• Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Agustus 11, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Masjid Istiqlal Main Pasar Modal, Contoh Baik atau Bahaya?

IrzonEditorIrzon
11/08/2026
in Opini
A A
Masjid Istiqlal Main Pasar Modal, Contoh Baik atau Bahaya?

Masjid Istiqlal Main Pasar Modal, Contoh Baik atau Bahaya?

Clickinfo.co.id – Saya sangat memahami keinginan pengurus masjid agar dana wakaf umat dapat dikelola secara produktif sehingga manfaatnya semakin besar bagi jamaah dan masyarakat. Secara prinsip, wakaf produktif memang merupakan gagasan yang baik.

Namun, niat baik harus tetap dibarengi kehati-hatian. Sebab, dana wakaf bukan uang pribadi pengurus masjid, melainkan amanah umat yang harus dijaga pokok dan manfaatnya.

Karena itu, kebijakan Masjid Istiqlal yang mengalokasikan dana wakaf melalui instrumen pasar modal syariah menurut saya patut mendapat perhatian dan kajian kritis. Program tersebut memang bukan hanya “main saham” atau trading harian. Pengelolaannya dilakukan melalui mekanisme investasi syariah dan melibatkan pihak profesional.

ArtikelTerkait

Dokter Benny Mundur, Persoalan Etika Jangan Ikut Berhenti 

Dari Alor, Mahasiswa Mengingatkan Negara

Tetapi persoalannya bukan semata-mata apakah instrumen tersebut legal atau syariah.

Pertanyaan terpenting adalah seberapa aman dana wakaf umat ketika ditempatkan pada instrumen yang nilainya tetap dapat berfluktuasi?

Pasar modal, termasuk pasar modal syariah, tetap memiliki risiko. Saham syariah maupun reksa dana syariah dapat mengalami penurunan nilai. Manajer investasi profesional sekalipun tidak dapat menjamin bahwa investasi selalu menghasilkan keuntungan. Di sinilah posisi dana wakaf berbeda dengan uang pribadi.

Jika seseorang menginvestasikan uang pribadinya dan mengalami kerugian, ia sendiri yang menanggung akibatnya. Tetapi jika dana wakaf mengalami kerugian, yang terdampak adalah amanah umat.

Memang, UU Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf membuka ruang bagi pengelolaan wakaf secara produktif. Namun, produktif tidak berarti bebas mengambil risiko. Prinsip menjaga keutuhan harta wakaf harus tetap menjadi perhatian utama.

Jangan sampai kita terjebak pada pemikiran bahwa selama sebuah instrumen berlabel syariah dan dikelola secara profesional, maka otomatis aman dari kerugian.

Syariah tidak berarti bebas risiko. Profesional juga bukan berarti tidak mungkin gagal.

Selain risiko pasar, terdapat pula risiko tata kelola. Semakin besar dana yang dikelola, semakin penting transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan. Umat berhak mengetahui berapa dana yang dikelola, ditempatkan pada instrumen apa, berapa hasil yang diperoleh, berapa biaya pengelolaan, serta bagaimana mekanisme pertanggungjawaban apabila terjadi kerugian.

Nazhir memang memiliki hak memperoleh imbalan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, jangan sampai pengelolaan wakaf bergeser dari semangat ibadah dan pelayanan umat menjadi semata-mata aktivitas bisnis.

Wakaf boleh produktif, tetapi jangan sampai produktivitas mengalahkan kehati-hatian.

Masjid Istiqlal memiliki posisi penting dan menjadi salah satu simbol umat Islam Indonesia. Karena itu, kebijakan yang dilakukan di Istiqlal sangat mungkin menjadi contoh bagi masjid-masjid lainnya.

Saya khawatir apabila model tersebut dianggap sebagai standar baru, pengurus masjid lain akan ikut menempatkan dana wakaf pada instrumen berisiko tanpa memiliki kemampuan yang memadai untuk memahami dan mengendalikan risikonya.

Karena itu, saya mengajak seluruh pengurus masjid agar tidak mudah mengikuti tren pengelolaan dana wakaf hanya karena terlihat modern dan menjanjikan keuntungan.

Masjid tidak harus menjadi institusi investasi. Masjid harus menjadi penjaga amanah umat.

Khusus kepada pengelola wakaf Masjid Istiqlal, saya berharap kebijakan tersebut dievaluasi secara menyeluruh. Jika terdapat risiko yang dapat mengancam keamanan nilai pokok wakaf, hendaknya dipertimbangkan kembali dan diarahkan kepada instrumen yang lebih aman serta mudah diawasi.

Mengoreksi kebijakan bukanlah sebuah kehinaan. Justru keberanian mengevaluasi diri merupakan bentuk tanggung jawab terhadap amanah umat.

Wakaf bukan hanya soal menghasilkan keuntungan. Wakaf adalah amal jariyah. Wakaf adalah amanah. Dan karena itu, keutuhan harta wakaf harus ditempatkan jauh di atas ambisi mengejar keuntungan.

Sebab keuntungan yang kecil tetapi aman dan berkelanjutan jauh lebih berarti daripada keuntungan besar yang dibayangi risiko kehilangan amanah umat.

 

Bandar Lampung, 11 Agustus 2026

Oleh: Junaidi Ismail, S.H. | Ketua Umum Poros Wartawan Lampung

Tags: dana wakafJunaidi Ismailmasjid istiqlalpasar modal syariahPoros Wartawan Lampung
Previous Post

Produksi Kopi Tanggamus Naik, Disbunak Bersama ILO dan BPJS Serahkan Santunan Petani

Next Post

Resmi Luncurkan 4 PPDS Baru di FK Unila, Wagub Jihan: Dokter Spesialis Harus Kembali Mengabdi ke Daerah

Related Posts

Dokter Benny Mundur, Persoalan Etika Jangan Ikut Berhenti 

Dokter Benny Mundur, Persoalan Etika Jangan Ikut Berhenti 

10/08/2026
Dari Alor, Mahasiswa Mengingatkan Negara

Dari Alor, Mahasiswa Mengingatkan Negara

09/08/2026
Stabilitas Negara Harus Dirasakan Rakyat

Stabilitas Negara Harus Dirasakan Rakyat

08/08/2026
Sekolah Bukan Gudang Senjata

Sekolah Bukan Gudang Senjata

07/08/2026
Mengurai Rantai Pengolahan Data Satelit Lampung-1: Momentum Transformasi Digital Berbasis Data Geospasial dan Tantangan Teknis, Validasi AI, dan Nilai Strategis bagi Pembangunan Daerah

Mengurai Rantai Pengolahan Data Satelit Lampung-1: Momentum Transformasi Digital Berbasis Data Geospasial dan Tantangan Teknis, Validasi AI, dan Nilai Strategis bagi Pembangunan Daerah

06/08/2026
Hoaks Ancaman bagi Persatuan Bangsa

Hoaks Ancaman bagi Persatuan Bangsa

06/08/2026
Next Post
Resmi Luncurkan 4 PPDS Baru di FK Unila, Wagub Jihan: Dokter Spesialis Harus Kembali Mengabdi ke Daerah

Resmi Luncurkan 4 PPDS Baru di FK Unila, Wagub Jihan: Dokter Spesialis Harus Kembali Mengabdi ke Daerah

Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Lampung Selatan Pusatkan Perayaan di BHC Bakauheni

Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Lampung Selatan Pusatkan Perayaan di BHC Bakauheni

Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Lampung Selatan Pusatkan Perayaan di BHC Bakauheni
Lampung Selatan

Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Lampung Selatan Pusatkan Perayaan di BHC Bakauheni

EditorIrzon
11/08/2026

Clickinfo.co.id - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meramaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia...

Read more
Resmi Luncurkan 4 PPDS Baru di FK Unila, Wagub Jihan: Dokter Spesialis Harus Kembali Mengabdi ke Daerah

Resmi Luncurkan 4 PPDS Baru di FK Unila, Wagub Jihan: Dokter Spesialis Harus Kembali Mengabdi ke Daerah

11/08/2026
Masjid Istiqlal Main Pasar Modal, Contoh Baik atau Bahaya?

Masjid Istiqlal Main Pasar Modal, Contoh Baik atau Bahaya?

11/08/2026
Produksi Kopi Tanggamus Naik, Disbunak Bersama ILO dan BPJS Serahkan Santunan Petani

Produksi Kopi Tanggamus Naik, Disbunak Bersama ILO dan BPJS Serahkan Santunan Petani

10/08/2026
ITERA Dampingi Petani dan UMKM Way Kalam Kembangkan Pemasaran Minyak Pala

ITERA Dampingi Petani dan UMKM Way Kalam Kembangkan Pemasaran Minyak Pala

10/08/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.