Clickinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat terus mematangkan langkah pelestarian budaya lokal yang diselaraskan dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Komitmen ini diwujudkan melalui agenda Pelatihan Senam Krui Bebakhong di Lamban Juang Rawas, Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Bupati Pesisir Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dra. Henny Yulistani.
Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus teras Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Pesisir Barat, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan peserta utusan dari puskesmas, kecamatan, hingga pekon (desa) se-kabupaten setempat.
Saat membacakan sambutan tertulis Bupati, Henny Yulistani menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari visi besar daerah untuk mengenalkan identitas budaya lokal melalui aktivitas fisik yang rekreatif.
“Senam Krui Bebakhong bukan sekadar gerakan olahraga untuk kebugaran jasmani, melainkan manifestasi identitas kebudayaan daerah yang wajib kita jaga, lestarikan, dan kembangkan bersama secara kolektif,” tegas Henny.
Selain merawat tradisi asli bumi para sai batin dan ulama, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat sinergi roda pemerintahan dari tingkat kabupaten, tenaga kesehatan di puskesmas, hingga masyarakat di tingkat pekon.
Di lokasi yang sama, Ketua Perwosi Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardianti Dedi, mengapresiasi tingginya antusiasme para kader dan instruktur senam yang hadir memadati lokasi pelatihan.
Menurut Dian, keterlibatan berbagai elemen dari tingkat bawah menjadi modal berharga agar olahraga berbasis kearifan lokal ini bisa cepat memasyarakat.
Sepanjang sesi, pelatihan berlangsung semarak dan penuh energi. Para peserta tampak kompak mempraktikkan detail demi detail gerakan Senam Krui Bebakhong yang dipandu langsung oleh instruktur profesional.
Melalui standardisasi gerakan lewat pelatihan ini, Pemkab Pesisir Barat optimis Senam Krui Bebakhong kelak dapat semakin populer dan mapan sebagai salah satu ikon olahraga sekaligus budaya khas andalan Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama.












