Clickinfo.co.id – Dosen dan alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila) mengukir prestasi di kancah internasional dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang 2026 International Invention Innovation Competition in Canada (iCAN).
Tim periset asal Lampung memboyong Gold Medal, predikat Top 10 Best Invention Award, serta Special Award dari Korea University Invention Association lewat pengembangan platform pembelajaran digital terpadu.
Dua delegasi FKIP Unila yang terlibat dalam proyek berskala global yakni Guru Besar FKIP Unila Prof. Hasan Hariri bersama alumnus Alif Luthvi Azizah. Riset lintas benua dipimpin langsung Associate Professor Dr. Peng Liu dari Faculty of Education University of Manitoba, Kanada, dengan melibatkan akademisi asal Hong Kong, Malaysia, dan Filipina.
Platform yang dirancang mengusung konsep pembelajaran mandiri (self-paced learning) yang dipadukan dengan gamifikasi interaktif untuk mengasah kecakapan perilaku generasi muda. Siswa diajak memecahkan simulasi dilema kehidupan nyata, mengumpulkan lencana penghargaan (badges), serta memahami konsekuensi dari setiap keputusan sosial terhadap lingkungan sekitar.
Keistimewaan terobosan media belajar digital terletak pada penanaman nilai luhur kearifan lokal nusantara, seperti falsafah hidup masyarakat Lampung Piil Pesenggiri, Pancasila, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Penggabungan materi menjadikan pengembangan karakter peserta didik berakar kuat pada kepribadian bangsa.
Model pembinaan karakter diintegrasikan ke dalam rumpun kompetensi perilaku kurikulum Positive Adolescent Training through Holistic Social Programmes (P.A.T.H.S.) to Adulthood. Siswa dilatih membiasakan sikap saling menghargai, integritas kejujuran, keadilan, dan kerja sama gotong royong melalui berbagai skenario riil.
Tim periset merancang platform demi menjawab tantangan geografis dan keberagaman sosio-kultural di Indonesia agar transfer nilai moral tidak sekadar teori teks di ruang kelas. Teknologi diposisikan sebagai wadah penjelajahan nilai kebajikan yang menyenangkan bagi anak muda.
Keberhasilan menembus jajaran inovator papan atas dunia kian mempertegas kiprah FKIP Unila dalam jejaring riset global. Capaian sekaligus membuktikan nilai budaya lokal mampu bersaing menjadi bagian dari kemajuan teknologi pendidikan modern.











