Clickinfo.co.id – Jajaran Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) secara resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Bandung masa bakti 2026–2030 di Pendopo Wali Kota Bandung, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Pengukuhan dipimpin langsung pucuk pimpinan DPN PERADI dengan menetapkan Henryanrico Silitonga, S.H., C.L.A., C.T.A. sebagai Ketua DPC PERADI Bandung.
Prosesi pelantikan menandai dimulainya masa kepengurusan baru organisasi profesi advokat di Kota Kembang. Dalam pengarahannya, Ketua Umum DPN PERADI meminta jajaran pengurus cabang menjalankan amanah roda organisasi berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), meningkatkan kompetensi keilmuan anggota, serta mengutamakan pembelaan bagi masyarakat pencari keadilan.
Pimpinan pusat PERADI menegaskan pentingnya menjaga keluhuran martabat advokat sebagai profesi terhormat (officium nobile). Kehadiran advokat tidak semata berkutat pada penanganan perkara bernilai komersial di ruang pengadilan, melainkan harus berdiri membela hak-hak kelompok masyarakat rentan dan terpinggirkan.
“Melalui peluncuran Pilot Project Pro Bono Center di Bandung, kita ingin memastikan bahwa akses terhadap keadilan adalah hak setiap warga negara tanpa memandang latar belakang ekonomi,” tegas Ketua Umum DPN PERADI.
Ketua DPC PERADI Bandung terpilih Henryanrico Silitonga menyatakan kesiapan jajarannya membawa organisasi lebih terbuka dan berakar di tengah masyarakat luas. Pendekatan humanis dan peningkatan mutu pelayanan hukum bagi anggota maupun warga menjadi komitmen kerja kepengurusan periode 2026–2030.
Struktur kepengurusan DPC PERADI Bandung masa bakti 2026–2030 menempatkan Drs. H. Tubagus Kun, S.H., M.Si., M.M. sebagai Ketua Dewan Penasehat didampingi Fidelis Giawa, S.H. Pada jajaran pengurus harian, Henryanrico Silitonga didukung empat wakil ketua, yakni I Nengah Merta (Wakil Ketua I), R. Dodi Budi Kelana (Wakil Ketua II), Idris Cardi Pasaribu (Wakil Ketua III), dan Todi Ardiyansyah Prabu (Wakil Ketua IV). Posisi Sekretaris dijabat Bayu Listiawan didampingi Wakil Sekretaris Erwan Eka Sasrasasmita, serta Bendahara diamanahkan kepada Fina Fitria Dewi.
Kepengurusan turut diperkuat sepuluh ketua bidang teknis, meliputi Imam Nur Falah (Organisasi, Keanggotaan, Litbang), Rudy Harto (Pengembangan Hukum, Cyber & IT), Engkos Koswara (Pelaksanaan PKPA, UPA & Penyumpahan), Dedi Suprato (Pembelaan Profesi & Kode Etik), Diar Purbaya Sari (Probono Bantuan Hukum & Advokasi HAM), Robby Nurfallah bersama Rifka Feminia (Perlindungan Hukum Perempuan & Anak), Fadhlan Dwiansyah (Humas), Yusep Safyan Ali (Usaha & Perlengkapan), Raden Indry Rachman Kusuma (Rohani, Adat & Sosial Budaya), serta Yuda Nugraha (Kerja Sama Antar Lembaga).















