Clickinfo.co.id – Pimpinan Pusat Induk Koperasi Tambang Rakyat Nusantara (IKTN) melakukan kunjungan resmi ke Mapolres Tapanuli Selatan, Kamis, 30 April 2026.
Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi strategis sekaligus memastikan aktivitas pertambangan rakyat di wilayah tersebut berjalan sesuai koridor hukum.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi IKTN memberikan penjelasan mengenai peran organisasi sebagai wadah nasional yang mengayomi penambang rakyat agar beroperasi secara profesional dan legal. Langkah ini diambil untuk menciptakan ekosistem pertambangan yang kondusif di wilayah hukum Tapanuli Selatan.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yasir Aldi Winara, S.H., S.I.K., M.H., menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan bahwa legalitas merupakan kunci utama agar kegiatan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan stabilitas keamanan daerah.
“Sektor pertambangan rakyat harus memiliki landasan hukum yang kuat. Legalitas adalah instrumen penting guna memastikan perlindungan bagi pelaku usaha maupun masyarakat sekitar,” tegas Kapolres.
Selain aspek hukum, Kapolres memberikan pesan khusus agar koperasi memberikan perhatian nyata pada kesejahteraan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Keberadaan tambang rakyat diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi desa dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Sebagai bukti kepatuhan terhadap regulasi, pertemuan diakhiri dengan penyerahan berkas administrasi dan dokumen legalitas Koperasi Tambang Rakyat Tapanuli Selatan kepada jajaran Polres. Penyerahan dokumen ini menjadi fondasi koordinasi berkelanjutan antara pelaku usaha dan aparat penegak hukum.
Pihak IKTN menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Kapolres, terutama dalam memastikan seluruh standar keselamatan dan transparansi operasional terpenuhi. Dengan sinergi ini, sektor pertambangan rakyat diharapkan dapat berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan di Tapanuli Selatan.















