Clickinfo.co.id – Kesempatan kerja yang belum merata masih menjadi tantangan bagi pemuda penyandang disabilitas. Di tengah kondisi tersebut, Lubi.co Cafe & Coworkingspace di Bandar Lampung menghadirkan ruang kerja inklusif agar mereka dapat mengasah keterampilan, memperoleh pengalaman, dan membangun kemandirian.
Momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 menjadi pengingat bahwa semangat persatuan harus diwujudkan melalui kesempatan yang setara. Bukan hanya dalam kehidupan sosial, tetapi juga dalam akses terhadap pekerjaan dan ruang untuk berkembang.
Pendamping Lubi.co Cafe, Christ Theo Imanuel, mengatakan bahwa pemuda berkebutuhan khusus memiliki potensi untuk bekerja dan berkontribusi apabila memperoleh kesempatan serta pendampingan yang sesuai.
Menurutnya, keterlibatan mereka dalam dunia kerja merupakan bagian penting dari upaya membangun lingkungan yang tidak membatasi seseorang berdasarkan kondisi atau disabilitasnya.
“Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang persatuan tanpa membeda-bedakan. Namun, realitanya, kesempatan kerja bagi pemuda berkebutuhan khusus masih sangat terbatas dibandingkan dengan non-berkebutuhan khusus. Di Lubi.co, kami ingin meruntuhkan batasan itu. Kami memberikan kesempatan yang sama bagi mereka untuk bekerja, berkembang, dan mandiri,” ujar Theo, Senin (26/10/2026).
Berawal dari Difa, Kini Menjadi Lubi.co
Komitmen membangun ruang kerja inklusif tersebut tidak hadir secara instan. Lubi.co berawal dari Difa atau Dapur Difabel, sebuah inisiatif sosial yang dirintis Yayasan Langit Sapta, yang saat ini diketuai Rafli Pramudya.
Pada 2019, Difa mulai beroperasi di kawasan depan kantor PLN, dekat Tugu Adipura, Bandar Lampung. Dalam dua tahun awal, kegiatan ini mendapat dukungan dari PT PLN (Persero), Nestlé, Wongcoco, Bank Indonesia, JNE, Bukit Randu, Emersia, serta pendampingan dari Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan finansial. Sejumlah pihak turut membantu penyediaan ruang, peralatan kerja, bahan baku kayu palet untuk membuat meja dan kursi, hingga pelatihan memasak.
Berbagai bentuk dukungan tersebut menjadi bekal bagi pengembangan keterampilan dan etos kerja para peserta.
Seiring perkembangannya, pada 2023 Difa berganti nama menjadi Lubi.co, singkatan dari Luar Biasa Community. Kegiatan kemudian berpindah ke Jalan P. Tirtayasa Nomor 200, Sukabumi Indah, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung.
Di tempat ini, upaya membangun lingkungan kerja inklusif terus dilakukan melalui aktivitas kafe dan pendampingan keterampilan.
Metode Pelatihan Tidak Bisa Disamaratakan
Bagi Lubi.co, membuka kesempatan kerja saja tidak cukup. Para pekerja juga membutuhkan metode pelatihan yang sesuai dengan kemampuan, karakter, dan kebutuhan masing-masing.
Theo mencontohkan Adit, pemuda dengan disabilitas intelektual yang menjalani latihan berulang agar terbiasa melaksanakan tugas operasional kafe.
Sementara itu, bagi pekerja tuli, instruksi tertulis digunakan untuk membantu komunikasi dan mempermudah pemahaman terhadap pekerjaan yang harus dilakukan.
“Setiap anak memiliki keunikan tersendiri. Ada yang perlu berlatih secara repetitif agar terbiasa, dan teman-teman tuli sangat terbantu dengan visualisasi instruksi tertulis,” jelas Theo.
Pendekatan tersebut menekankan pentingnya lingkungan kerja yang mampu menyesuaikan metode komunikasi dan pembelajaran dengan kebutuhan pekerja. Dengan dukungan yang tepat, mereka memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun rasa percaya diri.
Perusahaan di Lampung Diajak Membuka Peluang
Lubi.co berharap pengalaman kerja yang diperoleh para pemuda berkebutuhan khusus dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri. Bahkan, keterampilan tersebut diharapkan bisa menjadi bekal untuk merintis usaha sendiri pada masa mendatang.
Theo juga mengajak pelaku usaha dan perusahaan di Lampung untuk mulai memberikan ruang bagi penyandang disabilitas di lingkungan kerja masing-masing.
Ia menilai, dukungan fasilitas yang memadai dan akses komunikasi yang sesuai, termasuk fasilitator bahasa isyarat jika diperlukan, dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.
“Kami berharap momentum Sumpah Pemuda di bulan Oktober ini menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk mau belajar memahami kebutuhan mereka. Dengan dukungan sarana yang tepat, kesempatan kerja bagi pemuda berkebutuhan khusus akan terbuka semakin lebar. Setiap pemuda Indonesia punya hak yang sama untuk berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.
Ada Diskon 10 Persen untuk Anak Muda
Selain mendorong kesempatan kerja yang setara, Lubi.co Cafe turut memeriahkan momentum Hari Sumpah Pemuda melalui program diskon 10 persen bagi pengunjung berusia 25 tahun ke bawah.
Program tersebut menjadi bagian dari peringatan bulan pemuda sekaligus bentuk apresiasi kepada generasi muda.
Melalui langkah ini, Lubi.co berharap semangat Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi hadir dalam tindakan nyata yang membuka kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk bekerja, berkembang, dan berkontribusi tanpa diskriminasi.








