Clickinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Batu Gukhi, kompleks perkantoran Pemda Kabupaten Pesisir Barat, Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pesisir Barat–Lampung Barat atau yang mewakili, serta para kepala perangkat daerah dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topan, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.
Selain itu, meningkatnya mobilitas masyarakat juga dapat berdampak pada kelancaran lalu lintas serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Melalui forum High Level Meeting ini kita memperkuat koordinasi dan sinergi antar lembaga guna mengantisipasi berbagai potensi risiko, baik dari sisi perekonomian, keamanan, maupun ketertiban masyarakat,” ujar Irawan Topan.
Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Pesisir Barat merupakan daerah wisata yang berada di jalur strategis lintas barat Sumatera. Oleh karena itu, kondisi daerah harus tetap dipastikan aman, nyaman, dan kondusif selama periode libur Idulfitri.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama.
Pertama, terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran TNI, Polri, dan Satpol PP diharapkan terus bersinergi dalam menjaga keamanan, khususnya di objek vital, pusat keramaian, tempat ibadah, kawasan wisata, pasar, serta lokasi strategis lainnya.
Kedua, terkait kelancaran lalu lintas dan transportasi, Dinas Perhubungan diminta melakukan pengaturan arus lalu lintas, memastikan kelancaran distribusi bahan pokok, serta mendirikan posko pelayanan terpadu di titik-titik strategis. Pengawasan juga perlu diperkuat di daerah rawan bencana dan rawan kecelakaan.
Ketiga, terkait ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian diminta terus memantau stok serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Koordinasi dengan Satgas Pangan juga diperlukan guna mencegah praktik yang merugikan masyarakat, seperti penimbunan barang.
Wakil Bupati berharap melalui High Level Meeting dan capacity building TPID ini dapat dihasilkan rumusan kebijakan yang konkret, terukur, dan implementatif dalam menekan laju inflasi daerah.
“Dengan sinergi dan koordinasi yang baik, kita berharap masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita,” tutupnya.













