Clickinfo.co.id – Praktisi bisnis pertunjukan dan MICE berbasis di Lampung dibawah bendera PT Kagumi Utama Indonesia, Muhammad Richo Tambuse, Ahad, 1 November 2026, mempermaklumkan kepada khalayak ramai umumnya, masyarakat Lampung khususnya, rencana perhelatan multieven pameran inovasi pembangunan, pelayanan publik, produk unggulan daerah dan aneka hiburan rakyat: Pekan Raya Lampung (PRL) 2026 yang akan digelar di PKOR Way Halim Bandarlampung, 4-20 Desember mendatang.
Tiada hujan tiada badai, ditengah mendung tipis dan Rinai gerimis membasah menyelimuti rerata wilayah Lampung, pria yang dikenal luas sebagai penaja even tematik massal di Lampung sejak dua dekade silam ini tetiba bawa warta khusus hajat besar provinsi, edisi jelang akhir tahun ini.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini izinkan saya Richo Tambuse dari Kagumi Utama Indonesia selaku perusahaan yang ditunjuk sebagai EO pelaksana, mempermaklumkan publikasi perdana pada khalayak ramai dan masyarakat Lampung khususnya, tahun ini Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggelar multieven pameran inovasi pembangunan, pelayanan publik, produk unggulan daerah serta aneka hiburan rakyat: Pekan Raya Lampung 2026 atau PRL 2026,” ujar Richo Tambuse saat wawancara khusus bersama jurnalis lepas Muzzamil di Ijikio Cafe n More Gedong Meneng, Rajabasa, Bandarlampung, Ahad petang.
“Setelah berjibaku awal sejak bulan lalu, melalui kesempatan pertama ini saya selaku Project Event Director PRL 2026 merilis, jika tidak ada aral melintang, PRL 2026 Insyaallah akan digelar Pemprov Lampung selaku penyelenggara dan kami selaku pelaksana, di PKOR Way Halim Bandarlampung, 4-20 Desember 2026 mendatang,” ujar Richo Tambuse.
Richo menerangkan, sesegeranya usai menerima mandat, Oktober lewat, sejak detik itu pulalah pihaknya berproses mempersiapkan segala sesuatunya dan hingga tiba awal November ini untuk merilis terbatas rencana kegiatan.
Terima mandat Oktober, baru merilisnya awal November?
“Sebelumnya kami baru “gembar” terbatas melalui akun ofisial Instagram @pekanrayalampung.2026. Kini momen yang tepat untuk “gembor”-nya. Setelah tuntas berdiskusi tematik, brainstorming dan belanja masalah, kami pun telah beberapa kali rapat bersama. Setelah Pemprov Lampung lakukan telaahan komprehensif, pembahasan mengerucut pada keputusan bulat tetapkan penyelenggaraan PRL 2026 dengan tema gadang sesuai Visi Daerah Provinsi Lampung 2025–2030, Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” beber Richo dengan mimik serius.
Bicara tematik, pria berdarah Bugis-Makassar, praktisi bisnis pertunjukan dan spesialis MICE sejak era 2000-an ini cepat pula menyambar, “Pemprov Lampung menekankan, mewantikan kepada kami supaya PRL 2026 dikreasi sedekat mungkin mengedepankan sisi teknologi,” kata dia.
Teknologi dalam arti luas atau karkhas? “Semua kita kini tak lepas dari teknologi. Teknologi informasi, teknologi digital, teknologi komunikasi, teknologi internet, teknologi pangan, teknologi pertanian, teknologi monokultur, teknologi agrikultur, teknologi aquakultur, bioteknologi, teknologi perkebunan, teknologi kehutanan, teknologi peternakan, teknologi perikanan, teknologi kemaritiman, teknologi energi terbarukan, teknologi finansial, teknologi pendidikan, teknologi kesehatan, teknologi arsitektur, teknologi transportasi, teknologi rekayasa lalu lintas, teknologi industri strategis, teknologi keantariksaan, teknologi geospasial dan rupabumi, teknologi penginderaan jarak jauh (inderaja), teknologi kedirgantaraan, teknologi cuaca dan rekayasa cuaca, teknologi kebencanaan, teknologi konservasi, teknologi perairan, teknologi daur ulang, teknologi administrasi publik, teknologi kearsipan, teknologi pertahanan, teknologi pertambangan, teknologi kecantikan. Apa lagi, banyak kan,” sebut dia panjang lebar.
“Atmosfer kekayaan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia Lampung yang luar biasa, dikagumi banyak orang dari daerah lain ini. Berikut pemajuan teknologi pun termasuk teknologi terapan terutama terkait dengan isu-isu strategis gadangan Pak Gubernur Mirza (Rahmat Mirzani Djausal) yaitu hilirisasi khususnya pertanian dan hilirisasi industri pada umumnya. Nah itu antara lain yang hendak kami eksplor melalui PRL ini. Itu garis bawah,” lugasnya.
Seperti di-panteng di akun media sosial Instagram PRL 2026 di mana terdapat kebaruan even antara lain bazar mobil bekas, lomba kontes burung kicau, dan expo properti.
Adakah suguhan multieven disajikan, tetap senada dengan gelaran-gelaran sebelumnya: aneka lomba, bazar UMKM, business expo, business matching, festival budaya, festival musik, konser musik, pameran inovasi pembangunan, pelayanan publik dan produk unggulan daerah, wahana permainan keluarga, dan rupa-rupa sejenis lainnya?
Richo terkekeh dicecar demikian. “Namanya gado-gado ya Bro. Secara material, ini bagian showcase capaian program pembangunan lintas sektor di provinsi ini yang telah dan tengah dilakukan. Publik pengunjung dan rakyat Lampung yang berkesempatan melihat mendengar langsung juga bisa spill tipis-tipis rencana pembangunan tersusun untuk tahun depan. Apa saja sih yang sudah Pemprov Lampung bangun di wilayah kabupaten/kota saya, misal,” ulas dia.
Kemudian sambung dia, PRL 2026 pada bulan akhir tahun ini juga sebagai bagian penyemarak, penyemangat dan juga pengingat bersama, kedepan atau setidaknya pada 2027 mendatang, Provinsi Lampung akan menjadi destinasi wisata MICE, wisata berbasis budaya, wisata minat khusus katakanlah demikian dengan ada banyaknya agenda skala nasional akan digelar di sini. “PRL 2026 bisa juga kami sebut bagian pengantar daripada itu,” sahutnya diplomatis.
Richo tak menampik, usai perhelatan senada lain nama, sebut mulai dari Lampung Fair (terakhir 2022), PRL (terakhir 2023 dan 2024), dan sempat absen digelar 2025 lalu, tak sedikit aspirasi berkembang yang inginkan PRL dihadirkan lagi sebagaimana bakal dihelat Desember mendatang ini.
“Namanya juga orang lapangan Bro, dari kiri kanan, depan belakang, pojok kiri sudut kanan, dari segenap penjuru dah pokoknya, semua advis, masukan berharga itu kami dengar secara seksama. Kami resapi mendalam. Dan kami sangat apa namanya, mengapresiasi setinggi-tingginya ya kepada Pak Gub (Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal) atas kebijaksanaan, arahan direktif terkait gerak cepat eksekusi kegiatan ini,” ujar dia, kali ini dengan mata menerawang.
“Takut salah ngomong. Entar dipelintir lagi,” imbuhnya pun terkekeh. Dalam wawancara sekitar hampir tiga jam itu, Richo memberikan sejumlah informasi “off the record” yang menurut dalihnya, akan lebih “gereget” untuk diekspos di kesempatan mendatang.
Lebih lanjut, Richo mengajak OPD Pemprov Lampung, Pemkab/Pemkot se-Lampung, demikian pula Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-Sumbagsel serta Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta, 38 BUMN yang beroperasi di Lampung, seluruh BUMD di Lampung dan daerah tersebut di atas, dunia usaha, korporat industri manufaktur, perusahaan rintisan, perusahaan teknologi, asosiasi profesi, para pelaku usaha ultra mikro dan mini mikro, serta UMKM. Ikutan.
Belum bersedia buka suara soal target partisipan apatah lagi soal kontribusi PAD dari even raya ini, Richo bilang, pihaknya taat asas. Utamakan dulu kewajiban, baru hak.
“Petunjuk Pemprov pedoman kami. Sampai soal waktu yang dianggap terlalu mepet itu juga masuk manajemen risiko dan manajemen krisis kami. Tim terus gerak on the track. Persiapan terus on progress. Pendaftar booth, stan, tenant, peminat sponsor, terus berdatangan. Niat baik kerja baik Insyaallah hasil baik. Karena semua milik Allah, Dia Maha Terbaik, ya kami terus lakukan yang harus kami lakukan dengan cara terbaik.”
“Mari, manfaatkan kesempatan baik ini. Mari berbondong berpartisipasi dengan mendaftar sebagai partisipan PRL 2026. Silakan hubungi kanal tunggal korespondensi kami di 088289233177 setiap hari pada jam kerja. Ajukan peminatan terbaik Anda. Izinkan kami berikan pelayanan terbaik kami. Selamat khatong di PRL 2026,” sapa Richo.
Kesempatan itu, dia salah satunya mendaulat Muzzamil yang didapuk sebagai Media Relations Manager sekaligus Media Center PRL 2026. “Pejantan tangguh. Bersama Lampung Maju, Menuju Indonesia Emas. Bismillah,” pungkas Richo Tambuse mengunci keterangannya.
Terpisah, staf pramusaji paruh waktu kafe, Keysha, dimintai komentar seputar PRL 2026, mengaku senang digelar lagi. “Seneng ya Om, bisa lihat langsung perkembangan hasil pembangunan Lampung sekalian dapet hiburan. Gak cuma surga kopi, surga singkong, surga jagung, surga pisang, surga nanas kaleng, Lampung sekarang dikenal ‘surga’ even. Sebagai anak muda, aku dukung,” ujar mahasiswi S1 Sains Data FIKOM IIB Darmajaya ini.















