• Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, April 26, 2026
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional
No Result
View All Result
clickinfo.co.id
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Balai TN Way Kambas Dorong Solusi Menyeluruh Tangani Konflik Manusia dan Gajah

AidilEditorAidil
19/01/2026
in Opini
A A
Balai TN Way Kambas Dorong Solusi Menyeluruh Tangani Konflik Manusia dan Gajah

Gajah-gajah liar. | Ist

Clickinfo.co.id — Konflik antara gajah liar dan aktivitas manusia masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan kawasan konservasi, termasuk di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Tekanan terhadap habitat yang terus meningkat berpotensi mendorong satwa keluar kawasan, sehingga memicu konflik dengan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Balai TNWK telah menjalankan berbagai upaya penanganan secara terpadu dan berkelanjutan.

Sejumlah langkah konkret telah dilakukan, mulai dari patroli intensif di wilayah rawan konflik, pemasangan GPS collar pada kelompok gajah liar untuk memantau pergerakan, hingga pemanfaatan gajah jinak sebagai bagian dari strategi blokade. Balai TNWK juga membangun pos-pos jaga, melakukan penggiringan gajah kembali ke habitat alaminya, serta memperkuat pengamanan kawasan bersama Masyarakat Mitra Polhut (MMP), mitra TNWK, unsur TNI–Polri, dan masyarakat sekitar. Upaya ini ditujukan untuk mencegah satwa liar keluar dari kawasan konservasi.

Selain pengamanan di lapangan, koordinasi lintas sektor terus diperkuat. Pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dilibatkan secara aktif agar setiap kejadian konflik dapat direspons secara cepat, terukur, dan proporsional.

ArtikelTerkait

Keamanan Pelaut, Harga Diri Negara

Ancaman Deepfake dan Ujian Literasi Digital

Ke depan, Balai TNWK menilai bahwa pencegahan konflik tidak dapat mengandalkan satu pendekatan semata. Pendekatan struktural dan ekologis harus berjalan beriringan. Dari sisi fisik, penguatan infrastruktur pengamanan kawasan menjadi prioritas. Tanggul eksisting sepanjang 12 kilometer di wilayah utara yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dinilai masih kokoh dan berfungsi baik.

Namun demikian, masih diperlukan pembangunan tambahan berupa tanggul dan kanal sepanjang 11 kilometer di wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Way Jepara, lokasi yang selama ini kerap terjadi korban konflik. Selain itu, direncanakan pembangunan pagar pengaman di wilayah tengah, dari Muara Jaya hingga Margahayu sepanjang 18 kilometer, serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) pada titik-titik rawan lintasan gajah sepanjang 21 kilometer dari utara hingga selatan batas TNWK.

Balai TNWK juga mendorong pembangunan pembatas permanen di batas alam sungai Way Pegadungan, Way Seputih, dan Sungai Kuala Penet dengan total panjang sekitar 60 kilometer. Infrastruktur tersebut diharapkan berfungsi sebagai pembatas alami agar pergerakan gajah tetap berada di dalam kawasan konservasi.

Meski demikian, pencegahan konflik dinilai tidak akan optimal tanpa perbaikan kondisi habitat di dalam kawasan. Dalam kurun waktu 2021–2024, Balai TNWK telah melaksanakan pemulihan ekosistem seluas 1.286,84 hektare. Kegiatan ini mencakup penanaman berbagai jenis vegetasi ekosistem daratan, ekosistem perairan seperti mangrove, serta tanaman pakan bagi gajah dan badak.

Ke depan, kegiatan pemulihan ekosistem tersebut masih perlu diperluas. Pengkayaan jenis pakan satwa dan reforestasi menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan pakan dan ruang jelajah gajah dapat terpenuhi di dalam hutan. Dengan habitat yang lebih mendukung, satwa diharapkan tidak lagi terdorong keluar menuju area aktivitas manusia.

Seluruh rangkaian upaya tersebut membutuhkan pembiayaan yang besar dan berkelanjutan. Oleh karena itu, Balai TNWK mendorong skema pembiayaan lintas sektor dengan melibatkan pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga non-pemerintah, serta mitra pembangunan lainnya. Konservasi gajah dan pencegahan konflik tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola kawasan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

Balai TNWK meyakini bahwa dengan kolaborasi yang kuat, pendekatan berbasis sains, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, konflik gajah dapat ditekan dan keberlanjutan ekosistem Taman Nasional Way Kambas dapat terus terjaga.

Tags: Gajah LiarOpiniTaman Nasional Way KambasWay Kambas
Previous Post

Pemprov Lampung Percepat Pembangunan Tanggul 11 Km untuk Tekan Konflik Gajah

Next Post

KPK Tangkap Wali Kota Madiun dalam OTT, Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR

Related Posts

Keamanan Pelaut, Harga Diri Negara

Keamanan Pelaut, Harga Diri Negara

26/04/2026
Ancaman Deepfake dan Ujian Literasi Digital

Ancaman Deepfake dan Ujian Literasi Digital

25/04/2026
Menjaga Swasembada Beras di Tengah Euforia Ekspor

Menjaga Swasembada Beras di Tengah Euforia Ekspor

24/04/2026
HPN dan Porwanas 2027 Bersatu di Lampung

HPN dan Porwanas 2027 Bersatu di Lampung

23/04/2026
Sekber Media Siber Lampung, Jalan Baru Mengawal Demokrasi

Sekber Media Siber Lampung, Jalan Baru Mengawal Demokrasi

22/04/2026
Kriminalisasi Kepala Desa Jangan Terulang

Kriminalisasi Kepala Desa Jangan Terulang

21/04/2026
Next Post
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dalam OTT, Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR

KPK Tangkap Wali Kota Madiun dalam OTT, Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR

OTT KPK di Pati, Bupati Sudewo Masih Diperiksa Intensif

OTT KPK di Pati, Bupati Sudewo Masih Diperiksa Intensif

Guru SMKN 2 Palembang Hidupkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan Sekolah

Guru SMKN 2 Palembang Hidupkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan Sekolah

Sastra Modern Angkat Kearifan Lokal dalam Malam Cerita Budaya Lampung

Sastra Modern Angkat Kearifan Lokal dalam Malam Cerita Budaya Lampung

JMSI Lampung Gelar Rapat Perdana Pasca Musda, Fokus Penguatan Roda Organisasi

JMSI Lampung Gelar Rapat Perdana Pasca Musda, Fokus Penguatan Roda Organisasi

Keamanan Pelaut, Harga Diri Negara
Opini

Keamanan Pelaut, Harga Diri Negara

EditorIrzon
26/04/2026

Clickinfo.co.id - Di tengah derasnya arus globalisasi dan intensitas perdagangan internasional yang kian meningkat, laut bukan sekadar ruang geografis, melainkan...

Read more
Setelah Vakum 20 Tahun, Band The Robin Kembali Warnai Industri Musik Sumatera Selatan

Setelah Vakum 20 Tahun, Band The Robin Kembali Warnai Industri Musik Sumatera Selatan

25/04/2026
Workshop “Sigma Future Skills” Kenalkan AI Praktis untuk Pramuka Al Kautsar

Workshop “Sigma Future Skills” Kenalkan AI Praktis untuk Pramuka Al Kautsar

25/04/2026
Munas IV PERADI RBA Tetapkan Ahmad Fikri Assegaf sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Munas IV PERADI RBA Tetapkan Ahmad Fikri Assegaf sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

25/04/2026
Muskab II APINDO Tubaba Berjalan Sukses, Eko Sunarko Nahkodai Organisasi

Muskab II APINDO Tubaba Berjalan Sukses, Eko Sunarko Nahkodai Organisasi

25/04/2026
clickinfo.co.id

Lampung, Indonesia
Telepon : 081225227939
E-mail : admin@clickinfo.co.id

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Provinsi
    • Lampung
    • Aceh
    • Bali
    • DKI Jakarta
    • NTB
    • NTT
    • Daerah
    • Jawa
    • Kalimantan
    • Sulawesi
    • Sumatera
    • Papua
  • Daerah
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Waykanan
  • Pendidikan
    • Unila
    • UIN RIL
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Puisi
    • Tajuk
  • Life Style
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Travel
  • Politik
    • DPRD Provinsi Lampung
    • DPRD Kota Bandar Lampung
  • Organisasi
    • JMSI
    • HIPMI
    • APINDO
    • IKADI
    • Komite OSIS Nasional

© 2025 - Clickinfo.co.id - All Rights Reserved.