• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Provinsi Sumatera Selatan

Ketua PDHI Sumsel Ingatkan Bahaya Rabies, Vaksinasi Hewan dan Penanganan Cepat Jadi Kunci

AidilNopiEditorAidilandNopi
13/08/2026
in Sumatera Selatan
A A
Ketua PDHI Sumsel Ingatkan Bahaya Rabies, Vaksinasi Hewan dan Penanganan Cepat Jadi Kunci

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumatera Selatan, drh. H. Alfin Suhanda, menjelaskan penyakit rabies, mulai dari penyebab, cara penularan, gejala, hingga langkah pencegahan yang perlu diketahui masyarakat. | Ist

Clickinfo.co.id – Penyakit rabies masih menjadi ancaman serius bagi manusia maupun hewan karena menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat fatal apabila gejala klinis telah muncul. Namun, rabies sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi dan penanganan cepat setelah terjadi paparan.

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumatera Selatan, drh. H. Alfin Suhanda, menjelaskan penyakit rabies, mulai dari penyebab, cara penularan, gejala, hingga langkah pencegahan yang perlu diketahui masyarakat.

Alfin menjelaskan, rabies merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus dari kelompok Lyssavirus dalam keluarga Rhabdoviridae. Virus tersebut dapat menular melalui air liur hewan yang terinfeksi, terutama melalui gigitan, cakaran, maupun jilatan pada kulit yang terluka atau selaput lendir.

ArtikelTerkait

Sambut HUT ke-81 RI, SDN 127 Palembang Dorong Inovasi dan Penguatan Karakter Siswa

Maknai HUT RI ke-81, Hamdani Ajak Siswa SMAN 22 Palembang Isi Kemerdekaan Lewat Prestasi

Hewan yang paling dikenal sebagai penular rabies adalah anjing. Namun, masyarakat juga perlu mewaspadai mamalia lainnya, seperti kucing, kera, kelelawar, serta hewan liar yang tidak diketahui kondisi kesehatannya.

“Rabies ini penyakit yang sangat berbahaya karena menyerang sistem saraf pusat dan ketika gejala klinis sudah muncul, hampir selalu berakibat fatal. Tetapi yang perlu kita pahami, rabies sebenarnya sangat bisa dicegah. Karena itu, jangan menunggu muncul gejala. Kalau seseorang digigit atau dicakar hewan yang berisiko, segera cuci lukanya dengan sabun dan air mengalir selama 10 sampai 15 menit, kemudian segera datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Alfin.

Pada manusia, masa inkubasi rabies dapat berlangsung cukup lama, mulai sekitar dua minggu hingga dua tahun, dengan rata-rata tiga hingga delapan minggu. Gejala awal dapat berupa demam, sakit kepala, lemas, mual, hingga rasa nyeri atau kesemutan di sekitar lokasi gigitan.

Seiring perkembangan penyakit, gejala dapat berlanjut menjadi gangguan pada sistem saraf, seperti kebingungan, halusinasi, perubahan perilaku, air liur berlebih, serta ketakutan terhadap air atau hidrofobia.

Kondisi tersebut sangat berbahaya karena ketika gejala klinis rabies sudah muncul, penyakit ini hampir selalu berakibat fatal.

Karena itu, menurut Alfin, pertolongan pertama setelah terjadi paparan menjadi sangat penting. Luka akibat gigitan atau cakaran harus segera dicuci menggunakan sabun dan air mengalir selama 10–15 menit, kemudian diberikan antiseptik seperti povidone iodine.

Korban juga harus segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan untuk menentukan kebutuhan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan, bila diperlukan, Serum Anti Rabies (SAR).

“Jangan panik, tetapi jangan pula menunda. Segera bersihkan luka dan periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Lebih baik kita melakukan pencegahan dan pemeriksaan sejak awal daripada menyesal ketika sudah terlambat,” tegasnya.

Vaksinasi Hewan Jadi Langkah Utama

Alfin juga mengingatkan bahwa pencegahan rabies tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kepedulian bersama, terutama dari pemilik hewan peliharaan.

“Kami mengimbau masyarakat yang memelihara anjing, kucing maupun hewan penular rabies lainnya agar melakukan vaksinasi secara rutin. Hewan peliharaan juga sebaiknya tidak dibiarkan berkeliaran bebas. Jangan mencoba menangani sendiri hewan yang menunjukkan perilaku tidak normal, dan hindari kontak dengan hewan liar yang tidak diketahui kondisi kesehatannya,” katanya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci dalam memutus mata rantai penularan rabies.

Setidaknya ada tiga langkah utama yang perlu terus diingat masyarakat, yakni melakukan vaksinasi rutin pada hewan peliharaan, menghindari kontak dengan hewan liar atau hewan yang tidak dikenal, serta segera mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir setelah terjadi gigitan atau cakaran.

Dengan pengetahuan yang tepat dan tindakan cepat, risiko rabies dapat ditekan. Masyarakat diharapkan tidak menunggu hingga kondisi memburuk untuk mendapatkan pertolongan karena dalam kasus rabies, kecepatan penanganan setelah paparan sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih fatal.

Via: Nopi
Tags: PDHI SumselRabiesSumatera Selatan
Previous Post

HUT RI ke-81 Jadi Momentum Pemkab Pesisir Barat Perkuat Konservasi Harimau Sumatera

Related Posts

Sambut HUT ke-81 RI, SDN 127 Palembang Dorong Inovasi dan Penguatan Karakter Siswa

Sambut HUT ke-81 RI, SDN 127 Palembang Dorong Inovasi dan Penguatan Karakter Siswa

13/08/2026
Maknai HUT RI ke-81, Hamdani Ajak Siswa SMAN 22 Palembang Isi Kemerdekaan Lewat Prestasi

Maknai HUT RI ke-81, Hamdani Ajak Siswa SMAN 22 Palembang Isi Kemerdekaan Lewat Prestasi

11/08/2026
Peringati HUT RI ke-81, SMAN 6 Palembang Ajak Murid Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Kedisiplinan

Peringati HUT RI ke-81, SMAN 6 Palembang Ajak Murid Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Kedisiplinan

10/08/2026
Dari Banyuasin ke Istiqlal, Ponpes Sabilul Hasanah Ikuti Dzikir Kebangsaan PB JATMA ASWAJA dalam rangka HUT ke-81

Dari Banyuasin ke Istiqlal, Ponpes Sabilul Hasanah Ikuti Dzikir Kebangsaan PB JATMA ASWAJA dalam rangka HUT ke-81

09/08/2026
Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia

Ketua PDHI Sumsel: Semangat Kemerdekaan Harus Diwujudkan dengan Kerja Nyata

08/08/2026
HUT RI ke-81, Ketua Baznas Sumsel H. Darami Dorong Semangat Berbagi dan Gotong Royong

HUT RI ke-81, Ketua Baznas Sumsel H. Darami Dorong Semangat Berbagi dan Gotong Royong

08/08/2026
Ketua PDHI Sumsel Ingatkan Bahaya Rabies, Vaksinasi Hewan dan Penanganan Cepat Jadi Kunci
Sumatera Selatan

Ketua PDHI Sumsel Ingatkan Bahaya Rabies, Vaksinasi Hewan dan Penanganan Cepat Jadi Kunci

EditorAidiland1 others
13/08/2026

Clickinfo.co.id – Penyakit rabies masih menjadi ancaman serius bagi manusia maupun hewan karena menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat...

Read more
HUT RI ke-81 Jadi Momentum Pemkab Pesisir Barat Perkuat Konservasi Harimau Sumatera

HUT RI ke-81 Jadi Momentum Pemkab Pesisir Barat Perkuat Konservasi Harimau Sumatera

13/08/2026
Wagub Jihan Resmikan Sekolah Rakyat Lampung Timur, Dorong Pendidikan Setara bagi Semua Anak

Wagub Jihan Resmikan Sekolah Rakyat Lampung Timur, Dorong Pendidikan Setara bagi Semua Anak

13/08/2026
Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Infrastruktur

Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Infrastruktur

13/08/2026
Konflik PT BSA di Lampung Tengah Memanas, Wahrul Fauzi Dorong Evaluasi HGU

Konflik PT BSA di Lampung Tengah Memanas, Wahrul Fauzi Dorong Evaluasi HGU

13/08/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.