Clickinfo.co.id – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bekerja sama dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Sumatera Selatan meluncurkan Program Lapak Emas sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program tersebut memberikan bantuan usaha produktif kepada tiga penerima manfaat sebagai bagian dari komitmen PTBA dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui Program Lapak Emas, para penerima manfaat memperoleh bantuan sarana usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, seperti gerobak usaha, kulkas showcase, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, produktivitas, dan pendapatan sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, LMI Sumatera Selatan dipercaya sebagai mitra untuk melakukan asesmen, penyaluran bantuan, hingga pendampingan usaha kepada para penerima manfaat.
Sustainable Economic, Social & Environment Department Head PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Listati, mengatakan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan modal atau sarana usaha, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kapasitas para pelaku UMKM.
“PT Bukit Asam (Persero) Tbk meyakini bahwa pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan lahir dari sinergi antara akses terhadap sumber daya dan peningkatan kapasitas masyarakat. Melalui pelatihan manajemen keuangan bagi penerima manfaat Program Lapak Emas, kami ingin memastikan bahwa setiap dukungan yang diberikan mampu menjadi katalis lahirnya UMKM yang tangguh, adaptif, dan mandiri. Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan para penerima manfaat, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi lokal sebagai bagian dari kontribusi PTBA dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Regional Manager LMI Sumatera Selatan, Makruf, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya Program Lapak Emas setelah melalui proses persiapan yang cukup panjang.
“Alhamdulillah, Program Lapak Emas ini akhirnya dapat kami salurkan kepada para penerima manfaat setelah melalui proses yang cukup panjang. Mulai dari asesmen untuk memastikan bantuan tepat sasaran hingga berbagai persiapan perlengkapan usaha seperti pembuatan gerobak, pengadaan kulkas showcase, dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya. Seluruh tahapan tersebut kami lakukan agar program ini benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi para penerima manfaat,” katanya.
Makruf menambahkan, pendampingan kepada penerima manfaat tidak berhenti pada penyerahan bantuan usaha. LMI Sumatera Selatan telah menyiapkan berbagai program pembinaan agar para pelaku usaha mampu mengelola bisnis secara profesional.
“Para penerima manfaat juga akan mendapatkan pelatihan entrepreneurship, manajemen keuangan, hingga pembinaan karakter. Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga membangun kapasitas dan mentalitas wirausaha. Insya Allah, mereka akan terus kami dampingi hingga benar-benar mandiri dan usahanya terus berkembang,” jelasnya.
Salah seorang penerima manfaat, Janaria, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia memperoleh bantuan berupa Gerobak Emas untuk mengembangkan usaha Es Pokat Kocok yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Bukit Asam (Persero) Tbk atas bantuannya melalui LMI Sumatera Selatan yang telah memberikan bantuan usaha UMKM berupa Gerobak Emas khusus untuk berjualan Es Pokat Kocok. Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meningkatkan perekonomian keluarga kami. Kami juga mendoakan semoga PT Bukit Asam dan LMI Sumatera Selatan terus menebarkan kebaikan, semakin sukses, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Aamiin,” ungkap Janaria.
Melalui Program Lapak Emas, PT Bukit Asam bersama LMI Sumatera Selatan berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing usaha, serta mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.













