan para beruk dan kebuasan para serigala.

Para beruk berebut pisang yang bukan miliknya. Para serigala mengendus aroma daging di sekitar piring anak-anak. Ketika perjamuan dihentikan, mereka melolong.

Mereka marah bukan karena anak-anak tak lagi makan, tetapi karena meja santapan mereka tiba-tiba dibalik.

Di situlah tragedinya.

Kelaparan ternyata tidak selalu berada di perut. Ada kelaparan yang berdiam di dalam jiwa yang busuk, yaitu lapar akan uang, lapar akan kuasa, lapar akan proyek, lapar akan bagian yang tak pernah cukup. Dan kelaparan semacam ini jauh lebih berbahaya daripada lapar yang diderita anak-anak miskin.

Sebab anak yang lapar hanya meminta sepiring nasi.

Tetapi manusia yang dikuasai kerakusan sanggup melahap seluruh lumbung.

Di negeri yang masih memiliki jutaan anak rentan stunting, jutaan keluarga yang hidup dengan penghasilan pas-pasan, dan jutaan orang tua yang setiap hari bertarung agar anaknya tetap bisa makan dan bersekolah, mempermainkan program pangan untuk anak-anak adalah bentuk kekejaman sosial yang paling telanjang.

Karena yang dicuri bukan sekadar uang.

Yang dicuri adalah pertumbuhan seorang anak.

Yang dirampas adalah kesempatan seorang murid untuk belajar dengan tubuh yang sehat.

Yang dirusak adalah kepercayaan orang miskin kepada negara.

Setiap sendok nasi yang tidak sampai kepada anak-anak sesungguhnya adalah masa depan yang dicuri sedikit demi sedikit.

Dan dosa sosial semacam itu tak pernah berhenti pada angka kerugian negara.

Ia menjelma menjadi anak yang gagal tumbuh, pelajar yang sulit berkonsentrasi, ibu yang cemas, dan keluarga miskin yang semakin kehilangan harapan.

Semua agama mengajarkan satu hal yang sama bahwa memberi makan orang lapar adalah pekerjaan yang mulia.

Dalam tradisi Islam, memberi makan orang miskin dipandang sebagai amal yang mendekatkan manusia kepada Tuhan. Bahkan, salah satu tanda pendusta agama adalah mereka yang mengabaikan anak yatim dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.

Dalam tradisi Kristen, roti dibagi sebagai simbol kasih dan pengorbanan.

Dalam tradisi Hindu dan Buddha, berbagi makanan adalah bentuk dharma dan welas asih kepada sesama makhluk.

Karena itu, bila ada tangan-tangan yang justru menjadikan makanan anak-anak sebagai ladang perburuan, persoalannya bukan lagi sekadar pelanggaran hukum.

Ia telah memasuki wilayah moral.

Ia telah menyentuh ranah teologi.

Sebab di hadapan Tuhan, mengambil hak anak yang lapar bukan hanya tindakan korup. Ia adalah pengkhianatan terhadap amanat kemanusiaan.

Negara boleh gagal menyusun program. Pemerintah boleh salah merancang kebijakan.Sistem boleh memiliki kelemahan.

Tetapi tidak ada pembenaran moral bagi siapa pun yang menjadikan piring anak-anak sebagai meja perjamuan.

Sebab peradaban diukur bukan dari seberapa megah gedung-gedungnya, melainkan dari bagaimana ia memperlakukan mereka yang paling kecil dan paling lemah.

Anak-anak yang menunggu makan tidak memahami politik, tidak mengerti birokrasi, dan tidak tahu siapa yang ditangkap atau siapa yang berkelahi.

Mereka hanya tahu satu hal, hari ini mereka lapar.

Dan ketika orang-orang dewasa berebut di atas nama program untuk mereka, sesungguhnya yang sedang dipertontonkan adalah wajah paling purba manusia, kerakusan para beruk dan kebuasan para serigala.

Teruslah membusuk lebih cepat. Kelak pembusukan ini terbalaskan! Tuhan pasti menurunkan azabnya yang nyata.

Oleh: Wahyudi, SE / Ketum Gepak Lampung

Tags: OpiniProgram MBGWahyudi
Previous Post

Perkuat Sinergitas Desa, Kejari Banyuasin Hadiri Pengukuhan DPK ABPEDNAS Dapil 4 dan 5

Next Post

Tepis Berbagai Tudingan, RSUD Batin Mangunang Beberkan Fakta Sebenarnya

Related Posts

Bank Tanah Jangan Setengah Hati, Rakyat Menunggu Manfaatnya

Bank Tanah Jangan Setengah Hati, Rakyat Menunggu Manfaatnya

12/08/2026
Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

11/08/2026
Masjid Istiqlal Main Pasar Modal, Contoh Baik atau Bahaya?

Masjid Istiqlal Main Pasar Modal, Contoh Baik atau Bahaya?

11/08/2026
Dokter Benny Mundur, Persoalan Etika Jangan Ikut Berhenti 

Dokter Benny Mundur, Persoalan Etika Jangan Ikut Berhenti 

10/08/2026
Dari Alor, Mahasiswa Mengingatkan Negara

Dari Alor, Mahasiswa Mengingatkan Negara

09/08/2026
Stabilitas Negara Harus Dirasakan Rakyat

Stabilitas Negara Harus Dirasakan Rakyat

08/08/2026
Next Post
Tepis Berbagai Tudingan, RSUD Batin Mangunang Beberkan Fakta Sebenarnya

Tepis Berbagai Tudingan, RSUD Batin Mangunang Beberkan Fakta Sebenarnya

Capaian Internasional, UIN RIL Tembus Peringkat 801–1000 Dunia

Capaian Internasional, UIN RIL Tembus Peringkat 801–1000 Dunia

Bupati Saleh Asnawi: Tak Ada Ruang bagi Praktik Korupsi di Pemkab Tanggamus

Bupati Saleh Asnawi: Tak Ada Ruang bagi Praktik Korupsi di Pemkab Tanggamus

Dugaan Perluasan Tambak hingga Talagening Mulai Ditelusuri Instansi Terkait

Dugaan Perluasan Tambak hingga Talagening Mulai Ditelusuri Instansi Terkait

Lampung Selatan Cetak WTP 10 Kali Beruntun, APBD 2025 Catat SILPA Rp190,58 Miliar

Lampung Selatan Cetak WTP 10 Kali Beruntun, APBD 2025 Catat SILPA Rp190,58 Miliar

RS Alamsyah Ratu Perwiranegara Resmi Berganti Nama, Ditargetkan Jadi Rujukan Kesehatan Sumbagsel
Lampung

RS Alamsyah Ratu Perwiranegara Resmi Berganti Nama, Ditargetkan Jadi Rujukan Kesehatan Sumbagsel

EditorAidil
12/08/2026

Clickinfo.co.id – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi meresmikan perubahan nama Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Lampung menjadi...

Read more
Resmikan Ruang Belajar hingga Kafe Lubi, Wagub Jihan Dorong Kemandirian dan Kesempatan Kerja Lulusan SLB

Resmikan Ruang Belajar hingga Kafe Lubi, Wagub Jihan Dorong Kemandirian dan Kesempatan Kerja Lulusan SLB

12/08/2026
Pesan Wahrul Fauzi untuk Sarjana Hukum Unila: Bekali Diri dengan Kepedulian Sosial dan Bakti pada Orang Tua

Pesan Wahrul Fauzi untuk Sarjana Hukum Unila: Bekali Diri dengan Kepedulian Sosial dan Bakti pada Orang Tua

12/08/2026
Minta Semua Pihak Tahan Diri, Dosen Unila sebut Kekerasan di Anak Tuha Hanyalah Merugikan Warga

Minta Semua Pihak Tahan Diri, Dosen Unila sebut Kekerasan di Anak Tuha Hanyalah Merugikan Warga

12/08/2026
Bank Tanah Jangan Setengah Hati, Rakyat Menunggu Manfaatnya

Bank Tanah Jangan Setengah Hati, Rakyat Menunggu Manfaatnya

12/08/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.