• Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Oktober 25, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Ancaman Deepfake dan Ujian Literasi Digital

IrzonEditorIrzon
25/04/2026
in Opini
A A
Ancaman Deepfake dan Ujian Literasi Digital

Ancaman Deepfake dan Ujian Literasi Digital

Clickinfo.co.id – Sungguh ironis ketika kemajuan teknologi yang seharusnya menjadi alat pembebas manusia dari keterbatasan justru berubah menjadi instrumen manipulasi yang berbahaya.

Kasus beredarnya video yang menampilkan Jusuf Kalla dengan narasi kontroversial yang kemudian dikonfirmasi sebagai hasil rekayasa kecerdasan buatan (deepfake) menjadi peringatan bagi bangsa ini. Ini bukan hoaks biasa, melainkan bentuk baru disinformasi yang jauh lebih canggih, sistematis, dan sulit dideteksi.

Konfirmasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi AI mempertegas bahwa kita sedang memasuki era “post-truth” yang lebih kompleks.

ArtikelTerkait

Risiko Bisnis Tidak Boleh Jadi Tameng Korupsi 

Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots

Dalam era ini, bukan hanya teks yang dapat dipelintir, tetapi juga wajah, suara, dan gestur seseorang dapat direkayasa sedemikian rupa sehingga tampak autentik.

Ini bukan lagi hanya persoalan etika komunikasi, tetapi telah menjadi ancaman serius terhadap stabilitas sosial, politik, dan kepercayaan publik.

Dalam konteks video Jusuf Kalla, ketidaksinkronan antara gerakan bibir dan suara serta indikasi kloning suara menjadi bukti kuat adanya manipulasi digital.

Masalahnya, tidak semua masyarakat memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi anomali tersebut.

Bagi sebagian besar publik, apa yang terlihat dan terdengar seringkali langsung dipercaya sebagai kebenaran.

Di sinilah letak bahaya terbesar deepfake, mengeksploitasi keterbatasan literasi digital masyarakat.

Hoaks berbasis deepfake bukanlah tindakan tanpa motif. Dalam banyak kasus, penyebarannya bertujuan untuk menciptakan kegaduhan, memecah belah masyarakat, dan merusak reputasi individu atau kelompok tertentu.

Video yang menampilkan tokoh nasional dengan pernyataan kontroversial dapat dengan cepat memicu emosi publik, terutama di tengah iklim politik yang sensitif.

Jika dibiarkan, fenomena ini berpotensi melahirkan krisis kepercayaan. Publik menjadi ragu terhadap apa yang mereka lihat dan dengar, bahkan terhadap informasi yang benar sekalipun.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat melemahkan fondasi demokrasi, karena keputusan publik tidak lagi didasarkan pada fakta, melainkan persepsi yang dimanipulasi.

Dalam konteks ini, peran negara menjadi sangat krusial. Kominfo tidak cukup hanya melakukan klarifikasi atau imbauan.

Dibutuhkan langkah yang lebih progresif dan sistematis, mulai dari penguatan regulasi, peningkatan kapasitas pengawasan digital, hingga penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penyebaran deepfake.

Penanganan kasus seperti ini harus menjadi prioritas, bukan sekadar respons reaktif.

Negara tidak boleh terlihat lamban atau abai, karena setiap keterlambatan membuka ruang bagi penyebaran disinformasi yang lebih luas. Kewibawaan pemerintah dan kehormatan negara dipertaruhkan dalam menghadapi ancaman ini.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci. Pemerintah perlu bekerja sama dengan platform media sosial, lembaga riset, dan komunitas digital untuk mengembangkan sistem deteksi dini terhadap konten deepfake. Tanpa sinergi, upaya penanggulangan akan berjalan parsial dan tidak efektif.

Namun demikian, negara tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat juga memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memerangi hoaks. Literasi digital harus menjadi gerakan bersama yang masif dan berkelanjutan.

Perkembangan AI, termasuk deepfake, sejatinya tidak bisa dihentikan. Namun, harus diarahkan dalam koridor etika dan tanggung jawab. Dunia internasional pun mulai merumuskan standar etika penggunaan AI untuk mencegah penyalahgunaan teknologi.

Indonesia tidak boleh tertinggal dalam hal ini. Kita membutuhkan kerangka hukum dan etika yang jelas agar inovasi teknologi tidak berubah menjadi ancaman bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kasus video deepfake yang menyeret nama Jusuf Kalla adalah cermin dari tantangan zaman yang kita hadapi hari ini. Ini menguji kesiapan negara, kecerdasan masyarakat, dan integritas ruang digital kita.

Pemerintah harus hadir secara nyata, bukan sekadar imbauan. Dan masyarakat harus naik kelas dalam literasi digitalnya.

Sebab di era ini, kebenaran tidak lagi cukup hanya ada, tapi harus diperjuangkan.

 

Bandar Lampung, 25 April 2026

Oleh: Junaidi Ismail, SH | Ketua Umum Poros Wartawan Lampung

Tags: DeepfakeHoaks AIJusuf KallaKominfoLiterasi Digital
Previous Post

TPA Al Iman Gedong Meneng Bagikan Kartu Kendali Hafalan Al-Qur’an untuk Santri

Next Post

Targetkan Ekspor, Alumni STP Jakarta di Lampung Rancang Program Strategis 2029

Related Posts

Risiko Bisnis Tidak Boleh Jadi Tameng Korupsi 

Risiko Bisnis Tidak Boleh Jadi Tameng Korupsi 

24/10/2026
Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots

Letupan dari Lampung: PSHT Pusat Madiun Konsolidasi Kehumasan dan Penguatan Grassroots

23/10/2026
TNI Kuat Karena Integritas, Bukan Keistimewaan

TNI Kuat Karena Integritas, Bukan Keistimewaan

23/10/2026
Kritik Boleh Keras, NKRI Harus Tetap Dijaga

Kritik Boleh Keras, NKRI Harus Tetap Dijaga

22/10/2026
Evaluasi Total Keselamatan Kapal Penumpang

Evaluasi Total Keselamatan Kapal Penumpang

21/10/2026
Suara Rakyat Bukan Ancaman

Suara Rakyat Bukan Ancaman

20/10/2026
Next Post
Targetkan Ekspor, Alumni STP Jakarta di Lampung Rancang Program Strategis 2029

Targetkan Ekspor, Alumni STP Jakarta di Lampung Rancang Program Strategis 2029

Rektor Unila Lepas Ratusan Wisudawan, Tekankan Kontribusi Nyata bagi Masyarakat

Rektor Unila Lepas Ratusan Wisudawan, Tekankan Kontribusi Nyata bagi Masyarakat

Masjid Al Iman Bandar Lampung Fokus pada Transparansi dan Distribusi Daging Qurban Amanah

Masjid Al Iman Bandar Lampung Fokus pada Transparansi dan Distribusi Daging Qurban Amanah

Ketua Pengprov Budhi Darmawan Optimistis Atlet ORADO Lampung Mampu Bersaing di Level Nasional

Ketua Pengprov Budhi Darmawan Optimistis Atlet ORADO Lampung Mampu Bersaing di Level Nasional

Nomor WhatsApp Ketua IPJI Tanggamus Diretas, Waspada Modus Pinjam Uang

Nomor WhatsApp Ketua IPJI Tanggamus Diretas, Waspada Modus Pinjam Uang

Bambang Hartono Tunjuk Tim Kuasa Hukum untuk Hadapi Gugatan Perdata di PN Kota Agung
Berita

Bambang Hartono Tunjuk Tim Kuasa Hukum untuk Hadapi Gugatan Perdata di PN Kota Agung

EditorAidil
24/10/2026

Clickinfo.co.id – Bambang Hartono, C.BJ.E.BJ, selaku Tergugat II dalam perkara perdata di Pengadilan Negeri (PN) Kota Agung, mempersiapkan langkah hukum...

Read more
Cetak Rekor MURI, IKADI Latih 10.013 Khotib Serentak di 38 Provinsi Termasuk Bandar Lampung

Cetak Rekor MURI, IKADI Latih 10.013 Khotib Serentak di 38 Provinsi Termasuk Bandar Lampung

24/10/2026
Prioritaskan Korban PHK 2024–2026, Kemnaker Sediakan Jalur Mandiri dan Kelompok Pelatihan Kerja

Prioritaskan Korban PHK 2024–2026, Kemnaker Sediakan Jalur Mandiri dan Kelompok Pelatihan Kerja

24/10/2026
Risiko Bisnis Tidak Boleh Jadi Tameng Korupsi 

Risiko Bisnis Tidak Boleh Jadi Tameng Korupsi 

24/10/2026
Kebakaran Rumah Jurnalis Radarri.com di Palembang Sisakan Keprihatinan

Kebakaran Rumah Jurnalis Radarri.com di Palembang Sisakan Keprihatinan

23/10/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.