Clickinfo.co.id – Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar reviu kurikulum serta diskusi penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat bersama pakar dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Prof. Dr. Johari bin Surif, Selasa, 20 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara hibrida di Ruang Sidang Dekanat FKIP Unila ini merupakan bagian dari rangkaian program Visiting Professor 2026. Forum akademik tersebut melibatkan pimpinan dan jajaran dosen Pendidikan Kimia FKIP Unila, Ketua Pelaksana Dr. Viyanti, M.Pd., perwakilan guru kimia yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), serta perwakilan mahasiswa. Prof. Johari hadir memberikan masukan komprehensif secara daring melalui ruang virtual Zoom.
Fokus utama pertemuan diarahkan pada peninjauan ulang struktur kurikulum Program Studi Pendidikan Kimia guna memastikan keselarasan kompetensi lulusan dengan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir serta kebutuhan pedagogis di sekolah menengah. Keterlibatan aktif guru MGMP memberikan sumbangsih pandangan praktis mengenai tantangan pengajaran sains di tingkat akar rumput, sementara masukan dari sivitas akademika memperkaya aspek kedalaman teoritis.
Selain agenda penyelarasan kurikulum, forum mendalami strategi pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ruang diskusi dimanfaatkan untuk merumuskan riset-riset pendidikan kimia yang aplikatif serta rancangan program pengabdian yang memberikan solusi langsung terhadap persoalan lingkungan dan sosial masyarakat.
Kemitraan akademik dengan Prof. Johari bin Surif memberikan perspektif internasional bagi pengembangan institusi. Pertukaran ide lintas negara tersebut diposisikan strategis dalam mendorong mutu riset dosen sekaligus memperkaya wawasan mahasiswa calon pendidik.
Penyelenggaraan Visiting Professor 2026 membuktikan komitmen FKIP Unila dalam memperluas internasionalisasi kelembagaan. Langkah ini diharapkan mampu mencetak lulusan tenaga pendidik kimia yang adaptif, berintegritas, dan tanggap terhadap tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan global.
















