• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, September 1, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

NU Pascamuktamar: Kembali ke Akar, Melangkah ke Masa Depan

AidilEditorAidil
31/08/2026
in Opini
A A
NU Pascamuktamar: Kembali ke Akar, Melangkah ke Masa Depan

H. Makmur, M.Ag., Wakil Ketua PWNU Lampung. | Ist

Clickinfo.co.id – Pesan Tersembunyi dari Muktamar Ke-35 Tambakberas.

Muktamar NU ke-35 di Tambakberas telah selesai. Rais Aam dan Ketua Umum PBNU telah terpilih. KH Miftahul Ahyar kembali dipercaya sebagai Rais Aam, sementara KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dipercaya memimpin Tanfidziyah.

Namun, Muktamar tidak hanya tentang siapa yang terpilih. Ada pesan yang jauh lebih penting: ke mana NU akan melangkah setelah ini?

ArtikelTerkait

NU Bukan Hanya Besar, Tapi Harus Dipercaya

Tunggu Kalah di MK, Baru Lindungi Rakyat

Jika dicermati dari gagasan yang disampaikan para pemimpin NU, sepertinya ada satu arah yang hendak ditegaskan: kembali ke akar, tetapi bukan untuk kembali ke masa lalu. Justru untuk menemukan pijakan yang kokoh agar mampu melangkah ke masa depan.

Salah satu gagasan penting yang muncul adalah keinginan menjadikan kembali Qanun Asasi karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari sebagai pijakan dan road map perjalanan NU.

Qanun Asasi bukan sekadar dokumen sejarah. Ia merupakan rumusan dasar yang sejak awal dimaksudkan sebagai pedoman bagi NU dalam menjalankan kehidupan jam’iyah. Setelah Muktamar Situbondo 1984 dan kembalinya NU kepada Khittah 1926, Qanun Asasi kembali menjadi fondasi penting. Namun, selama ini perhatian lebih banyak tertuju pada bagian awalnya. Kini muncul dorongan untuk membaca dan menjadikannya pedoman secara lebih utuh.

Di sinilah makna “kembali ke akar” menjadi penting. Kembali ke akar bukan berarti NU harus mundur ke masa lalu. Pohon yang sehat justru semakin tinggi karena akarnya semakin kuat. Semakin jauh NU ingin melangkah, semakin kuat pula ia harus mengenali akar sejarah dan nilai yang membentuknya. Inilah visi Gus Kikin, sang nakhoda baru PBNU.

Menariknya, gagasan tersebut bertemu dengan pesan Rais Aam KH Miftahul Ahyar dalam sambutannya pada penutupan Muktamar yang merujuk pada tiga ayat Al-Qur’an: Al-Baqarah ayat 30, Hud ayat 61, dan Adz-Dzariyat ayat 56.

Al-Baqarah ayat 30 mengingatkan manusia tentang tugas sebagai khalifah di bumi. Hud ayat 61 berbicara tentang tugas memakmurkan bumi. Sedangkan Adz-Dzariyat ayat 56 mengingatkan bahwa seluruh perjalanan hidup pada akhirnya bermuara kepada pengabdian kepada Allah.

Jika ketiga ayat itu dibaca sebagai satu kesatuan, seakan ada sebuah peta perjalanan: menata kehidupan, memakmurkan bumi, dan mengabdikan semuanya kepada Allah.

Inilah yang membuat Muktamar ke-35 menjadi menarik. NU tidak hanya berbicara tentang bagaimana mengurus organisasi, tetapi tentang bagaimana menghadirkan manfaat yang lebih luas. Bukan hanya membesarkan struktur, tetapi membangun peradaban. Bukan hanya memperbanyak lembaga, tetapi memastikan keberadaannya benar-benar memberi kemaslahatan.

Karena itu, kembali kepada Qanun Asasi harus dibaca sebagai upaya memperkuat identitas, bukan menutup diri dari perubahan.

NU harus tetap menjadi NU, tetapi NU yang mampu menjawab persoalan zaman.

Dunia berubah sangat cepat. Teknologi berkembang, kecerdasan buatan hadir, pola ekonomi berubah, generasi muda memiliki cara berpikir yang berbeda, dan persoalan kemanusiaan semakin kompleks. NU tidak mungkin menjawab semuanya hanya dengan cara-cara lama.

Namun, perubahan juga tidak boleh membuat NU kehilangan arah. Akar memberi identitas. Masa depan membutuhkan keberanian.

Karena itu, tugas kepemimpinan baru bukan sekadar menjaga apa yang sudah ada, tetapi menerjemahkan nilai-nilai warisan para muassis ke dalam bahasa zaman.

Mungkin inilah pesan tersembunyi dari Muktamar Tambakberas: NU harus kembali menemukan akarnya agar mampu menentukan arah masa depannya.

Kita tidak tahu seperti apa NU lima puluh atau seratus tahun mendatang. Tetapi kita bisa memastikan satu hal: NU harus tetap menjadi rumah besar yang berilmu, beradab, berkhidmah, dan memberi manfaat.

Muktamar telah selesai. Pemimpin telah dipilih. Kini saatnya bekerja. Sebab, pada akhirnya, sejarah tidak akan bertanya hanya siapa yang terpilih di Tambakberas. Sejarah akan bertanya: apa yang mereka lakukan setelah terpilih?

Jika Qanun Asasi menjadi pijakan, Khittah menjadi kompas, ilmu menjadi dasar, dan kemaslahatan umat menjadi tujuan, maka insyaallah NU tidak hanya akan mampu bertahan menghadapi perubahan zaman, tetapi juga mampu ikut menentukan arah perubahan itu.

Kembali ke akar bukan untuk mundur. Kembali ke akar adalah cara untuk tumbuh lebih tinggi, melangkah lebih jauh, dan menjemput masa depan.

Sukses untuk seluruh muktamirin.

 

Oleh: H. Makmur, M.Ag.
Wakil Ketua PWNU Lampung

Via: H. Makmur, M.Ag.
Tags: MuktamarNahdlatul UlamaOpini
Previous Post

Tembus Tiga Besar Nasional PPD 2026, Lampung Selatan Melaju ke Tahap Akhir

Next Post

Wagub Jihan Ajak Dokter Baru Unila Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Related Posts

NU Bukan Hanya Besar, Tapi Harus Dipercaya

NU Bukan Hanya Besar, Tapi Harus Dipercaya

01/09/2026
Tunggu Kalah di MK, Baru Lindungi Rakyat

Tunggu Kalah di MK, Baru Lindungi Rakyat

31/08/2026
MK Bebaskan Kritik, Rakyat Diuji Jaga Adab

MK Bebaskan Kritik, Rakyat Diuji Jaga Adab

30/08/2026
Prof Rudy dan Harapan Baru bagi Unila

Prof Rudy dan Harapan Baru bagi Unila

29/08/2026
Menuju Pengesahan RUU Perampasan Aset 

Menuju Pengesahan RUU Perampasan Aset 

28/08/2026
Satelit Sudah Ada, Mengapa Karhutla Masih Terjadi?

Satelit Sudah Ada, Mengapa Karhutla Masih Terjadi?

27/08/2026
Next Post
Wagub Jihan Ajak Dokter Baru Unila Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Wagub Jihan Ajak Dokter Baru Unila Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Pilihan Suku Cadang Alternatif Toyota Makin Beragam, T-OPT Bidik Pasar Aftermarket

Pilihan Suku Cadang Alternatif Toyota Makin Beragam, T-OPT Bidik Pasar Aftermarket

Cegah Karhutla, Pemkab Pesisir Barat Tingkatkan Koordinasi Bersama TNI

Cegah Karhutla, Pemkab Pesisir Barat Tingkatkan Koordinasi Bersama TNI

Cegah Dampak Kabut Asap, Kejari Banyuasin Bagikan Masker kepada Pengendara

Cegah Dampak Kabut Asap, Kejari Banyuasin Bagikan Masker kepada Pengendara

Semester II 2026, Kejari Banyuasin Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara

Semester II 2026, Kejari Banyuasin Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara

NU Bukan Hanya Besar, Tapi Harus Dipercaya
Opini

NU Bukan Hanya Besar, Tapi Harus Dipercaya

EditorIrzon
01/09/2026

Clickinfo.co.id - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, telah selesai. KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya sebagai Rais...

Read more
Reses Dapil IV Palembang, Dewan Dorong Sekolah Lebih Layak dan Layanan Kesehatan Maksimal

Reses Dapil IV Palembang, Dewan Dorong Sekolah Lebih Layak dan Layanan Kesehatan Maksimal

31/08/2026
Semester II 2026, Kejari Banyuasin Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara

Semester II 2026, Kejari Banyuasin Musnahkan Barang Bukti 124 Perkara

31/08/2026
Cegah Dampak Kabut Asap, Kejari Banyuasin Bagikan Masker kepada Pengendara

Cegah Dampak Kabut Asap, Kejari Banyuasin Bagikan Masker kepada Pengendara

31/08/2026
Cegah Karhutla, Pemkab Pesisir Barat Tingkatkan Koordinasi Bersama TNI

Cegah Karhutla, Pemkab Pesisir Barat Tingkatkan Koordinasi Bersama TNI

31/08/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.