Clickinfo.co.id – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung efektivitas penerapan Pupuk Organik Cair (POC) dan teknologi penyemprotan menggunakan drone pertanian di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, Senin, 6 Juli 2026. Inovasi ramah lingkungan terbukti mendongkrak tonase hasil panen sekaligus memperbaiki struktur kesuburan tanah.
Di sela dialog bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Mirza mempraktikkan langsung pengoperasian pesawat nirawak pertanian yang mampu meratakan pupuk cair pada lahan satu hektare hanya dalam tempo 15 menit. Skema budidaya organik dicanangkan mampu mengerek produktivitas komoditas pangan berkisar 15 hingga 30 persen, sekaligus memangkas ketergantungan pada pasokan pupuk kimia sintetis.
“Tugas kita bersama aparatur desa dan kecamatan adalah menjaga harapan petani tetap hidup. Saya melihat semangat para petani kembali bangkit seiring naiknya hasil panen mereka,” ujar Mirza di hadapan warga tani.
Selain memacu hasil panen di hulu, pemprov memperkuat mata rantai hilirisasi di tingkat akar rumput dengan memfasilitasi mesin pengering (dryer) jagung di sentra perdesaan. Langkah terpadu bertujuan mencegah komoditas jagung dijual dalam kondisi kadar air tinggi berharga murah yang kerap merugikan petani.
Hasil panen kering diproyeksikan langsung diolah menjadi bahan baku pakan ternak serta pelet ikan lokal sehingga nilai tambah ekonominya dinikmati warga desa. Mirza menegaskan skema hilirisasi pedesaan selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto demi memastikan perputaran uang tetap berada di daerah.
“Ketika harga komoditas terjaga dan produksinya meningkat, pihak yang paling merasakan manfaat finansial tentu para petani,” pungkas Mirza.















