Clickinfo.co.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwodadi 02 Gisting di bawah naungan Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung menunjukkan keseriusannya dalam mendukung dan mengoptimalkan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komitmen tersebut dibuktikan dengan pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) portable berstandar nasional pada Sabtu malam, 9 Mei 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan standar operasional dan perlindungan lingkungan.
Kepala SPPG Purwodadi 02, Arman, mengatakan pemasangan IPAL dilakukan sebagai tindak lanjut atas rekomendasi Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Tanggamus serta penekanan dari pihak yayasan.
“Alhamdulillah, Sabtu malam kemarin kami telah melakukan pemasangan biotank pada sistem IPAL untuk mengoptimalkan hasil akhir pembuangan limbah agar lebih aman bagi lingkungan. Sebelum masuk ke biotank, limbah terlebih dahulu melalui tujuh tahap penyaringan,” ujar Arman saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurutnya, keberadaan IPAL portable menjadi langkah penting dalam memastikan pengelolaan limbah dapur SPPG berjalan lebih efektif, higienis, dan ramah lingkungan. Selain mampu mengurangi pencemaran dan bau, sistem tersebut juga diharapkan menghasilkan air olahan yang aman bagi lingkungan sekitar.
Pemasangan IPAL di lingkungan SPPG juga sejalan dengan dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan standar operasional Program MBG. Melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), pemerintah terus mendorong penerapan pengolahan limbah domestik yang memenuhi baku mutu lingkungan, termasuk penggunaan teknologi anaerobik dan aerobik pada sistem IPAL di dapur layanan gizi.
Selain aspek pengelolaan limbah, standar operasional SPPG juga mencakup penerapan higiene dan sanitasi yang ketat, mulai dari penerimaan bahan baku, area persiapan makanan, proses distribusi, hingga pencucian peralatan makan.
Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya fasilitas SPPG memiliki standar tinggi guna menjamin keamanan pangan dan kenyamanan operasional Program MBG.
Sementara itu, Ketua Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung, Firlinda S.H., S.E., M.Kn., M.H., menegaskan seluruh SPPG di bawah naungannya diwajibkan segera memasang IPAL standar, mengingat seluruh unit pelayanan telah beroperasi lebih dari dua bulan.
“Hal ini menunjukkan keseriusan yayasan dalam memenuhi seluruh komponen standar operasional guna mendukung program berjalan optimal,” tegas Firlinda.
Dengan pemasangan IPAL standar tersebut, diharapkan operasional Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat penerima manfaat, tetapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional SPPG.












