Clickinfo.co.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali memperoleh kepercayaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai salah satu Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) seleksi penerimaan Beasiswa Kerajaan Maroko Tahun 2026.
Penunjukan tersebut dilaksanakan melalui UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Intan Lampung bersama Konsorsium Pusat Bahasa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia.
UIN Raden Intan Lampung menjadi satu dari 16 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang dipercaya menyelenggarakan proses seleksi nasional bagi calon penerima beasiswa pemerintah Kerajaan Maroko.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Raden Intan Lampung, Dr. H. Nadirsah Hawari, Lc., M.A., mengatakan penunjukan tersebut merupakan bentuk pengakuan pemerintah terhadap kapasitas UIN RIL dalam penyelenggaraan seleksi akademik dan pengembangan kompetensi bahasa asing.
“Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa UIN Raden Intan Lampung memiliki kualitas layanan akademik dan pengembangan bahasa asing yang mampu mendukung pelaksanaan seleksi berskala nasional,” ujarnya.
Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor B-1678/DJ.I/PP.04/05/2026 tentang Seleksi Penerimaan Beasiswa Kerajaan Maroko melalui Kementerian Agama Tahun 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI pada 21 Mei 2026.
Dalam pengumuman tersebut dijelaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan oleh Konsorsium Pusat Bahasa PTKI melalui dua tahapan utama, yakni Computer Based Test (CBT) kemampuan bahasa Arab dan wawancara.
Program Beasiswa Kerajaan Maroko merupakan hasil kerja sama antara Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI) dengan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pada tahun 2026, pemerintah Kerajaan Maroko menyediakan 50 kuota beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan jenjang Strata Satu (S1) di berbagai perguruan tinggi di Maroko.
Seleksi diperuntukkan bagi lulusan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya/Satuan Pendidikan Muadalah, serta SMA/SMK sederajat lulusan tahun 2025 dan 2026.
Calon peserta diwajibkan melakukan pendaftaran melalui laman resmi maroko.kpbptki.or.id dengan melampirkan dokumen administrasi berupa KTP, ijazah dan transkrip nilai bagi lulusan 2025, Surat Keterangan Lulus (SKL) atau rapor kelas XII bagi lulusan 2026, pasfoto ukuran 3×4, serta surat izin orang tua atau wali yang telah dibubuhi materai.
Selain mengikuti CBT kemampuan bahasa Arab, peserta juga akan menjalani tahap wawancara yang meliputi hafalan Al-Qur’an minimal satu juz, qiraatul kutub, wawasan keislaman, dan wawasan kebangsaan. Pelaksanaan wawancara dilakukan secara tatap muka di Perguruan Tinggi Penyelenggara yang dipilih peserta saat melakukan pendaftaran.
Nadirsah menegaskan, UIN Raden Intan Lampung siap memberikan layanan seleksi yang profesional, objektif, transparan, dan berkualitas bagi seluruh peserta yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, khususnya di Maroko.
“Kami berharap pelaksanaan seleksi ini berjalan lancar serta mampu memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi terbaik di Maroko,” katanya.
Pendaftaran seleksi dibuka pada 26 Mei hingga 5 Juni 2026. Simulasi dan pelaksanaan CBT dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026, pengumuman hasil CBT pada 9 Juni 2026, wawancara pada 10 Juni 2026, dan pengumuman hasil akhir pada 12 Juni 2026.
Biaya seleksi ditetapkan sebesar Rp350.000 dan dibayarkan melalui Virtual Account setelah peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi.
Penunjukan sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko semakin memperkuat peran UIN Raden Intan Lampung sebagai salah satu PTKIN yang dipercaya mendukung program-program strategis Kementerian Agama RI, khususnya dalam pengembangan kompetensi bahasa asing, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan akses pendidikan tinggi di tingkat internasasional.
















