Clickinfo.co.id – Dalam rangka memadukan nilai-nilai keislaman dengan kecintaan terhadap Tanah Air, Pengurus Wilayah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Muktabaroh Ahlussunnah Wal Jamaah (PW Jatma Aswaja) Provinsi Sumatera Selatan bersinergi dengan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilul Hasanah untuk menghadiri kegiatan Doa Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan, dan Haul Pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad, 9 Agustus 2026.
Dalam rangka mengikuti agenda nasional yang diselenggarakan oleh PB Jatma Aswaja tersebut, PW Jatma Aswaja Sumsel bersama Ponpes Sabilul Hasanah yang berlokasi di Jalan Raya Palembang–Jambi KM 24, Purwosari, Mainan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, memberangkatkan lima bus rombongan jamaah menuju Jakarta.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ikhtiar spiritual yang mengedepankan nilai persatuan, ukhuwah, dan kecintaan terhadap bangsa.
Rombongan yang diberangkatkan terdiri atas Pengurus PW Jatma Aswaja Sumsel, keluarga besar Ponpes Sabilul Hasanah, para ustaz dan jamaah thariqah, jamaah pengajian, serta santri kelas akhir. Seluruh peserta dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Masjid Istiqlal bersama ribuan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran jamaah yang diinisiasi oleh PW Jatma Aswaja Sumsel bersama Pimpinan Ponpes Sabilul Hasanah tersebut mencerminkan komitmen dalam mendukung kegiatan keagamaan yang sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Melalui doa bersama dan zikir kebangsaan, para peserta diharapkan dapat berkontribusi dalam memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, persatuan masyarakat, serta keberlangsungan pembangunan Indonesia.
Seluruh rombongan juga dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga adab selama berada di lingkungan Masjid Istiqlal, serta mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Partisipasi dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarsesama jamaah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan semangat kebersamaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di usia ke-81 tahun kemerdekaan.















