Clickinfo.co.id — Musim kemarau panjang yang belum berakhir mengakibatkan sebagian warga Kota Palembang mengalami krisis air bersih. Menanggapi kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma Sumatera Selatan bersama Paguyuban Nusantara Sumatera Bersatu (PNSB) Sumsel terus melanjutkan aksi sosial penyaluran bantuan air bersih kepada warga terdampak, Kamis, 1 Oktober 2026.
Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kelurahan Plaju Darat di lima titik pada minggu lalu, kali ini bantuan merambah ke lembaga pendidikan keagamaan yang juga terdampak kekeringan, yakni Pondok Pesantren Abi Ummi KH. Sarmadi, yang berlokasi di Jalan Banten IV, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang.
Ketua DPW PKB Pujakesuma Sumsel menjelaskan bahwa bantuan air bersih ke pondok pesantren ini merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap dunia pendidikan dan keagamaan di tengah kesulitan air.
“Bantuan air bersih ke ponpes ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pesantren dalam pengadaan air bersih dan membantu kelancaran proses belajar mengajar serta ibadah para santri. Ini adalah komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama di musim kemarau seperti sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Abi Ummi, KH. Hamdani bin Sarmadi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan air bersih ini. Sumur pompa kami debit airnya turun drastis akibat kemarau panjang tahun ini. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari para santri, baik untuk wudhu, mandi, maupun kebutuhan dapur pesantren,” ungkap KH. Hamdani.
Selain itu, pimpinan ponpes juga berharap ada pihak dermawan yang dapat membantu wakaf pembuatan sumur bor sebagai solusi jangka panjang guna mengatasi krisis air bersih di lingkungan pesantren.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan DPW PKB Pujakesuma Sumsel dan PNSB Sumsel sebagai bentuk gotong royong dan solidaritas antar sesama warga Sumatera Selatan.












