• Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, Juni 10, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Dilema Indonesia Pasca Penandatanganan Board of Peace

AidilEditorAidil
08/03/2026
in Opini
A A
Dilema Indonesia Pasca Penandatanganan Board of Peace

Gambar: Ilustrasi

Clickinfo.co.id – POSISI Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani keterlibatan Indonesia dalam inisiatif tersebut. Perdebatan di kalangan akademisi, pengamat hubungan internasional, serta organisasi masyarakat pun mengemuka, terutama setelah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah pada awal Maret 2026.

Wacana mengenai BoP semakin menguat menyusul serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang memicu ketegangan geopolitik baru di kawasan tersebut. Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai posisi moral dan politik Indonesia dalam forum yang digagas oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Board of Peace sendiri merupakan sebuah inisiatif internasional yang bertujuan mendorong stabilisasi dan rekonstruksi wilayah Gaza Strip pasca konflik berkepanjangan. Forum tersebut lahir melalui Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nomor 2803, yang diharapkan menjadi kerangka kerja diplomatik bagi negara-negara yang terlibat dalam upaya perdamaian di kawasan tersebut.

ArtikelTerkait

Isu Premanisme Bayangi Munas HIPMI di Lampung

Saatnya Reformasi Total Sistem Keimigrasian Nasional

Namun, dinamika geopolitik yang berubah cepat membuat pemerintah Indonesia mengambil langkah kehati-hatian. Melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pemerintah memutuskan untuk menangguhkan sementara seluruh pembahasan terkait keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace.

Keputusan penangguhan tersebut diambil sebagai respons atas situasi keamanan yang semakin tidak menentu di Timur Tengah. Pemerintah kini memprioritaskan perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah konflik, khususnya di Iran.

Langkah-langkah antisipatif, termasuk persiapan evakuasi WNI dari kawasan yang berpotensi terdampak konflik, tengah dipersiapkan oleh pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian serta perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.

Kebijakan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menempatkan keselamatan warga negara sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Di dalam negeri, keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace memicu perdebatan di kalangan akademisi dan pengamat politik internasional. Sejumlah pakar dan organisasi masyarakat mendesak agar Indonesia menarik diri dari forum tersebut.

Mereka menilai BoP berpotensi menjadi instrumen hegemoni politik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah yang dikhawatirkan dapat melemahkan konsistensi dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Sebagian kalangan bahkan menilai partisipasi Indonesia dalam forum tersebut dapat dimaknai sebagai bentuk legitimasi terhadap kebijakan militer Israel, terutama dalam konteks konflik di Gaza.

Kritik juga datang dari akademisi hubungan internasional yang menilai bahwa langkah tersebut perlu dikaji ulang secara mendalam agar tidak bertentangan dengan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Di sisi lain, pemerintah memandang keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sebagai peluang diplomasi untuk berkontribusi langsung dalam proses perdamaian dan rekonstruksi Palestina.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam forum tersebut memberikan ruang bagi Indonesia untuk mengawal proses stabilisasi serta memastikan bahwa kepentingan rakyat Palestina tetap menjadi perhatian utama komunitas internasional.

Pemerintah juga menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace tidak dapat diartikan sebagai bentuk normalisasi hubungan dengan Israel.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga menegaskan bahwa komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina tetap menjadi bagian penting dari politik luar negeri Indonesia.

Sejumlah pakar hubungan internasional menilai bahwa Indonesia perlu memperkuat posisi diplomatiknya dengan membangun aliansi yang lebih luas, terutama dengan negara-negara Global South serta negara-negara di Uni Eropa yang memiliki sikap kritis terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah.

Sebagai contoh, Spanyol dinilai menunjukkan sikap tegas dengan menolak memfasilitasi penggunaan wilayahnya untuk operasi militer yang berpotensi memperluas konflik di kawasan tersebut.

Langkah-langkah semacam ini dianggap penting untuk memperkuat posisi tawar diplomasi Indonesia dalam berbagai forum internasional, sekaligus menjaga konsistensi prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi landasan diplomasi Indonesia.

Situasi yang berkembang menempatkan Indonesia pada posisi yang tidak mudah. Di satu sisi, keterlibatan dalam Board of Peace dapat dimanfaatkan sebagai sarana diplomasi untuk memperjuangkan perdamaian Palestina. Namun di sisi lain, partisipasi tersebut juga berisiko memunculkan persepsi bahwa Indonesia berada dalam orbit kepentingan geopolitik negara-negara besar.

Karena itu, sejumlah pengamat menilai bahwa pemerintah perlu mengambil langkah strategis yang matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek, baik politik, diplomatik, maupun moral.

Pada akhirnya, keputusan yang diambil harus mampu menjaga kedaulatan politik luar negeri Indonesia sekaligus mempertahankan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Dalam situasi geopolitik yang semakin kompleks, konsolidasi nasional serta koordinasi lintas lembaga menjadi faktor penting agar kebijakan luar negeri Indonesia tetap konsisten, independen, dan berpihak pada kepentingan bangsa serta perdamaian global.

Via: Junaidi Ismail
Tags: Board of PeaceIndonesiaJunaidi IsmailOpini
Previous Post

Festival Anak Muslim 2026: Cara Masjid Al Iman Rajabasa Cetak Generasi Tangguh di Bulan Ramadan

Next Post

Ustadz Mualif Ridwan Ajak Jamaah Raih Keberkahan Ramadan

Related Posts

Isu Premanisme Bayangi Munas HIPMI di Lampung

Isu Premanisme Bayangi Munas HIPMI di Lampung

10/06/2026
Saatnya Reformasi Total Sistem Keimigrasian Nasional

Saatnya Reformasi Total Sistem Keimigrasian Nasional

09/06/2026
Balas Ejekan dengan Santun

Balas Ejekan dengan Santun

08/06/2026
Juara Dunia, Ongkos Sendiri 

Juara Dunia, Ongkos Sendiri 

07/06/2026
Uji Itikad Baik JC Sony di Kasus Korupsi MBG 

Uji Itikad Baik JC Sony di Kasus Korupsi MBG 

06/06/2026
Jabatan Bukan Jalan Pintas Menuju Kekayaan

Jabatan Bukan Jalan Pintas Menuju Kekayaan

05/06/2026
Next Post
Ustadz Mualif Ridwan Ajak Jamaah Raih Keberkahan Ramadan

Ustadz Mualif Ridwan Ajak Jamaah Raih Keberkahan Ramadan

Dugaan Manipulasi Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Tanggamus Disorot, HMI Hukum UBL Kawal Kasus

Dugaan Manipulasi Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Tanggamus Disorot, HMI Hukum UBL Kawal Kasus

Aksi Kemanusiaan di Gaza, Hulun Peduli Indonesia Bagikan 5.000 Paket Iftar

Aksi Kemanusiaan di Gaza, Hulun Peduli Indonesia Bagikan 5.000 Paket Iftar

Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

Korban Kekerasan Seksual Merbau Mataram Melahirkan, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku

Meriahkan Ramadan, 100 Peserta Ikuti Remember Sapa Nusantara di TPA Nurul Ma’ruf

Meriahkan Ramadan, 100 Peserta Ikuti Remember Sapa Nusantara di TPA Nurul Ma’ruf

Semarakkan HUT Pomad ke-80, Kejuaraan ORADO Antar Klub Siap Digelar Gratis di Lampung
Berita

Semarakkan HUT Pomad ke-80, Kejuaraan ORADO Antar Klub Siap Digelar Gratis di Lampung

EditorIrzon
10/06/2026

Clickinfo.co.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) ke-80, Kejuaraan ORADO Antar Klub siap dihelat di...

Read more
Isu Premanisme Bayangi Munas HIPMI di Lampung

Isu Premanisme Bayangi Munas HIPMI di Lampung

10/06/2026
Dukung Program E10 Tahun 2028, Pemerintah Siapkan Empat Pabrik Bioetanol di Lampung

Dukung Program E10 Tahun 2028, Pemerintah Siapkan Empat Pabrik Bioetanol di Lampung

09/06/2026
PKS Pemkab Pesisir Barat-TNBBS Fokus pada Jalan Way Haru, Jembatan, dan Pengamanan Kawasan Konservasi

PKS Pemkab Pesisir Barat-TNBBS Fokus pada Jalan Way Haru, Jembatan, dan Pengamanan Kawasan Konservasi

09/06/2026
Pasca Pembakaran Gubuk di Lahan Eks HGU Tanggamus, Jubir Tiga Marga Bantah Ada Komando Perusakan

Pasca Pembakaran Gubuk di Lahan Eks HGU Tanggamus, Jubir Tiga Marga Bantah Ada Komando Perusakan

09/06/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.