Clickinfo.co.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus mematangkan persiapan pelaksanaan The 7th International Conference on Progressive Education (ICOPE) 2026 yang akan digelar secara hybrid pada Sabtu, 12 September 2026.
Mengusung tema “Sustainable Educational Innovation: Advancing Science, Technology, and Arts for Global Competitiveness”, ICOPE 2026 menjadi forum internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi pendidikan, dan peserta dari berbagai negara untuk berbagi gagasan, hasil penelitian, serta inovasi di bidang pendidikan.
Pelaksanaan ICOPE 2026 juga dijadwalkan dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah.
Dekan FKIP Universitas Lampung, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyampaikan bahwa ICOPE menjadi salah satu momentum penting bagi FKIP Unila dalam memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat kontribusi fakultas terhadap perkembangan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Pelaksana ICOPE 2026, Yanuar Dwi Prastyo, S.Pd., M.A., Ph.D., mengatakan bahwa panitia terus melakukan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan, baik dari sisi akademik maupun teknis.
ICOPE 2026 menghadirkan sejumlah keynote speaker dari dalam dan luar negeri. Para pembicara berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Lampung, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), University of Limerick, Irlandia, University of Management Technologies and Economics (UMTE), Rusia, serta Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia.
Berbagai topik akan dibahas dalam konferensi tersebut, mulai dari inovasi dan transformasi pendidikan, Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM), teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pendidikan, administrasi dan manajemen pendidikan, kepemimpinan dan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, keterampilan abad ke-21, hingga internasionalisasi pendidikan tinggi.
Selain menjadi ruang diseminasi hasil penelitian, ICOPE 2026 juga membuka peluang publikasi bagi artikel yang diterima melalui sejumlah jurnal mitra, termasuk jurnal yang terindeks Scopus dan SINTA.
Dengan mengangkat isu-isu strategis dalam perkembangan pendidikan, ICOPE 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran pengetahuan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan jejaring akademik baru antarinstitusi dari berbagai negara.
















