Clickinfo.co.id – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) bekerja sama dengan Connect Lampung menggelar kegiatan Cultural Exchange: Introducing Lampung Culture to the World, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan empat tamu asal Georgia, Amerika Serikat, yakni Jeremy Borger, Austin Williams, Michael DuVall, dan Luke Burch. Mereka diajak mengenal budaya Lampung sekaligus berinteraksi langsung dengan dosen dan mahasiswa FST.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Intan Lampung, Dr. Sovia Mas Ayu, M.A., mengatakan kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan budaya Lampung kepada masyarakat internasional sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga membuka peluang untuk mengikuti berbagai program internasional, termasuk pertukaran pelajar dan kolaborasi akademik.
“Kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman internasasional melalui interaksi langsung dengan tamu mancanegara,” ujarnya.
Sovia berharap kerja sama antara UIN Raden Intan Lampung dan Connect Lampung dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang mendukung internasionalisasi kampus.
Sementara itu, perwakilan Connect Lampung, Cassie Simmons, menjelaskan bahwa Connect Lampung merupakan komunitas yang menyediakan ruang belajar, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.
Ia mengatakan, empat tamu dari Georgia datang ke Lampung untuk mempelajari budaya lokal sekaligus mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Provinsi Lampung. Karena itu, ia mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk aktif berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kelembagaan, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama FST, Rosida Rakhmawati, Ph.D., menambahkan bahwa FST selama ini telah rutin mengadakan kelas bahasa Inggris bersama pengajar dari Connect Lampung.
“Setiap minggu ada kelas bahasa bersama mahasiswa dan dosen sebagai persiapan berbagai program internasional. Kegiatan hari ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris secara langsung bersama penutur asli,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dan dosen memperkenalkan berbagai identitas budaya Lampung, mulai dari mahkota adat Siger, kain Tapis, hingga falsafah hidup Piil Pesenggiri.
Peserta juga mengenalkan berbagai makanan hasil fermentasi yang berkaitan dengan bidang keilmuan FST, seperti tape, tape ketan, tempoyak, kolang-kaling, serta pepes ikan khas Lampung.
Selain itu, setiap program studi di lingkungan FST turut menampilkan karya dan inovasinya. Program Studi Kimia memperkenalkan pelestarian Aksara Lampung melalui Laboratorium Kimia berbasis Virtual Reality (VR). Program Studi Sistem Informasi menampilkan media pembelajaran budaya Lampung berbasis flashcard digital, sedangkan Program Studi Sains Data memperlihatkan pengolahan dan visualisasi data.
Para tamu asal Amerika Serikat juga berkesempatan mengenakan pakaian adat Lampung, mencicipi makanan khas Indonesia, serta menikmati berbagai buah tropis.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para tamu tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berdiskusi dengan dosen maupun mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat jejaring internasional UIN Raden Intan Lampung sekaligus memperkenalkan budaya Lampung kepada masyarakat dunia.
















