Clickinfo.co.id – Sebanyak 200 pelajar dari 50 tim jenjang SMA dan MA se-Provinsi Lampung beradu kecakapan sains dalam ajang Lomba Cepat Tepat (LCT) Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) ke-39 di Aula Gedung K FKIP Universitas Lampung, Selasa, 15 September 2026.
Kompetisi akademik bergengsi diselenggarakan sebagai rangkaian perayaan Dies Natalis ke-61 FKIP Unila.
MAN 1 Bandar Lampung Tim B keluar sebagai Juara I usai mengantongi 1.100 poin, disusul MAN 1 Bandar Lampung Tim A di posisi Juara II bermodal 1.000 poin. Sementara peringkat ketiga diraih SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro dengan perolehan 900 poin, serta SMAN 1 Terbanggi Besar menempati Juara Harapan I lewat raihan 500 poin.
Selain memborong dua posisi teratas, kontingen madrasah asal ibu kota provinsi menyabet predikat Juara Favorit berkat akumulasi 2.500 poin sepanjang babak penyisihan hingga final. Para pemenang berhak mengantongi piagam penghargaan, piala bergilir juara umum, dana pembinaan jutaan rupiah, hingga tiket khusus masuk perguruan tinggi tanpa tes.
Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. memastikan pihak rektorat menyediakan karpet merah bagi siswa berprestasi. Kampus menyiapkan jalur khusus penerimaan mahasiswa baru bagi para peraih gelar juara.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendampingi siswa dari berbagai sekolah di Provinsi Lampung. Kegiatan tidak sekadar seremonial. Bagi para juara, terdapat golden tiket melalui jalur mandiri di Unila atau penambahan poin untuk jalur lainnya,” ujar Suripto.
Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Unila Dr. Nurhanurawati, M.Pd. menambahkan fasilitas pendaftaran khusus disiapkan untuk memfasilitasi talenta sains muda daerah. Peluang terbuka lebar melalui jalur Golden Tiket seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2027.
“Ajang bukan hanya memberikan piala, uang pembinaan, dan sertifikat bagi para juara, melainkan membuka peluang berupa Golden Tiket Masuk Universitas Lampung 2027 bagi talenta sains terbaik,” tutur Nurhanurawati.
Dari sudut pandang pemerintah daerah, Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdikbud Provinsi Lampung Mirwan Pratama, S.STP., M.Si. memandang persaingan cerdas cermat menjadi wadah pembentukan karakter tangguh siswa. Penguasaan materi eksakta perlu diimbangi daya nalar logis serta kecakapan kerja tim.
“Prestasi akademik penting, tetapi kemajuan daerah juga membutuhkan generasi yang kreatif, kritis, mampu bekerja sama, dan dapat menyelesaikan permasalahan,” tegas Mirwan.
Ketua Pelaksana LCT MIPA ke-39 Dr. Bayu Saputra, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas antusiasme puluhan sekolah yang mendelegasikan siswa terbaik. Perlombaan dirancang bertingkat guna melatih ketenangan mental, kecepatan berhitung, serta sportivitas para kontestan.
“LCT MIPA menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan kepercayaan diri, dan belajar berkompetisi secara sehat,” kata Bayu.
Sederet pimpinan kampus tampak menghadiri pembukaan acara, di antaranya Dekan FKIP Unila Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Dekan FISIP Prof. Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., Dekan FT Dr. Hi. Ahmad Herison, S.T., M.T., Ketua LPMPP Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si., jajaran panitia Dies Natalis Unila, serta para guru pendamping dari berbagai kabupaten/kota.
















