• Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Oktober 12, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Gelegar Anak Krakatau dan Hikmah yang Kita Lupakan 

IrzonEditorIrzon
08/09/2026
in Opini
A A
Gelegar Anak Krakatau dan Hikmah yang Kita Lupakan 

Gelegar Anak Krakatau dan Hikmah yang Kita Lupakan 

Clickinfo.co.id – Di tengah aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kembali menggelegar, ingatan saya justru tertuju kepada seorang pelukis kawakan asal Surabaya yang telah lama menetap di Bandar Lampung yaitu Bambang Suroboyo, atau yang akrab disapa Bambang SBY.

Saya mengenalnya bukan hanya sebagai seorang pelukis. Melalui puluhan karya dari proyek seribu lebih legenda Krakatau yang pernah dibedah di hadapan saya, Bambang seperti sedang mengajak kita membaca alam dengan cara yang berbeda. Bukan hanya melalui mata, tetapi juga melalui rasa.

Bagi Bambang, Krakatau bukan hanya gunung api. Krakatau adalah sejarah, peristiwa alam, sumber inspirasi sekaligus pengingat bahwa manusia mempunyai keterbatasan.

ArtikelTerkait

Sherly Tjoanda Jadi Inspirasi; Karna Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji

Belajar Menolak dari Bung Hatta

“Gunung itu sangat aktif, dia bisa tumbuh lebih besar dari kakek moyangnya. Mungkinkah Krakatau dapat menyatukan Sumatera dengan Pulau Jawa lagi?” kata Bambang ketika dimintai tanggapan mengenai Gunung Anak Krakatau.

Kalimat itu sederhana. Namun, jika direnungkan, ada pesan yang cukup dalam.

Manusia sering merasa mampu mengendalikan banyak hal. Teknologi berkembang, gedung-gedung menjulang, berbagai penemuan terus bermunculan. Tetapi ketika alam bergerak dengan kekuatannya sendiri, manusia kembali diingatkan bahwa tidak semua dapat dikendalikan.

Di situlah karya-karya Bambang SBY tentang Krakatau menjadi menarik.

Melalui kanvas, ia tidak hanya melukiskan letusan. Ia mencoba menangkap kegelisahan, sejarah, keindahan dan pesan kemanusiaan yang berada di balik fenomena alam tersebut.

Salah satu karya yang dikenal adalah “Tersedak Menggelegar”, lukisan berukuran 50 x 65 sentimeter yang mengangkat suasana emosional dan dahsyatnya letusan Krakatau. Ada pula “Gelegar Samudera Bergejolak”, yang membawa gagasan filosofis bahwa manusia terkadang perlu “mendengar” alam melalui rasa.

Bambang bahkan membawa kecintaannya terhadap Krakatau ke ranah sosial.

Pada 2019, melalui pameran dan lelang “Exhibition 1001 Legenda Krakatoa” bersama Dewan Kesenian Lampung, karya-karya bertema Krakatau dilelang dan hasilnya didonasikan untuk membantu korban tsunami Selat Sunda.

Artinya, seni tidak berhenti di atas kanvas. Seni dapat menjadi ingatan, kepedulian dan gerakan kemanusiaan.

Menariknya lagi, Bambang mengembangkan media bernama Swarna Tirta Jenggala (STJ), sebuah kanvas yang menggunakan campuran bahan organik dan anorganik khas Lampung. Media tersebut bukan hanya wadah untuk melukis, tetapi juga membawa gagasan bahwa kekayaan alam Lampung dapat diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai estetika, budaya dan spiritual.

Di sinilah saya melihat karya Bambang memiliki relevansi dengan situasi kita hari ini.

Krakatau boleh kita pelajari dengan ilmu pengetahuan. Aktivitasnya harus dipantau dengan teknologi. Potensinya harus dijelaskan secara ilmiah. Tetapi sebagai manusia beragama, kita juga memiliki ruang untuk mengambil hikmah dari setiap peristiwa alam.

Keduanya tidak harus dipertentangkan.

Ilmu pengetahuan membantu manusia memahami bagaimana gunung api bekerja. Keimanan membantu manusia menyadari bahwa sebesar apa pun kemampuan manusia, tetap ada batas yang tidak dapat dilewati.

Karena itu, ketika Anak Krakatau menggelegar, tidak semestinya kita hanya sibuk menyaksikan kedahsyatannya melalui video dan media sosial.

Ada pertanyaan yang lebih penting, apa yang sedang kita lakukan terhadap alam, dan apa yang sudah kita lakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana?

Jangan sampai kita baru berbicara tentang keselamatan setelah bencana terjadi.

Sejarah Krakatau telah memberikan pelajaran yang panjang kepada manusia. Dari letusan besar, tsunami, perubahan bentang alam hingga lahirnya Anak Krakatau, semuanya menunjukkan bahwa alam memiliki dinamika yang tidak boleh diremehkan.

Maka, peringatan tentang Krakatau bukan untuk menebar ketakutan. Justru sebaliknya, harus menjadi kesempatan untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat mitigasi bencana dan menjaga lingkungan.

Dan bagi saya, di balik semua itu terdapat satu renungan sederhana. Manusia boleh merasa hebat, tetapi jangan pernah merasa paling hebat.

Kita boleh menguasai teknologi, tetapi jangan merasa mampu menguasai seluruh alam. Kita boleh membangun peradaban setinggi mungkin, tetapi jangan kehilangan kesadaran bahwa kita tetap makhluk yang memiliki keterbatasan.

Itulah salah satu pesan yang saya tangkap dari perjalanan panjang karya-karya Bambang SBY tentang Krakatau.

Goresan kuasnya seakan berkata lihatlah gunung itu, dengarkan gelegarnya, pelajari dengan ilmu, hormati alam dan jangan lupa kepada Sang Pencipta.

Sebab pada akhirnya, Krakatau bukan hanya tentang gunung yang meletus. Ia juga tentang manusia yang kembali diingatkan untuk rendah hati.

Dan sebagai umat Islam, sudah semestinya setiap peristiwa yang menggugah kesadaran menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan dengan rasa takut yang berlebihan, melainkan dengan kesadaran, ikhtiar dan rasa syukur.

Alam memberi tanda. Ilmu membantu kita memahami. Iman mengajarkan kita untuk merenung.

Barangkali, itulah pesan paling sederhana yang dapat kita bawa pulang dari gelegar Anak Krakatau.

_(Catatan: Nama sapaannya, “Bambang SBY”, murni merupakan singkatan dari namanya sendiri dan berbeda dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kebetulan juga gemar melukis)._

 

Bandar Lampung, 08 September 2026

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Ketua Umum Poros Wartawan Lampung

Tags: Bambang SBYBambang SuroboyoErupsi Selat SundaGunung Anak KrakatauJunaidi Ismail
Previous Post

Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Guru Besar FK Unila Berikan Tips Jaga Kesehatan

Next Post

Maksimalkan Material Sisa Kas, Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman Masuki Plester Dinding

Related Posts

Sherly Tjoanda Jadi Inspirasi; Karna Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji

Sherly Tjoanda Jadi Inspirasi; Karna Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji

12/10/2026
Belajar Menolak dari Bung Hatta

Belajar Menolak dari Bung Hatta

12/10/2026
Bung Hatta, Obligasi Negara dan Sepatu Bally

Bung Hatta, Obligasi Negara dan Sepatu Bally

11/10/2026
Wakil Presiden dan Warisan Intelektual Bung Hatta

Wakil Presiden dan Warisan Intelektual Bung Hatta

10/10/2026
UU Baru, Harapan Baru Pekerja 

UU Baru, Harapan Baru Pekerja 

08/10/2026
Berantas Tambang Ilegal dengan Hukum yang Bersih

Berantas Tambang Ilegal dengan Hukum yang Bersih

08/10/2026
Next Post
Maksimalkan Material Sisa Kas, Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman Masuki Plester Dinding

Maksimalkan Material Sisa Kas, Pembangunan Pondok Tahfizh Al Iman Masuki Plester Dinding

Lindungi Murid dari Paparan Abu Vulkanik, Pemprov Lampung Perpanjang Belajar Daring

Lindungi Murid dari Paparan Abu Vulkanik, Pemprov Lampung Perpanjang Belajar Daring

Periksa Jalur Evakuasi dan Sirene di Pesawaran, Jihan Nurlela: Satu Orang Wajib Satu Tas Siaga

Periksa Jalur Evakuasi dan Sirene di Pesawaran, Jihan Nurlela: Satu Orang Wajib Satu Tas Siaga

DPRD Lampung Setujui Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD

DPRD Lampung Setujui Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD

BPBD Lampung Selatan Temukan Kendala Sirene Tsunami di Desa Sukaraja

BPBD Lampung Selatan Temukan Kendala Sirene Tsunami di Desa Sukaraja

Investasi Lampung Tembus Rp7,3 Triliun pada Semester I 2026
Lampung

Investasi Lampung Tembus Rp7,3 Triliun pada Semester I 2026

EditorAidil
12/10/2026

Clickinfo.co.id — Pemerintah Provinsi Lampung mencatat realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai Rp7,3 triliun dengan penyerapan 9.187 tenaga kerja....

Read more
Massa Jarkot Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Pemkot Bandar Lampung

Massa Jarkot Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Pemkot Bandar Lampung

12/10/2026
Sherly Tjoanda Jadi Inspirasi; Karna Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji

Sherly Tjoanda Jadi Inspirasi; Karna Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji

12/10/2026
Bukan Pengawal Pribadi Pejabat, Junaidi Ismail Ingatkan Tim Dokumentasi Taati UU Pers

Bukan Pengawal Pribadi Pejabat, Junaidi Ismail Ingatkan Tim Dokumentasi Taati UU Pers

12/10/2026
Belajar Menolak dari Bung Hatta

Belajar Menolak dari Bung Hatta

12/10/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.