Clickinfo.co.id — Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., membuka puncak Festival Literasi Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 di kawasan Wisata Pantai Muara Indah, Kotaagung, Selasa, 13 Oktober 2026.
Mengusung semangat Membangun Tanggamus Cerdas, Berdaya, dan Berbudaya, festival ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk memperkuat budaya baca, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah informasi, serta mendorong generasi muda menghasilkan karya yang mengangkat kearifan lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi, Bunda Literasi Kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Dra. Evie Fatmawaty, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanggamus Aria Resukia, S.T., M.M.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) atau perwakilannya, para asisten dan staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala pekon, kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, pengurus TP-PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanggamus, Bunda Literasi kecamatan dan pekon, pengelola perpustakaan, pegiat literasi, komunitas literasi, peserta lomba, orang tua, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Tanggamus: Literasi Bukan Sekadar Membaca dan Menulis
Dalam sambutannya, Bupati Moh. Saleh Asnawi menekankan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan menentukan masa depan generasi muda.
Menurutnya, kemampuan literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, membedakan informasi yang benar dan salah, serta memanfaatkan pengetahuan secara bertanggung jawab.
Bupati juga menyoroti pentingnya dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun kebiasaan literasi sejak dini. Ia mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi juga oleh kualitas pengetahuan dan kecerdasan masyarakatnya.
Melalui festival ini, pemerintah daerah berharap gerakan literasi semakin berkembang dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan anak-anak dan generasi muda.
Bupati turut mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanggamus serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi sepanjang 2026.
Bunda Literasi Tanggamus: Anak Muda Harus Mampu Memilah Informasi
Bunda Literasi Kabupaten Tanggamus, Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membuat kemampuan literasi semakin penting.
Menurutnya, generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, memilih informasi yang benar, serta tetap menjaga karakter dan akar budaya daerah.
“Jangan takut membaca. Jangan takut bertanya. Jangan takut bermimpi. Dan jangan takut berkarya,” pesan Siti Mahmudah kepada anak-anak dan generasi muda Tanggamus.
Ia menjelaskan bahwa berbagai perlombaan dalam festival tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta.
Lomba resensi buku mendorong peserta memahami bacaan dan menyampaikan gagasan. Lomba video konten literasi berbasis kearifan lokal mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan potensi dan budaya daerah.
Sementara itu, lomba perpustakaan desa terbaik bertujuan mendorong perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat. Adapun lomba bertutur tingkat SD/MI menjadi sarana mewariskan cerita, sejarah, nilai budaya, dan kearifan lokal kepada generasi berikutnya.
Siti Mahmudah juga mengajak orang tua membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga serta mendorong guru, pengelola perpustakaan, dan pegiat literasi untuk terus menghadirkan kegiatan yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia mengapresiasi dukungan Bupati Tanggamus, pemerintah daerah, satuan pendidikan, pemerintah pekon, komunitas, dunia usaha, serta masyarakat dalam memperkuat gerakan literasi.
Dinas Perpustakaan Provinsi Lampung Apresiasi Tanggamus
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Dra. Evie Fatmawaty, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, atas penyelenggaraan Festival Literasi 2026.
Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan mengolah informasi secara kritis dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Evie, terdapat tiga hal penting yang perlu diperkuat dalam pengembangan budaya literasi, yakni membangun kebiasaan membaca sejak dini, memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar dan berkreasi, serta meningkatkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, keluarga, sekolah, komunitas, dan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat membiasakan anak-anak mencintai buku dan tidak hanya bergantung pada perangkat digital.
Melalui sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten, ia berharap budaya literasi semakin tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lampung.
Aria Resukia: Literasi Harus Menjadi Kebiasaan Jangka Panjang
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanggamus, Aria Resukia, S.T., M.M., menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat budaya baca sekaligus membangun ekosistem literasi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Rangkaian Festival Literasi Tanggamus 2026 meliputi bimbingan teknis kepenulisan, sosialisasi dan advokasi perpustakaan sekolah serta taman bacaan masyarakat, kegiatan literasi informasi, lomba resensi buku, lomba video konten literasi berbasis kearifan lokal, lomba bertutur tingkat SD/MI, serta lomba perpustakaan desa terbaik.
Aria menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan pelajar, guru, pengelola perpustakaan, pegiat literasi, komunitas, dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa perlombaan bukanlah tujuan akhir, melainkan salah satu cara untuk menumbuhkan minat baca dan kemampuan peserta dalam memahami informasi.
“Jadi, lomba ini salah satu cara menstimulus kita, tapi ini tetap kerja jangka panjang dan harus melibatkan semua,” ujar Aria.
Menurutnya, proses literasi yang baik tidak berhenti pada membaca, tetapi dilanjutkan dengan memahami isi bacaan, mengevaluasi informasi, serta memanfaatkan pengetahuan untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan dalam kehidupan.
Aria juga menyoroti pentingnya memperkuat peran perpustakaan umum, perpustakaan khusus, dan taman bacaan masyarakat. Ia mendorong berbagai instansi untuk menghadirkan pojok baca sebagai sarana memperluas wawasan.
Ke depan, penguatan literasi diharapkan dapat dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan berbagai pemangku kepentingan agar edukasi masyarakat semakin luas, termasuk terkait persoalan sosial serta perlindungan perempuan dan anak.
Penandatanganan Buku Antologi dan Gerakan Membaca Senyap
Salah satu agenda utama dalam puncak festival adalah penandatanganan buku antologi kearifan budaya lokal oleh Bupati Tanggamus bersama Bunda Literasi.
Buku tersebut menjadi wadah dokumentasi karya tulis yang mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal Tanggamus.
Kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Membaca Senyap selama lima menit yang diikuti seluruh peserta. Gerakan ini menjadi simbol ajakan untuk membangun kebiasaan membaca di tengah kesibukan dan perkembangan teknologi.
Festival juga menghadirkan stan literasi, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta lomba mewarnai bagi anak-anak PAUD/TK.
Selain menjadi ruang apresiasi bagi para pegiat literasi, kegiatan tersebut mempertemukan literasi dengan kreativitas, seni, budaya, dan potensi ekonomi masyarakat.
Daftar Pemenang Festival Literasi Tanggamus 2026
Dalam rangkaian acara puncak, panitia menyerahkan penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan literasi.
1. Lomba Perpustakaan Desa Terbaik
- Juara I: Perpustakaan Rumah Baca Berlian, Pekon Kagungan, Kecamatan Kotaagung Timur.
- Juara II: Perpustakaan Buay Belunguh, Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka.
- Juara III: TBM Umi Ucy, Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka.
- Harapan I: Perpustakaan Andan Ya, Pekon Sukanegeri Jaya, Kecamatan Talang Padang.
- Harapan II: Perpustakaan Ibnu Sina Kotabatu, Pekon Kotabatu, Kecamatan Kotaagung.
- Harapan III: TBM Nurul Falah, Pekon Tanjung Heran, Kecamatan Pugung.
2. Lomba Resensi Buku Tingkat SMP/Sederajat
- Juara I: Syalkah Tradinda Lubka, SMPN 1 Semaka, nilai 556.
- Juara II: Amanda Meilindia Sari, SMPN 1 Semaka, nilai 554.
- Juara III: Queen Ayysha, MTsN 1 Tanggamus, nilai 553.
3. Lomba Resensi Buku Tingkat SMA/Sederajat
- Juara I: Rara Nurmaisya Azzahra, SMAN 1 Semaka, nilai 566.
- Juara II: Lailatun Nafisah, SMAN 1 Air Naningan, nilai 556.
- Juara III: Elisabeth Ria Destyadi, SMAN 1 Air Naningan, nilai 548.
4. Lomba Video Konten Literasi
- Juara I: Zaki Farhan, Kotaagung, nilai 72,5.
- Juara II: Eka Wahyu Safitri, Kotaagung Barat, nilai 72,08.
- Juara III: Marlinawati, S.Pd., Gisting Atas, nilai 63,9.
Tujuh Peserta Video Terbaik
- Ririn Salsabila, Kagungan, nilai 63,5.
- Franes Agung Syafe’i, Campang 1, Gisting, nilai 62,08.
- Nadila Nur Mahesa, Kusa, nilai 51,66.
- Shifa Indriyati, Sudimoro, nilai 51,25.
- Innas Sofiyatul Kamilla, Sedayu, nilai 51,25.
- Salma Martina, Air Naningan, nilai 50.
- Listiani, Talang Padang, nilai 49,5.
5. Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
- Juara I: Muhammad Al Ghozali, SDN 1 Banding Agung.
- Juara II: Kaesar Akbar Nurdaffa, SDN Sumanda.
- Juara III: Muhammad De Rajendra, SDS IT Teladan Kotaagung.
- Harapan I: Revita Asyilla Putri, MIN 2 Tanggamus.
- Harapan II: Fiona Areta Rahmadina, SDS IT Teladan Kotaagung.
- Harapan III: Azizah Amarsia Gunawan, SDN Srikaton.
Festival Literasi Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami informasi, serta mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, kreatif, kritis, dan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya lokal.
Penguatan literasi membutuhkan kesinambungan program dan keterlibatan semua pihak agar kebiasaan membaca, belajar, dan berkarya dapat tumbuh di keluarga, sekolah, perpustakaan, pekon, dan lingkungan masyarakat.














