• Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, November 4, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Aris Tama: Demokrasi Bukan Soal Membela atau Menyalahkan, tetapi Membaca Realitas Secara Objektif

AidilEditorAidil
03/11/2026
in Opini
A A
Aris Tama: Demokrasi Bukan Soal Membela atau Menyalahkan, tetapi Membaca Realitas Secara Objektif

Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA) sekaligus pengamat sosial, Aris Tama. | Ist

Clickinfo.co.id – Pemerintahan Tak Cukup Dinilai dari Capaian, Realitas dan Kepentingan Publik Harus Dibaca Secara Utuh.

Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA) sekaligus pengamat sosial, Aris Tama, menilai dinamika pemerintahan saat ini perlu dibaca secara lebih objektif dan komprehensif. Menurutnya, realitas politik dan pemerintahan tidak selalu berjalan seideal narasi yang dibangun, tetapi juga tidak tepat jika seluruh kebijakan dinilai secara negatif.

Aris berpandangan, pemerintahan selalu memiliki dua sisi yang berjalan beriringan: capaian yang patut diapresiasi dan persoalan yang membutuhkan evaluasi. Keduanya merupakan bagian dari realitas penyelenggaraan negara yang harus dilihat berdasarkan fakta, bukan semata-mata sentimen politik.

ArtikelTerkait

Waspada TPPO Berkedok Perkawinan Pesanan WNI-China

TPPO Berkedok Tentara Bayaran, Nyawa WNI Dipertaruhkan

Di satu sisi, berbagai program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi menunjukkan adanya upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Namun, di sisi lain, efektivitas pelaksanaan, pemerataan manfaat, konsistensi kebijakan, serta persoalan ekonomi dan sosial masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapatkan perhatian serius.

“Pemerintahan tidak bisa hanya dinilai dari apa yang berhasil ditampilkan, tetapi juga dari persoalan yang belum mampu diselesaikan. Begitu pula sebaliknya, kekurangan pemerintah tidak boleh dijadikan alasan untuk menafikan seluruh capaian yang memang dirasakan masyarakat,” ujar Aris.

Politik, Kepentingan, dan Realitas Perjuangan

Lebih jauh, Aris menyoroti dinamika politik yang menurutnya sering kali memperlihatkan adanya jarak antara idealisme perjuangan dan praktik kepentingan.

Dalam kehidupan politik, setiap aktor memiliki latar belakang, orientasi, dan kepentingannya masing-masing. Hal tersebut merupakan realitas yang tidak dapat dihindari. Persoalannya muncul ketika kepentingan pribadi maupun kelompok lebih dominan daripada kepentingan publik.

Ia mengingatkan bahwa narasi perjuangan, baik yang disampaikan oleh pemerintah, kelompok politik, maupun elemen masyarakat sipil, tidak seharusnya diterima begitu saja tanpa pengujian kritis.

“Tidak semua yang berbicara atas nama rakyat otomatis benar-benar memperjuangkan rakyat. Namun, kita juga tidak boleh menggeneralisasi bahwa tidak ada lagi perjuangan yang tulus. Ketulusan harus diuji melalui integritas, konsistensi, pengorbanan, dan keberanian mempertanggungjawabkan tindakan,” tegasnya.

Menurut Aris, persoalan mendasar bukan sekadar siapa yang berada di dalam kekuasaan atau di luar kekuasaan, melainkan sejauh mana seluruh elemen mampu menjaga komitmen terhadap kepentingan masyarakat.

Tidak Semua Harus Dipuji, Tidak Semua Harus Dicaci

Aris menilai salah satu tantangan demokrasi saat ini adalah kecenderungan melihat persoalan secara hitam-putih. Pemerintah kerap dinilai berdasarkan loyalitas politik, sementara kritik terkadang dibangun atas dasar ketidaksukaan, bukan kajian terhadap substansi kebijakan.

Padahal, demokrasi membutuhkan ruang penilaian yang sehat. Kebijakan yang berhasil harus mendapatkan pengakuan, sementara kebijakan yang bermasalah harus dikritisi dan diperbaiki.

“Jangan sampai apresiasi berubah menjadi pembenaran tanpa batas. Sebaliknya, jangan sampai kritik kehilangan objektivitas hanya karena perbedaan kepentingan. Kita membutuhkan keberanian untuk mengakui kebenaran, sekaligus kedewasaan untuk menerima koreksi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan evaluasi kelembagaan sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Mengembalikan Orientasi Politik kepada Kepentingan Rakyat

Bagi ARMADA, ukuran keberhasilan kehidupan bernegara bukan terletak pada seberapa kuat kelompok politik mempertahankan pengaruhnya, melainkan pada kemampuan negara menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kesempatan yang setara bagi masyarakat.

Aris menilai mahasiswa, generasi muda, dan masyarakat sipil harus tetap memiliki jarak kritis terhadap kekuasaan maupun kelompok yang mengatasnamakan perjuangan. Independensi berpikir menjadi penting agar idealisme tidak mudah berubah menjadi alat legitimasi kepentingan tertentu.

“Pada akhirnya, rakyat tidak membutuhkan terlalu banyak narasi tentang siapa yang paling berjasa atau paling benar. Rakyat membutuhkan kehidupan yang lebih baik, kebijakan yang adil, pelayanan yang berkualitas, dan kepastian bahwa kepentingan mereka benar-benar diperhatikan,” tuturnya.

Aris menegaskan, ARMADA akan menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat sipil yang mendorong cara pandang kritis, objektif, dan konstruktif dalam membaca setiap dinamika pemerintahan.

Sebab, dalam demokrasi yang sehat, mendukung tidak harus kehilangan daya kritis, dan mengkritik tidak harus kehilangan objektivitas. Kepentingan rakyat harus tetap menjadi titik temu di tengah berbagai perbedaan kepentingan politik.

 

Tags: Aris TamaDemokrasiOpini
Previous Post

KAMMI Sumatera Utara Perkuat Peran di Muktamar XXIV, Agbert Zega Terpilih Sebagai Presidium Sidang I

Next Post

Diduga Ada Masalah pada Pondasi, Pembangunan PAUD Latanza Wonosobo Dihentikan

Related Posts

Waspada TPPO Berkedok Perkawinan Pesanan WNI-China

Waspada TPPO Berkedok Perkawinan Pesanan WNI-China

04/11/2026
TPPO Berkedok Tentara Bayaran, Nyawa WNI Dipertaruhkan

TPPO Berkedok Tentara Bayaran, Nyawa WNI Dipertaruhkan

03/11/2026
Kapolri Larang Vape, Ada Ancaman Narkotika dan Kesehatan

Kapolri Larang Vape, Ada Ancaman Narkotika dan Kesehatan

02/11/2026
Indonesia Tidak Boleh Jadi Langganan Kabut Asap 

Indonesia Tidak Boleh Jadi Langganan Kabut Asap 

01/11/2026
Polemik TKD, Rakyat Tidak Boleh Menjadi Korban

Polemik TKD, Rakyat Tidak Boleh Menjadi Korban

31/10/2026
Aku Hanya Staf: Potret Jujur Kegelisahan ASN dan Jalan Keluar dari Mentalitas Birokrasi 

Aku Hanya Staf: Potret Jujur Kegelisahan ASN dan Jalan Keluar dari Mentalitas Birokrasi 

30/10/2026
Next Post
Diduga Ada Masalah pada Pondasi, Pembangunan PAUD Latanza Wonosobo Dihentikan

Diduga Ada Masalah pada Pondasi, Pembangunan PAUD Latanza Wonosobo Dihentikan

Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Waspada TPPO Berkedok Perkawinan Pesanan WNI-China

Waspada TPPO Berkedok Perkawinan Pesanan WNI-China

Usung Transformasi Kebaikan, Kader Bengkulu Ricki Pratama Putra Nakhodai PP KAMMI

Usung Transformasi Kebaikan, Kader Bengkulu Ricki Pratama Putra Nakhodai PP KAMMI

Usung Transformasi Kebaikan, Kader Bengkulu Ricki Pratama Putra Nakhodai PP KAMMI
Organisasi

Usung Transformasi Kebaikan, Kader Bengkulu Ricki Pratama Putra Nakhodai PP KAMMI

EditorIrzon
04/11/2026

Clickinfo.co.id - Musyawarah Muktamar Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ke-XIV yang digelar di Kota Ambon, Maluku, resmi menetapkan Ricki...

Read more
Waspada TPPO Berkedok Perkawinan Pesanan WNI-China

Waspada TPPO Berkedok Perkawinan Pesanan WNI-China

04/11/2026
Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

03/11/2026
Diduga Ada Masalah pada Pondasi, Pembangunan PAUD Latanza Wonosobo Dihentikan

Diduga Ada Masalah pada Pondasi, Pembangunan PAUD Latanza Wonosobo Dihentikan

03/11/2026
Aris Tama: Demokrasi Bukan Soal Membela atau Menyalahkan, tetapi Membaca Realitas Secara Objektif

Aris Tama: Demokrasi Bukan Soal Membela atau Menyalahkan, tetapi Membaca Realitas Secara Objektif

03/11/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.