Clickinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mencatatkan tonggak sejarah baru di bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan dengan mendeklarasikan status Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Tahun 2026.
Deklarasi resmi diresmikan langsung oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan di Lobi Utama Teluk Stabas, Gedung A Kompleks Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Rabu, 4 November 2026.
Pencapaian status ODF menandakan bahwa seluruh warga di wilayah pesisir paling barat Lampung tersebut kini telah beralih menggunakan fasilitas jamban sehat keluarga yang memenuhi standar kelayakan teknis. Langkah penuntasan praktik sanitasi buruk diposisikan sebagai intervensi strategis untuk memutus rantai penularan penyakit berbasis lingkungan sekaligus menekan angka prevalensi tengkes (stunting) pada kelompok usia balita.
Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menegaskan, peresmian daerah berstatus ODF bukan sekadar seremoni formalitas birokrasi, melainkan wujud tanggung jawab bersama dalam menjamin hak masyarakat terhadap lingkungan hidup yang bersih dan bermartabat.
“ODF adalah kondisi saat masyarakat tidak lagi membuang hajat di sembarang tempat dan beralih ke sarana sanitasi yang memenuhi standar higienis. Transformasi ini menjadi kunci fundamental dalam mencegah pencemaran sumber air, menekan risiko wabah penyakit menular, serta mendukung percepatan penurunan stunting pada anak-anak kita,” ujar Dedi.
Keberhasilan menuntaskan pilar pertama Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tersebut, lanjut Dedi, merupakan buah sinergi lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan-LH, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP), hingga jajaran puskesmas, kader posyandu, peratin (kepala desa), dan perangkat kecamatan di seluruh penjuru daerah.
Dedi berpesan agar deklarasi ini dijadikan pijakan awal untuk mengejar empat pilar STBM berikutnya secara bertahap, yang meliputi pembudayaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, pemilahan sampah terpadu, serta tata kelola limbah cair rumah tangga.
Apresiasi turut disampaikan Bupati kepada Tim Verifikasi ODF Dinas Kesehatan Provinsi Lampung yang telah turun ke lapangan guna menguji validitas sarana jamban sehat di tingkat pekon. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga kelestarian status ODF melalui pengawasan dan evaluasi berkala di tingkat rukun tetangga.
Deklarasi ODF dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Deasy Fitriani yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Wakapolres Pesisir Barat Kompol Sugeng Sumanto, Danramil 02 Pesisir Tengah Kapten Inf. Yusuf Rahmadi, pejabat perwakilan Kementerian Agama Rudiyanto, camat se-Kabupaten Pesisir Barat, jajaran pengurus APDESI, para peratin, serta tenaga kesehatan puskesmas.











