Clickinfo.co.id – Tim Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat guna mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) syariah serta pengurus masjid menyusun pembukuan keuangan berbasis digital di Masjid Al-Iman, Perumahan Bumi Puspa Kencana, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu, 13 September 2026.
Pelatihan yang dipimpin Dr. Sudrajat, S.E., M.Acc., Akt., CA., CPA. bersama tim pengajar FEB Unila diikuti 25 peserta dari kalangan pelaku usaha mikro, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta perwakilan lembaga pendidikan.
Pelatihan diarahkan meningkatkan keahlian peserta dalam membukukan transaksi secara tertib, transparan, dan sesuai kaidah akuntansi syariah dengan memanfaatkan peranti lunak Zahir Accounting.
Ketua DKM Masjid Al-Iman Dr. Triono menyambut positif inisiatif kampus hijau yang menempatkan rumah ibadah sebagai episentrum pemberdayaan ekonomi umat.
Menurutnya, tata pencatatan pembukuan yang tertib tidak hanya dibutuhkan sektor niaga, melainkan mutlak diterapkan pengurus masjid demi memelihara integritas dan akuntabilitas pengelolaan dana jemaah.
“Dukungan teknologi komputerisasi membantu pencatatan arus kas berjalan lebih rapi, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tutur Triono.
Di samping memaparkan teori dasar akuntansi, tim instruktur memandu instalasi aplikasi pada komputer jinjing peserta sekaligus menggelar simulasi pencatatan pos debit-kredit.
Peserta dilatih menginput bukti transaksi harian, mengelompokkan pos belanja, hingga menyusun neraca saldo otomatis sebagai rujukan evaluasi kinerja bisnis.
Perwakilan UMKM Al-Iman Mart Novi Rosanti mengaku terbantu oleh metode pembukuan modern.
Kebiasaan mencatat arus modal secara konvensional yang kerap memicu selisih stok barang dan kekeliruan perhitungan margin laba kini dapat diantisipasi lewat pencatatan digital yang terpantau berkala.
Apresiasi senada diutarakan perwakilan Yayasan SMPIT Auladina Indonesia Jevri Husanda serta pengelola UMKM Kantin Kejujuran Dhita.
Para peserta berharap pendampingan literasi keuangan dari kalangan akademisi dapat berlangsung berkelanjutan agar para pelaku usaha rakyat semakin mandiri dan berdaya saing di pasar komersial.














