Clickinfo.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Provinsi Lampung yang dipusatkan di Gedung Pusiban, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin, 9 Maret 2026.
Rakor strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela, serta dihadiri oleh bupati dan wali kota dari seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Pesisir Barat diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M.
Ia hadir didampingi jajaran pimpinan krusial, mulai dari Inspektur Kabupaten, Kepala Bapenda, Kepala BKAD, hingga Kepala Bapperida Pesisir Barat.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam arahannya menekankan bahwa penguatan kemandirian fiskal adalah harga mati bagi kemajuan daerah. Ia meminta seluruh kepala daerah mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) serta meningkatkan kualitas belanja agar lebih efektif dan efisien.
“Keterbatasan fiskal yang dihadapi saat ini menuntut kita melahirkan inovasi. Penguatan PAD harus menjadi perhatian bersama agar pembangunan tetap berkelanjutan dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” tegas Gubernur Mirza.
Merespons arahan tersebut, Sekda Pesisir Barat Tedi Zadmiko menyatakan dukungan penuh Pemkab Pesisir Barat terhadap langkah-langkah strategis yang dicanangkan pemerintah provinsi. Menurutnya, forum ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
“Pesisir Barat berkomitmen terus mengoptimalkan potensi PAD serta memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Sinergi antara provinsi dan kabupaten adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah,” ujar Tedi Zadmiko.
Selain arahan gubernur, rakor ini juga diisi dengan pemaparan agenda pengawasan tahun 2026 oleh Kepala BPKP Perwakilan Lampung, Agus Setiyawan, guna memastikan seluruh program kerja daerah berjalan sesuai koridor hukum dan akuntabilitas publik.















