Clickinfo.co.id – Pengurus Wilayah Jaringan Kyai dan Santri Nasional (JKSN) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Balai Diklat Keagamaan Provinsi Sumatera Selatan, Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Kamis, 9 Juli 2026.
Kegiatan pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri sekitar 200 peserta, dengan 50 orang di antaranya resmi dilantik sebagai pengurus wilayah dan daerah di Sumatera Selatan.
Ketua Panitia Pelaksana JKSN Sumsel, Imron, S.Pd.I., M.M., menyampaikan bahwa kepengurusan yang dilantik berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, seperti Lubuklinggau, Banyuasin, Palembang, hingga Ogan Komering Ilir (OKI).
“Kita merangkul seluruh daerah di Sumsel untuk menjadi bagian dari kepengurusan. Ini adalah langkah awal untuk memperkuat organisasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Imron.
Ia menjelaskan, setelah pelantikan ini, para pengurus tidak hanya menjalankan peran secara seremonial, tetapi juga diharapkan aktif menjalankan tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing.
“Harapan kami, setelah dilantik, seluruh pengurus dapat menjalankan amanah, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam membela NKRI serta mendukung program-program strategis pemerintah,” tegasnya.
Lebih lanjut, JKSN Sumsel juga menitikberatkan pada program pemberdayaan pesantren dan penguatan ekonomi umat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Sebelumnya kami sudah melakukan audiensi dengan berbagai instansi, seperti Kodam II/Sriwijaya dan Polda Sumsel. Ini dalam rangka membangun sinergi untuk mendukung program pemerintah, termasuk ketahanan pangan,” jelas Imron.
Dalam waktu dekat, JKSN Sumsel akan membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
“Insyaallah, kita akan membentuk pengurus di 17 kabupaten/kota, kemudian akan dilakukan pelantikan di masing-masing daerah. Ini sebagai bentuk penguatan struktur organisasi hingga ke daerah,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya komitmen seluruh anggota agar organisasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dalam organisasi, keaktifan itu penting. Jangan hanya hadir saat dilantik, tetapi setelah itu tidak berkontribusi. Mari kita bersama-sama mewujudkan tujuan organisasi JKSN demi kemaslahatan umat dan bangsa,” tutupnya.














