Clickinfo.co.id – SMP Negeri 19 Palembang memaknai momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dengan mengajak seluruh warga sekolah menerapkan nilai luhur dasar negara ke dalam tindakan nyata sehari-hari, melampaui seremoni upacara bendera dan teks hafalan kelas.
Nilai falsafah kebangsaan didorong mewujud dalam interaksi lingkungan belajar, mulai dari lorong kelas, area kantin, hingga etika bermedia sosial di gawai para siswa.
Kepala SMP Negeri 19 Palembang Devi Emilya, S.Pd., M.Pd. menegaskan pemahaman moral siswa tidak boleh berhenti begitu lonceng pergantian jam belajar usai.
“Pancasila bukan pelajaran yang selesai saat bel berbunyi. Maknanya harus tampak saat siswa saling menghargai, jujur mengerjakan ujian, mau membantu rekan yang kesulitan, dan berani menolak perundungan,” ujar Devi di Palembang, Senin, 28 September 2026.
Devi menyoroti tantangan generasi masa kini yang kian kompleks akibat derasnya arus keterbukaan informasi. Kemudahan akses internet dan media sosial rentan memapar anak usia sekolah pada ujaran kebencian, kabar bohong, serta sikap intoleran jika tidak dibentengi dasar kepribadian yang kokoh.
“Anak-anak hidup di dunia digital. Tugas kami di sekolah memastikan mereka tumbuh cerdas sekaligus berkarakter, berani berbeda tanpa membenci, dan bangga menjadi bagian dari Indonesia,” tuturnya.
Lebih lanjut, keteguhan sejarah bangsa mempertahankan ideologi dipandang menjadi teladan penting guna mencetak profil pelajar yang tangguh serta berintegritas.
Devi mengajak para guru, tenaga kependidikan, murid, serta orang tua berkolaborasi membangun ekosistem positif di lingkungan pendidikan.
“Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Mari kita jaga agar nilai luhur bangsa bukan sekadar pajangan dinding kelas, melainkan tumbuh di hati dan tecermin dalam perilaku harian,” pungkas Devi.









