Clickinfo.co.id – Manajemen RSUD Batin Mangunang akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait sejumlah isu yang berkembang di ruang publik belakangan ini, mulai dari kondisi fasilitas rumah sakit, dugaan pemotongan honor pegawai, hingga isu pungutan dalam proses penerimaan tenaga kerja.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Rabu (24/6/2026), Direktur RSUD Batin Mangunang melalui dr. Theresia menegaskan bahwa berbagai informasi yang beredar perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Pihak rumah sakit menyatakan tetap menghormati kebebasan pers serta kritik yang disampaikan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan publik. Namun demikian, informasi yang disampaikan kepada publik diharapkan tetap berimbang dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kunjungan Wakil Bupati Bukan Sidak
Menanggapi pemberitaan terkait kunjungan Wakil Bupati Tanggamus ke RSUD Batin Mangunang, manajemen rumah sakit menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan inspeksi mendadak (sidak).
Menurut pihak rumah sakit, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan yang sebelumnya telah diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus terkait kebutuhan perbaikan sejumlah sarana dan prasarana rumah sakit.
Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas yang membutuhkan perhatian dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah.
“Tujuan kunjungan tersebut adalah membangun koordinasi dan memperoleh dukungan pemerintah daerah dalam peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan,” jelas pihak manajemen.
Bantah Dugaan Pemotongan Honor
RSUD Batin Mangunang juga membantah adanya tudingan pemotongan honor pegawai. Manajemen menegaskan bahwa seluruh pembayaran honor dilakukan sesuai mekanisme administrasi dan keuangan yang berlaku.
Setiap proses pembayaran, lanjutnya, didukung dokumen administrasi yang lengkap, mulai dari daftar penerima, besaran honor yang diterima hingga bukti penyaluran dana.
“Tidak pernah ada kebijakan maupun instruksi dari manajemen yang mengarah pada pemotongan honor pegawai untuk kepentingan pihak tertentu,” tegasnya.
Rekrutmen Tidak Dipungut Biaya
Terkait isu adanya pungutan terhadap masyarakat yang ingin bekerja di lingkungan RSUD Batin Mangunang, pihak rumah sakit juga memberikan bantahan tegas.
Berdasarkan hasil penelusuran internal yang dilakukan, manajemen mengaku tidak menemukan bukti administrasi, transaksi maupun laporan resmi yang mendukung tuduhan tersebut.
Rumah sakit menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen pegawai tidak pernah mensyaratkan pembayaran dalam bentuk apa pun kepada calon tenaga kerja.
Anggaran Rumah Sakit Memiliki Beragam Peruntukan
Manajemen juga menanggapi sorotan mengenai kondisi fasilitas rumah sakit yang dinilai tidak sebanding dengan besaran anggaran yang dimiliki.
Menurut pihak rumah sakit, anggaran yang dikelola berasal dari berbagai sumber dana dengan peruntukan berbeda-beda sehingga tidak dapat dinilai hanya berdasarkan total nominal anggaran secara keseluruhan.
Meski demikian, manajemen mengakui bahwa berbagai masukan dari masyarakat terkait kondisi sarana dan prasarana menjadi bahan evaluasi penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan.
Dorong Informasi yang Terverifikasi
Dalam kesempatan tersebut, pihak RSUD Batin Mangunang juga mengingatkan pentingnya proses verifikasi dan konfirmasi dalam penyampaian informasi kepada publik, terutama yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran atau tuduhan terhadap suatu pihak.
Menurut manajemen, setiap informasi yang dipublikasikan sebaiknya melalui proses pengujian fakta agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat, objektif, dan berimbang.
Menutup klarifikasinya, manajemen RSUD Batin Mangunang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui perbaikan fasilitas, penguatan tata kelola, serta koordinasi yang lebih intensif dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
“Peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama rumah sakit,” tegas pihak RSUD Batin Mangunang.












