Clickinfo.co.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus melakukan akselerasi persiapan pendirian Fakultas Kedokteran (FK).
Terbaru, kampus hijau ini menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama FK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai tim pembina untuk memantapkan persiapan visitasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor, Selasa, 14 April 2026, fokus pada penguatan tata kelola kurikulum, Sumber Daya Manusia (SDM), hingga pemenuhan borang Sistem Informasi Kelembagaan (SIAGA).
Rektor UIN RIL, Prof. Wan Jamaluddin Z, Ph.D, menegaskan bahwa pendirian FK merupakan amanat Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2017–2035 sekaligus bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI di bidang kesehatan.
“Kehadiran FK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai pembina adalah anugerah besar. Kami berkomitmen penuh menghadirkan Fakultas Kedokteran dan siap memenuhi seluruh persyaratan yang menjadi konsekuensi pendiriannya,” ujar Prof. Wan Jamaluddin.
Dalam proses pendirian ini, UIN RIL telah mengantongi dukungan infrastruktur yang masif, di antaranya:
*Hibah Lahan: 50 hektare dari Pemerintah Provinsi Lampung.
*Fasilitas Kesehatan: Hibah gedung Klinik Pratama dua lantai dari Pemkot Bandar Lampung.
*Rumah Sakit: Dukungan pembangunan rumah sakit lima lantai dari Pemkot Bandar Lampung sebagai penunjang pembelajaran.
*Kerja Sama Internasional: Kolaborasi dengan Tomsk State University Rusia untuk pengembangan sains dan kedokteran.
Wakil Rektor IV UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Din Wahid, MA, Ph.D, mengapresiasi langkah serius UIN RIL. Menurutnya, mendirikan fakultas kedokteran adalah investasi strategis untuk melahirkan bangsa yang sehat dan cerdas di masa depan.
“Apa yang kita siapkan hari ini mungkin hasilnya tidak instan, namun kontribusinya akan terlihat nyata bagi bangsa dalam 20 hingga 30 tahun ke depan,” pungkas Din Wahid.
















