Clickinfo.co.id — Anggota MPR RI Ahmad Muzani menyoroti peningkatan harga kopi sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur desa saat menggelar Sosialisasi Daerah Pemilihan (Dapil) di Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Rabu, 29 April 2026.
Kegiatan yang merupakan agenda resmi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ini turut dihadiri Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, serta Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali bersama sejumlah tokoh dan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Muzani menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap peran MPR sebagai penjaga konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan. Ia menyebut, penguatan wawasan kebangsaan menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat, khususnya petani kopi di Lampung yang dinilai mengalami peningkatan kesejahteraan seiring naiknya harga komoditas.
“Dulu kopi kualitas super hanya Rp25 ribu, sekarang sudah di atas Rp50 ribu bahkan mencapai Rp60 ribu. Ini kopi robusta Lampung yang kita banggakan,” ujarnya.
Tak berhenti di sektor ekonomi, Muzani turut mendorong pemerintah pusat untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, khususnya melalui program Inpres Jalan Daerah di Kabupaten Tanggamus. Menurutnya, akses jalan yang baik menjadi kunci utama dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam membangun daerah, meski tetap mengingatkan bahwa proses pembangunan membutuhkan waktu dan kesabaran.
Dalam kesempatan tersebut, Muzani turut menyinggung berbagai kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang dinilai mulai memberikan dampak positif, terutama bagi sektor pertanian.
“Pemerintah kini fokus memastikan pupuk subsidi lebih mudah diakses, cepat, dan terjangkau agar petani bisa lebih sejahtera,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan sebagai modal utama pembangunan daerah.
“Jika kita rukun dan bersatu, masyarakat bisa bekerja dengan tenang dan pembangunan dapat berjalan maksimal,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Sosialisasi Empat Pilar ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dalam bingkai NKRI,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberagaman harus menjadi kekuatan dalam mendorong kemajuan daerah, bukan sebaliknya.
Kegiatan ditutup dengan sesi dialog interaktif dan penyerapan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, serta penguatan ekonomi desa.
















