Clickinfo.co.id – Pasar Senja resmi diluncurkan di depan Taman Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat ini menghadirkan berbagai hiburan serta menjadi wadah promosi bagi puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Peluncuran Pasar Senja dimeriahkan dengan beragam kegiatan, mulai dari penampilan musik secara langsung, senam sehat, hingga bazar UMKM yang menawarkan berbagai produk unggulan masyarakat setempat.
Pasar Senja dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap hari Sabtu mulai pukul 13.00 WIB hingga 23.00 WIB. Kehadirannya diharapkan menjadi alternatif destinasi wisata dan hiburan bagi masyarakat pada akhir pekan.
Bidang UMKM Bela Budaya Lampung Timur, Azhari, mengatakan Pasar Senja dibentuk sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
“Pasar Senja ini diharapkan mampu mendongkrak UMKM masyarakat setempat. Selain itu, kami ingin menghadirkan alternatif kegiatan positif yang bisa menjadi solusi bagi masyarakat untuk menikmati malam akhir pekan bersama keluarga,” ujar Azhari.
Sementara itu, Ketua Bela Budaya Lampung Timur, Nurdin, menjelaskan bahwa peluncuran Pasar Senja merupakan bagian dari pengembangan Desa Pugung Raharjo setelah ditetapkan sebagai Desa Wisata Budaya oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
Menurutnya, keberadaan Pasar Senja tidak hanya akan memperkuat daya tarik wisata budaya di Desa Pugung Raharjo, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM lokal.
“Pasar Senja menjadi salah satu langkah untuk menghidupkan kawasan wisata budaya sekaligus membuka peluang usaha bagi warga. Harapannya, aktivitas ekonomi masyarakat terus tumbuh seiring berkembangnya sektor pariwisata di Desa Pugung Raharjo,” kata Nurdin.
Mengusung konsep wisata, hiburan, olahraga, dan pemberdayaan UMKM, Pasar Senja diharapkan menjadi destinasi akhir pekan baru di Kabupaten Lampung Timur yang mampu menarik lebih banyak kunjungan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal.









