Clickinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat resmi menggelar kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Agenda pengawasan untuk jenjang TK, SD, dan SMP ini dipusatkan di Gedung Lamban Juang, Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis, 11 Juni 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen daerah dalam mewujudkan iklim penerimaan peserta didik baru yang objektif, transparan, akuntabel, inklusif, serta bebas dari praktik diskriminasi maupun intervensi sepihak.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Pesisir Barat yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Armen Qodar, S.P., M.M. Agenda ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Marnentinus, S.IP., perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung, jajaran kepala dinas teknis, serta seluruh kepala sekolah dari tiga tingkatan se-kabupaten.
Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Barat, Marnentinus, S.IP., melaporkan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut regulasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang berpedoman pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.
Sementara itu, Asisten III Armen Qodar, saat membacakan sambutan tertulis Bupati, menegaskan bahwa akses pendidikan merupakan hak fundamental anak bangsa yang menjadi fondasi utama dalam mencetak SDM unggul dan berkarakter.
“Deklarasi dan penandatanganan pakta integritas ini merupakan bentuk janji moral, bukan sekadar dokumen administratif. Seluruh tahapan pelaksanaan SPMB di Pesisir Barat harus berjalan bersih, jujur, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan,” tegas Armen Qodar.
Guna menghindari terjadinya polemik dan kesalahpahaman di tengah wali murid, Pemkab Pesisir Barat menginstruksikan seluruh panitia tingkat satuan pendidikan untuk membuka ruang informasi seluas-luasnya mengenai kuota daya tampung, jadwal resmi, mekanisme zonasi/afiliasi, hingga pengumuman hasil seleksi.
Selain itu, Armen mengundang keterlibatan aktif dari para orang tua, kelompok masyarakat, serta pers untuk ikut mengawal jalannya proses SPMB di lapangan agar kredibilitas sistem pendidikan daerah tetap terjaga.
“Dengan semangat kolaborasi lintas sektor dan komitmen integritas yang kuat, kami optimistis pelaksanaan penerimaan murid baru tahun ini di Pesisir Barat akan berjalan tertib, lancar, dan memberikan asas keadilan bagi seluruh calon siswa,” pungkasnya.
Acara kemudian diakhiri dengan pembacaan deklarasi bersama dan penandatanganan dokumen pakta integritas oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan, kepala sekolah, serta jajaran pengawas sekolah











