• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Oktober 13, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Satelit Sudah Ada, Mengapa Karhutla Masih Terjadi?

IrzonEditorIrzon
27/08/2026
in Opini
A A
Satelit Sudah Ada, Mengapa Karhutla Masih Terjadi?

Satelit Sudah Ada, Mengapa Karhutla Masih Terjadi?

Clickinfo.co.id – Sebagai salah satu Daerah di Indonesia, Lampung kini memiliki “mata” yang mampu mengawasi wilayahnya dari luar angkasa. Satelit Lampung-1 sukses diluncurkan dari China pada 5 Agustus 2026 melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung dengan STAR.VISION. Salah satu tujuan pentingnya adalah mendeteksi dini titik api dan membantu memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Namun justru di sinilah pertanyaan masyarakat menjadi semakin tajam. Kalau Lampung sudah memiliki satelit sendiri, mengapa karhutla masih terjadi dan bahkan sempat meluas?

Pertanyaan ini tentu tidak berarti menyalahkan satelit. Satelit hanyalah alat. Yang patut dipertanyakan adalah bagaimana Pemerintah Provinsi Lampung menggunakan informasi dan teknologi tersebut untuk mencegah bencana.

ArtikelTerkait

Dua Tahun Terakhir Mencari Nafkah Kian Sulit, Jamal Pengurus KNPI Lampung: Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Harapan

Gemala Hatta dan Relevansi Kepemimpinan Bung Hatta

Lampung-1 dibekali teknologi hiperspektral, kecerdasan buatan (AI), serta resolusi spasial hingga sekitar 5 meter. Kemampuannya sangat potensial untuk membantu mendeteksi anomali panas dan memberikan informasi mengenai kondisi wilayah secara lebih cepat dan rinci.

Maka, apabila titik panas sudah dapat diketahui, tetapi kebakaran tetap berkembang, masyarakat berhak mempertanyakan kecepatan respons dan kesiapsiagaan pemerintah daerah. Sebab teknologi tidak akan berguna apabila hanya berhenti pada layar komputer.

Karhutla di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) seharusnya menjadi momentum evaluasi serius. Kemarau, vegetasi kering dan angin memang merupakan faktor alam yang mempercepat penyebaran api. Dugaan kelalaian atau kesengajaan manusia juga harus ditelusuri aparat.

Tetapi pemerintah tidak boleh menjadikan faktor alam dan ulah manusia sebagai alasan untuk menutupi kemungkinan lemahnya sistem pencegahan.

Bukankah justru fungsi pemerintah adalah mengantisipasi risiko sebelum berubah menjadi bencana?

Jika pemerintah sudah memiliki kemampuan pemantauan dari udara, semestinya ada sistem peringatan dini yang bekerja hingga ke tingkat lapangan. Begitu titik api terdeteksi, harus ada petugas yang segera bergerak, sarana pemadaman yang siap, koordinasi lintas instansi yang efektif dan komando yang tidak berbelit-belit.

Jangan sampai satelit sudah melihat api dari angkasa, sementara pemerintah baru sibuk setelah asap membumbung dan lahan terbakar luas.

Lebih dari 250 personel gabungan memang telah berjibaku di lapangan. Mereka patut mendapatkan apresiasi karena menghadapi medan berat, keterbatasan sumber air dan lokasi yang sulit dijangkau.

Namun perjuangan petugas di lapangan tidak boleh dijadikan pembenaran bahwa sistem pemerintah sudah berjalan sempurna.

Justru harus ditanyakan, mengapa api bisa berkembang sedemikian jauh sebelum penanganan efektif dilakukan? Apakah informasi titik panas sudah diterima tepat waktu? Apakah informasi tersebut segera diterjemahkan menjadi tindakan? Apakah peralatan dan personel sudah ditempatkan berdasarkan peta risiko?

Inilah evaluasi yang seharusnya dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung.

Kita tidak membutuhkan pemerintah yang hanya mampu menunjukkan bahwa Lampung telah memiliki satelit canggih. Masyarakat membutuhkan pemerintah yang mampu mengubah kecanggihan teknologi menjadi tindakan nyata.

Satelit Lampung-1 jangan sampai hanya menjadi simbol kemajuan teknologi Lampung, sementara karhutla tetap berulang setiap musim kemarau.

Pemerintah Provinsi Lampung harus berani melakukan evaluasi secara terbuka. Jika terdapat kelemahan koordinasi, perencanaan, pengawasan atau respons, perbaiki. Jika ada pejabat atau institusi yang lalai menjalankan tugas, jangan ragu melakukan pembenahan.

Sebab anggaran dan teknologi pada akhirnya harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

Satelit sudah melihat dari langit. Sekarang masyarakat menunggu apakah Pemerintah Provinsi Lampung benar-benar mampu melihat, mencegah dan bertindak sebelum api menjadi bencana.

Jangan sampai rakyat memiliki satelit, tetapi pemerintah kehilangan kecepatan.

Karena dalam urusan karhutla, terlambat bertindak bukan hanya persoalan administrasi. Kelalaian dapat berarti hutan terbakar, satwa terancam, lingkungan rusak dan masyarakat menjadi korban.

 

Bandar Lampung, 27 Agustus 2026

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Ketua Umum Poros Wartawan Lampung

Tags: Karhutla LampungSatelit Lampung-1Taman Nasional Way Kambas
Previous Post

Tanggamus Jajaki Investasi China, Kelapa dan Perikanan Jadi Andalan

Next Post

Gandeng Mabes TNI di Kalianda, Bupati Egi Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Related Posts

Dua Tahun Terakhir Mencari Nafkah Kian Sulit, Jamal Pengurus KNPI Lampung: Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Harapan

Dua Tahun Terakhir Mencari Nafkah Kian Sulit, Jamal Pengurus KNPI Lampung: Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Harapan

13/10/2026
Gemala Hatta dan Relevansi Kepemimpinan Bung Hatta

Gemala Hatta dan Relevansi Kepemimpinan Bung Hatta

13/10/2026
Sherly Tjoanda Jadi Inspirasi; Karna Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji

Sherly Tjoanda Jadi Inspirasi; Karna Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Janji

12/10/2026
Belajar Menolak dari Bung Hatta

Belajar Menolak dari Bung Hatta

12/10/2026
Bung Hatta, Obligasi Negara dan Sepatu Bally

Bung Hatta, Obligasi Negara dan Sepatu Bally

11/10/2026
Wakil Presiden dan Warisan Intelektual Bung Hatta

Wakil Presiden dan Warisan Intelektual Bung Hatta

10/10/2026
Next Post
Gandeng Mabes TNI di Kalianda, Bupati Egi Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Gandeng Mabes TNI di Kalianda, Bupati Egi Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Refleksi Satu Tahun Nanda-Anton di Pesawaran: Ekonomi Tumbuh 5,38 Persen dan Pertahankan WTP 10 Kali

Refleksi Satu Tahun Nanda-Anton di Pesawaran: Ekonomi Tumbuh 5,38 Persen dan Pertahankan WTP 10 Kali

Persiapan Cor Dak Lantai 2 Pondok Tahfizh Al Iman, Panitia Cek Ketahanan Bondek dan Besi

Persiapan Cor Dak Lantai 2 Pondok Tahfizh Al Iman, Panitia Cek Ketahanan Bondek dan Besi

Kolaborasi Strategis BRI dan BRI Insurance Lampung, Bayar Klaim Heavy Equipment Rp290,5 Juta

Kolaborasi Strategis BRI dan BRI Insurance Lampung, Bayar Klaim Heavy Equipment Rp290,5 Juta

Buka Akses Empat Pekon di Bangkunat, Bupati Dedi Irawan Letakkan Batu Pertama Jembatan Way Pemerihan

Buka Akses Empat Pekon di Bangkunat, Bupati Dedi Irawan Letakkan Batu Pertama Jembatan Way Pemerihan

Dapoer Santan Kuliner Horison Lampung Tawarkan Buffet Tematik Setiap Sabtu Malam
Berita

Dapoer Santan Kuliner Horison Lampung Tawarkan Buffet Tematik Setiap Sabtu Malam

EditorAidil
13/10/2026

Clickinfo.co.id — Menikmati hidangan khas Nusantara di hotel berbintang bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi akhir pekan. Hotel Horison Lampung...

Read more
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Desa untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Desa untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

13/10/2026
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kehutanan, Dorong Kelestarian dan Kesejahteraan Masyarakat

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kehutanan, Dorong Kelestarian dan Kesejahteraan Masyarakat

13/10/2026
Buka Festival Literasi Tanggamus, Bupati Saleh Asnawi Tekankan Pentingnya Budaya Membaca

Buka Festival Literasi Tanggamus, Bupati Saleh Asnawi Tekankan Pentingnya Budaya Membaca

13/10/2026
Dua Tahun Terakhir Mencari Nafkah Kian Sulit, Jamal Pengurus KNPI Lampung: Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Harapan

Dua Tahun Terakhir Mencari Nafkah Kian Sulit, Jamal Pengurus KNPI Lampung: Rakyat Butuh Kepastian, Bukan Sekadar Harapan

13/10/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.