Clickinfo.co.id — Lima mahasiswa Universitas Lampung (Unila) menghadirkan inovasi berupa jaket Mountherm, jaket pintar yang dirancang untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan para pendaki gunung. Mengusung slogan “Stay Warm, Stay Safe”, jaket Mountherm mengintegrasikan teknologi pemanas tubuh dengan sistem pemantauan posisi pendaki dalam satu produk.
Tim pengembang terdiri atas Ahmad Khoirudin dan Septiah Trie Wulandari dari Jurusan Fisika, Satriyo Novriyanto dari Teknik Informatika, Abdullah Sani dari Teknik Mesin, serta Meilani Dwi Alfaira dari Teknik Elektro. Pengembangan jaket Mountherm dibimbing oleh Humairoh Ratu Ayu, S.Pd., M.Si., dosen Jurusan Fisika FMIPA Universitas Lampung.
Jaket Mountherm dikembangkan sebagai solusi bagi para pendaki yang menghadapi kondisi suhu rendah di kawasan pegunungan. Suhu rendah selama pendakian dapat menyebabkan tubuh kehilangan panas secara signifikan dan meningkatkan risiko hipotermia, terutama ketika pendaki berada dalam kondisi kelelahan atau terpapar cuaca dingin dalam waktu lama.
Untuk memberikan perlindungan dari suhu dingin, jaket Mountherm dilengkapi dengan sistem pemanas terintegrasi yang berfungsi membantu menjaga tubuh tetap hangat selama pendakian. Sistem tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan termal sehingga pendaki dapat tetap beraktivitas dengan lebih nyaman di lingkungan bersuhu rendah.
Keunggulan lain jaket Mountherm adalah adanya sistem pelacakan posisi pendaki. Melalui teknologi tersebut, keluarga di rumah dapat memantau posisi pendaki selama melakukan perjalanan. Fitur ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu meningkatkan respons apabila terjadi kondisi darurat, pendaki tersesat, atau mengalami kendala selama berada di jalur pendakian.
Pengembangan jaket Mountherm dilakukan melalui kolaborasi lintas bidang keilmuan. Mahasiswa Fisika berperan dalam aspek sistem termal dan pengukuran, mahasiswa Teknik Elektro mengembangkan aspek elektronika dan sistem kendali, mahasiswa Teknik Informatika berkontribusi pada sistem pemantauan dan perangkat lunak, sedangkan mahasiswa Teknik Mesin berperan dalam aspek desain dan konstruksi produk.
“Jaket Mountherm dirancang tidak hanya sebagai pakaian untuk menjaga tubuh tetap hangat, tetapi juga sebagai bagian dari sistem keselamatan pendaki. Melalui slogan ‘Stay Warm, Stay Safe’, kami ingin menegaskan bahwa kehangatan dan keselamatan merupakan dua hal penting yang harus diperhatikan selama melakukan aktivitas pendakian,” ungkap tim pengembang.
Sebagai produk inovasi yang memiliki potensi komersial, jaket Mountherm ditujukan untuk dipasarkan kepada para pendaki, komunitas pecinta alam, serta masyarakat yang melakukan aktivitas di lingkungan dengan suhu rendah. Tim juga terus melakukan penyempurnaan terhadap aspek kenyamanan, keamanan, desain, sistem elektronik, dan kemudahan penggunaan agar produk dapat digunakan secara optimal.
Melalui inovasi jaket Mountherm, mahasiswa Universitas Lampung menunjukkan bahwa kolaborasi lintas disiplin dapat menghasilkan teknologi yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Perpaduan antara teknologi pemanas dan sistem pelacakan posisi dalam sebuah jaket diharapkan dapat menjadikan jaket Mountherm sebagai salah satu inovasi perlengkapan pendakian yang memberikan kehangatan, kenyamanan, dan keamanan bagi pendaki serta ketenangan bagi keluarga di rumah.
“Stay Warm, Stay Safe” menjadi semangat utama jaket Mountherm: tetap hangat dalam perjalanan, tetap aman hingga kembali ke rumah.














