Clickinfo.co.id – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menggelar kunjungan kerja maraton di Kabupaten Pesisir Barat dengan meninjau tiga fasilitas pelayanan publik dan sentra ekonomi, Senin, 2 November 2026.
Agenda lapangan dipusatkan pada penguatan kelembagaan usaha nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pemantauan stabilitas pasokan serta harga pangan di Pasar Tradisional Way Batu, hingga inspeksi kelengkapan sarana medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir.
Inspeksi diawali dengan meninjau kelembagaan Koperasi Nelayan Merah Putih di kawasan TPI pesisir Krui. Peninjauan diarahkan melihat langsung kesiapan rantai usaha, manajemen serapan ikan tangkapan laut, serta efektivitas fasilitasi permodalan koperasi dalam menaikkan daya tawar para nelayan tradisional.
Rombongan kemudian bergerak menuju Pasar Way Batu guna mengecek ketersediaan komoditas pokok pangan serta mengawasi kepatuhan pedagang terhadap ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). Pemantauan langsung dilakukan demi mencegah gejolak inflasi daerah, menjaga kelancaran pasokan distribusi logistik, dan memastikan daya beli warga pesisir tetap terlindungi.
Pada sektor layanan dasar, peninjauan berlanjut ke RSUD KH. Muhammad Thohir guna memastikan keandalan sarana dan prasarana medis penunjang. Pengecekan mencakup kesiapan ruang perawatan, instalasi gawat darurat, ketersediaan obat-obatan esensial, hingga operasional alat kesehatan (alkes) penunjang keselamatan pasien rawat inap maupun rawat jalan.
Kunjungan kerja lapangan didampingi Anggota DPRD Pesisir Barat Riza Pahlepi, S.T., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Irvan Leonardo Abdullah, Kepala Dinas Kesehatan Septono, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan M. Ma’ruf, serta Kepala Dinas Perhubungan Ariswandi.
Sinergi terpadu antara Pemerintah Provinsi Lampung dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Pesisir Barat diproyeksikan mempercepat pembenahan tata niaga hasil laut, pemerataan jaring pengaman logistik pangan, serta standardisasi mutu rujukan medis di wilayah barat pesisir Lampung secara berkelanjutan.














