Clickinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan UMKM, serta peningkatan layanan perbankan syariah bagi masyarakat.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi bersama jajaran BSI Area Lampung dan BSI KCP Tanggamus, sekaligus penandatanganan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Selasa, 15 September 2026.
Bupati Saleh Asnawi mendorong BSI untuk terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM dan meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan perbankan syariah.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal turut dibahas, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan perbankan syariah, hingga pengembangan berbagai potensi daerah. BSI juga menyampaikan sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, di antaranya tabungan haji serta BSI Gold/Bullion.
Bupati dalam audiensi tersebut didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Rully Runa, Kepala BKPSDM Tanggamus Ivan Kurniawan, perwakilan BKAD, Kabag Kesra Ahmad Ngalim, Kabag Perekonomian Evi Sivia, Kabag Kerja Sama Ns. Maryani, serta Kabag Prokopim Hendra Ferry.
Sementara dari pihak BSI hadir Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka, Area Retail & Transaction Business Manager (ARTBM) BSI Lampung Edi Sahputra, Branch Manager BSI KCP Tanggamus Abdul Muklis, serta jajaran staf BSI Area Lampung dan BSI KCP Tanggamus.
Area Manager BSI Lampung Luthvy Indaka mengatakan, BSI terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat. Untuk itu, dukungan dan sinergi pemerintah daerah dinilai penting dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.
“Literasi syariah dan inklusi syariah sampai saat ini masih relatif rendah. Inilah pentingnya kami memohon dukungan dan sinergi dari seluruh perangkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota,” ujar Luthvy.
Ia mengatakan, BSI juga terus mengembangkan berbagai produk unggulan, termasuk layanan tabungan haji dan bullion atau emas. Menurutnya, kerja sama dengan Pemkab Tanggamus diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Branch Manager BSI KCP Tanggamus Abdul Muklis menambahkan, BSI telah memasuki tahun keempat beroperasi di Tanggamus sejak Januari 2023. Selama itu, masyarakat dinilai cukup antusias menggunakan berbagai layanan yang tersedia, terutama untuk pendaftaran haji dan layanan bagi pensiunan.
“Alhamdulillah, animo masyarakat memanfaatkan produk dan layanan BSI cukup baik. Salah satunya adalah pendaftaran haji. Sebelum ada BSI di Tanggamus, masyarakat harus melakukan pendaftaran ke daerah lain,” kata Abdul Muklis.
Menurutnya, keberadaan BSI KCP Tanggamus memberikan kemudahan bagi masyarakat karena proses pendaftaran haji kini dapat dilakukan lebih dekat. Selain itu, BSI juga telah menjadi mitra PT Taspen sehingga pelayanan bagi pensiunan dapat dilakukan melalui BSI KCP Tanggamus.
Dalam kesempatan yang sama, BSI turut menyampaikan perkembangan minat masyarakat terhadap layanan investasi emas yang menjadi salah satu produk BSI.
Kabag Kesra Setdakab Tanggamus Ahmad Ngalim mengatakan, BSI KCP Tanggamus saat ini menjadi salah satu tempat masyarakat melakukan pendaftaran haji. Ia menyebutkan, jumlah calon jemaah haji asal Tanggamus tahun ini diperkirakan sekitar 300 orang.
“Kecamatan Ulu Belu menjadi salah satu wilayah dengan jumlah pendaftar cukup tinggi, disusul Kecamatan Sumberejo dan sejumlah kecamatan lainnya,” kata Ahmad Ngalim.
Ia menambahkan, keberadaan BSI di Kota Agung sangat membantu masyarakat dalam proses pendaftaran haji. Karena itu, pihaknya juga meminta BSI terus meningkatkan sosialisasi berbagai produk dan layanan kepada masyarakat Tanggamus.














